Langsung ke konten utama

Featured Post

TvOne Tayangkan Film G 30 S/PKI Hari Rabu (30/9/2020) Mulai Jam 9 Malam, Jangan Lewatkan!

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - PA 212, FPI dan GNPF Ulama menyerukan nonton bareng film pemberontakan G 30 S / PKI. Namun karena kembali tingginya kasus Covid-19, seruan itu berubah menjadi seruan untuk pemutaran film di seluruh stasiun televisi nasional, serta menonton dari HP masing-masing.

Gatot Nurmantyo juga mengungkap alasan dirinya dicopot dari jabatan Panglima TNI karena menginstruksikan jajarannya untuk memutar kembali film Pengkhianatan G 30 S/PKI.

MUI melalui Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhyiddin Junaidi menganjurkan seluruh umat Islam dan bangsa Indonesia menyaksikan film Pengkhianatan G30S/PKI. Hal ini supaya seluruh bangsa Indonesia paham dan mengerti bagaimana kebiadaban dan kezaliman yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1948 dan 1965.

"Hal ini sangat penting agar seluruh bangsa Indonesia memahami sejarah bangsanya di masa yang lalu, karena sebuah bangsa yang tak paham akan sejarahnya maka bangs…

Kolonel (Purn) Sugeng Waras: Fitnah Terhadap FPI Dan Habib Rizieq Berasal Dari Pelanjut PKI



Selasa, 26 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kolonel (Purn) Sugeng Waras (IST) Bahasa khas Partai Komunis Indonesia (PKI) yaitu mengaku paling Pancasila, paling Indonesia dan agama musuh pancasila. Demikian dikatakan Kolonel (Purn) Sugeng Waras dalam artikel “100 Tahun PKI”.

"Bahasa dan ciri khas PKI dalam kampanye, propaganda, agitasi, intimidasi,menghasut, menyesatkan, mempengaruhi dan menjerumuskan dengan membenarkan segala cara,” ungkapnya.

Sugeng Waras mengatakan Habib Rizieq Syihab (HRS) yang sangat paham Pancasila bisa dituding musuh Pancasila.

“fitnah terhadap FPI dan Imam Besar HRS, serta tuduhan tuduhan jahat lainnya terhadap umat Islam, adalah hasil komulasi dari gerombolan pelanjut PKI,” ujarnya.

Sugeng Waras mencurigai pelanjut PKI berada di lingkungan kekuasaan.

“Sudah amat sangat dominan, gerombolan pelanjut PKI ini yang berada di lingkungan penguasa dan jajaran, tak terkecuali di badan badan informal,” papar Sugeng Waras. Kata Sugeng Waras mengatakan, umat Islam di Indonesia sangat diperhitungkan dan ditakuti gerombolan pelanjut PKI.

“Maka bersatulah…saudara saudaraku umat Islam di Indonesia apapun organisasimu, selama sepaham, sealiran yang bersumber dari Alqur’an, Hadist dan sunah sunah Junjungan Besar Nabi Muhamad SAW,” jelasnya. Ia mengingatkan gaya pelanjut PKI yang melakukan propaganda, provokasi dan memecah belah umat Islam dengan cara dan bentuk yang beraneka ragam.

“Hanya dengan persatuan dan kesatuan Umat Islam, yang juga Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, yang paling solid dan kuat untuk menegakkan NKRI,” pungkasnya.

Sumber:

https://suaranasional.com/2020/05/24/kolonel-purn-sugeng-waras-akui-paling-pancasila-nkri-agama-musuh-pancasila-bahasa-khas-pki/ .

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …