Langsung ke konten utama

Featured Post

Ada yang Bayar Buzzer untuk Bully Anies Terkait PSBB, Lutfi Ubaidi: Dungu Jangan Diternak

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net

Ada yang Bayar Buzzer untuk Bully Anies Terkait PSBB, Lutfi Ubaidi: Dungu Jangan Diternak

Akibat penerapan Pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibully sekelompok orang. Menurut keterangan dari warganet termasuk dari pemerintah pusat juga ikut-ikutan bully Anies.

Pemilik akun face-book Lutfi Ubaidi mengungkapkan kekesalannya terhadap pemerintah karena juga ikut-ikutan bully Anies dengan buzzer bayaran.

Ia mengatakan bahwa Surabaya dalam kasus Covid-19 diberlakukan sebagai zona hitam. Namun, tidak ada yang protes terhadap Tri Rismaharini selaku Walikota Surabaya soal penanganan Covid-19.

"Surabaya hitam, mereka diam, gak ada yg nyuruh risma mundur," ungkap Ubaidi.

Begitu juga yang terjadi di Sragen dan Semarang diminta untuk injak rem darurat oleh Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah. Juga tidak ada yang kritik Ganjar soal penanganan Covid-19.

"Sragen kritis, dan S…

Masjid Istiqomah Di Deli Serdang Diserang Geng Motor, Seorang Pelaku Akhirnya Tewas



Jum'at, 15:Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Puluhan anggota geng motor menyerang Masjid Istiqomah di Deli Serdang, Sumut, Kamis (14/5/2020). Satu orang anggotanya pun meninggal akibat dipukuli warga.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian berawal saat sekelompok geng motor yang berjumlah lebih dari 50 orang melintasi Masjid Istiqomah, Jalan Veteran Pasar VII Dusun 9 Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang, sekitar pukul 03.00 WIB.

Tiba-tiba, kelompok ini menyerang para remaja masjid di sana. Mereka langsung membalas serangan. Karena kalah jumlah, remaja masjid lantas berlari masuk ke dalam kompleks bangunan. Kelompok pemuda bersepeda motor tersebut terus mengejar dan melakukan lemparan ke arah Masjid Istiqomah.

Sewaktu terjadi pelemparan terhadap masjid, para remaja masjid berteriak lewat pengeras suara masjid meminta pertolongan warga. Mendengar itu, warga yang berada di sekitaran masjid langsung keluar rumah membantu dan mengejar kelompok yang melakukan pelemparan masjid tersebut.

"Salah seorang dari kelompok gerombolan yang melempar masjid tersebut terjatuh dan ditangkap warga. Lalu pelaku yang tertangkap tersebut dihakimi oleh warga sehingga mengalami luka-luka yang cukup parah dan tergeletak di jalan," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Polisi yang mendapat laporan soal tawuran itu langsung ke lokasi. Saat itu anggota geng motor lainnya telah kabur. Polisi lalu mengevakuasi anggota geng motor yang dipukuli warga tersebut ke RS Sinar Husni.

Namun, kondisi pemuda tersebut kritis dengan luka di sekujur tubuh terutama di bagian kepala. Korban yang belum diketahui identitasnya itu pun meninggal di rumah sakit. Saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan kasus itu.

"Pada saat dibawa ke rumah sakit, kondisinya sudah kritis dan meninggal di rumah sakit. Identitasnya belum diketahui. Hingga saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi-saksi," paparnya.

Foto: Anggota komplotan geng motor yang tewas dihajar massa usai menyerang Masjid Istiqomah di Deli Serdang Sumut, Kamis (14/5/2020)

Sumber: cnnindonesia.com

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…