Langsung ke konten utama

Featured Post

PP Forum Silaturahim Antar Pengajian Minta Kemkominfo Blokir Situs Pornografi

Kamis, 1 Oktober 2020

Faktakini.net

FORUM SILATURRAHIIM ANTAR PENGAJIAN

ابسلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Kepada yth; Bapak Menteri Pendidikan, bapak Menteri Komunikasi dan Informasi serta Para Ahli Pendidikan dan Para Pemerhati Peduli Anak Indonesia.
di Jakarta/dimanapun berada.

    Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kt dlm melaksanakan tugas selalu dijalan yg diredhoiNya, aamiin yra.

     Dg  adanya Pandeni COVID 19 Menteri Pendidikan RI tlh menginstruksikan anak2 belajar dr rumah dengan mempergunakan gadget dg internernya..

     Sehubungan dg hal tsb kami menanyakan:

1.Sdhkah jaringan situs-situs PORNOGRAFI  yg kerap muncul tatkala gadget sedang dipergunakan DIBLOKIR? Krn tatkala kami org dewasa sdg mencari ayat alqur'an melalui google tiba2 muncul konten porno yg membuat kami terperangah? Bgmn dengan anak2, cucu2 kami?

2.Bukankan sudah banyak hasil Penelitian yg mengatakan bahwa akibat seringnya anak mempergunakan Hp sudah BANYAK YG TERPAPAR PORNOGRAFI KARENA TELaH MERUSAK J…

KH Luthfi Bashori: Agen Dan Antek Kaum Orientalis


Ahad, 3 Mei 2020

Faktakini.net

AGEN DAN ANTEK KAUM ORIENTALIS

Taushiah: KH. Luthfi Bashori
Transkrip video: Rizal Affandi

Di antara target Ghazwul Fikri (Perang Pemikiran) adalah menciptakan tokoh-tokoh muslim untuk dijadikan agen-agen dan antek-antek orang-orang Orientalis (kafir), dengan dalil kerjasama atau dengan dalil kebersamaan, toleransi,  demokrasi, yang akhirnya umat Islam sangat toleran, bahkan keterlaluan sehingga mengorbankan aqidahnya.

Demi apa?
Demi menjalankan kebersamaan dengan orang-orang di luar Islam.

Sebenarnya bergaul dengan non-muslim itu boleh-boleh saja, tidak apa-apa, asalkan tidak mengorbankan agamanya.

Tapi kalau sudah mengorbankan ajaran agamanya atau aqidahnya, terlebih jika yang melakukannya itu dari kalangan tokoh-tokoh Islam, maka perilaku ini akan merusak Islam.

Kenapa?
Karena Islamlah selama ini yang ditarget dalam perang Ghazwul Fikri.

Jadi bisa dikatakan kalah dalam peperangan.

Karena itu, sebenarnya umat Islam harus tegar, dan harus tegas dalam mempertahankan aqidahnya, mempertahankan syariatnya, mempertahankan adat-istiadat keislamannya.

Ini semuanya adalah kewajiban bagi setiap individu muslim.

Jadi setiap individu muslim itu wajib mengenal ajaran agamanya, bagaimana tata cara Al Quran mengajarkan kehidupan, bagaimana tata cara Nabi Muhammad SAW mengajarkan kehidupan.

Begitu juga bagaimana cara-cara para ulama-ulama Salaf mengajarkan kehidupan.

Sehingga umat Islam ini tidak terkecoh oleh jargon-jargon dalam perang Ghazwul Fikri, yang dilancarkan oleh orang-orang kafir, hingga tergelicir mengikuti ajakan budaya-budaya di luar Islam.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …