Langsung ke konten utama

Featured Post

Posko FPI Bagikan Paket Sembako Untuk Bu Encum Korban Banjir Di Cibuntu Sukabumi

Rabu, 30 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Untuk menjalankan amanat Imam Besar Habib Rizieq Shihab, FPI beserta Sayap Juangnya (HILMI) selama ini begitu aktif membantu warga masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk korban bencana banjir bandang yang terjadi pada hari Senin (21/9/2020) di kawasan Cibuntu di Desa Pawasawan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Front Pembela Islam (FPI) beserta sayap juangnya HILMI dengan sigap langsung terjun ke lokasi banjir bandang Cicurug, Senin (21/9/2020) malam terutama ke dua kampung yang terdampak berat yaitu Kampung Nyangkowek Desa Mekarsari dan Kampung Cibuntu Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug.

Puluhan Relawan HILMI FPI Sukabumi, Jabar dan lainnya dengan sigap membersihkan lumpur sisa banjir dan longsor di perumahan warga, masjid, musholla dan lainnya. Dan kegiatan ini masih terus berlangsung hingga hari saat ini.

Posko HILMI FPI juga telah didirikan di Ponpes Riyadulmubtadiin, Kampung Purwasari RT 02 / 01, Desa Cicurug…

KH Luthfi Bashori: Dua Musuh Islam



Ahad, 3 Mei 2020

Faktakini.net

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3032007196867968&id=100001761517615

*DUA MUSUH ISLAM*

Taushiah: KH. Luthfi Bashori
Transkrip video: Rizal Affandi

Kita ingin menganalisa keadaan umat Islam zaman sekarang. Kita bicara dunia, dunia Islam, seluruh dunia bukan sekedar di Indonesia.

Itu ada penurunan di dalam beberapa permasalahan, antara lain yaitu kemampuan umat Islam untuk membela diri, kemampuan umat Islam untuk memenangkan peperangan Ghazwul Fikri atau perang pemikiran.

Kenapa demikian?

Coba kita analisa. Umat Islam itu sejatinya mempunyai dua musuh.

Musuh yang pertama, tentunya adalah musuh di luar konteks keumatan, yaitu adanya orang-orang kafir yang ingin melihat Islam itu hancur dan punah dari belahan dunia ini.

Maka banyak strategi-strategi musuh atau orang-orang kafir yang merancang bagaimana caranya agar umat Islam ini tumbang.

Kita lihat betapa kejamnya orang-orang Israel terhadap umat Islam yang ada di Palestina, betapa kejamnya orang-orang Budha yang ada di Thailand, tatkala mereka membantai umat Islam.

Demikian juga di beberapa wilayah dunia lainnya, apalagi kalau kita melihat sejarah pembantaian terhadap umat Islam.

Subhanallah... itulah kebiasaan orang-orang kafir yang menjadi musuh umat Islam. Ini namanya musuh di luar Islam.

Yang kedua ada musuh, ya...
 kita katakan musuh, karena juga bisa melemahkan perjuangan Islam, yaitu kalangan umat Islam tapi phobia terhadap Islam.

Dia itu muslim, dia juga berbaju Islam seperti kita, identitasnya Islam, tapi anehnya dia ini anti terhadap hal-hal yang terkait dengan Islam.

Belum lagi ditunjang mayoritas umat Islam zaman sekarang ini, banyak yang kurang memahami ajaran Islam secara baik dan benar, atau mendetail atau belajar ilmu yang terkait dengan keislaman secara mendalam.

Tapi di dunia ini, banyak sekali yang menjadikan Islam itu hanya sebagai identitas, atau mungkin yang lebih trend dikatakan Islam KTP. Ini bukan hanya di Indonesia saja, tapi di belahan dunia. Kurang lebih begitu kondisi umat Islam.

Jadi ada musuh-musuh Islam dari kalangan orang-orang di luar Islam, juga ada musuh-musuh dari kalangan umat Islam sendiri, yang terus membangun image, dengan mengatakan bahwa Islam itu sudah tidak layak lagi dan tidak relavan diterapkan saat ini

Kan aneh ini. Karena di sisi lain, kondisi umat Islam sedang tidak berpihak pada agama Islam.

Maksudnya kondisi umat Islam secara umum saat ini, menjadikan orang awam semakin khawatir. Karena umat Islam sering ditakut-takuti dan diancam.

Misalnya jika ada tokoh Islam yang bicara lantang tentang pentingnya bersyariat, apalagi kita di Indonesia, yang kini sedang marak istilah dari pejuang pejuang kita, NKRI BERSYARIAT misalnya. Maka yang seperti ini akan diframing negatif, dan digambarkan sebagai sesuatu yang menakutkan.

Padahal namanya bersyariat itu apa?

Bersyariat itu artinya berakhlak yang baik, berfiqih yang benar, kan begitu maksudnya bersyariat.

Tapi sekarang, orang-orang yang melaksanakan syariat ini dianggap momok.

Siapa yang menganggap momok?

Yang pertama orang diluar Islam, musuh-musuh Islam, itu maklum.

Tapi yang aneh bin ajaib, saya katakan aneh bin ajaib, karena yang mengatakan bahwa pelaksanaan syariatnya itu adalah momok, justru dari kalangan orang yang beragama Islam terutama yang berpaham Liberal walaupun ber-KTP Islam. Kan aneh ini... !

Itulah problematika umat zaman sekarang yang harus kita selesaikan, yaitu bagaimana caranya umat Islam itu paham terhadap Syariat agamanya secara baik dan benar, lantas melaksanakannya dalam segala sektor kehidupan.

Demikian juga bagaimana caranya agar dunia pendidikan Islam itu, dikemas sedemikian rupa sehingga menarik dipelajari dengan baik, sesuai dengan apa yang diturunkan dalam Alquran maupun hadis-hadis Nabi Muhammad SAW, atau juga mengikuti peradaban dan ajaran para ulama Salaf Ahlussunnah Wal Jamaah terdahulu.

Maka, kalau itu dikemas dalam suatu sistem kehidupan umat Islam secara baik, Insyaallah umat Islam ini akan terus menguasai dunia, yaitu dengan cara kembali kepada ajaran Syariat yang benar.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …