Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Seruan Ketua PA 212 Ke TNI - Polri: Ayo Pasang Bendera Merah Putih 30/9 Dan 1/10/2020

Rabu, 30 September 2020
Faktakini.net, Jakarta - Ketua PA 212 Ke TNI - Polri: Ayo Pasang Bendera Merah Putih 30/9 Dan 1/10/2020
Klik video:


Haters Gencar Fitnah FPI, Netizen: Gak Mempan! Saat Bencana Datang FPI Yang Bantu Rakyat, Bukan Lo!



Rabu, 6 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Sejak awal berdirinya, Front Pembela Islam (FPI) selalu aktif melakukan kegiatan sosial kemanusiaan dengan sigap membantu korban bencana alam, kaum dhuafa, janda, anak yatim piatu dan siapapun warga yang membutuhkan bantuan. 90 persen kegiatan FPI boleh dikatakan adalah kegiatan sosial kemanusiaan, alhamdulillah.

Dalam dua bulan terakhir ini Relawan FPI gencar melakukan penyemprotan disinfektan yang sudah mencapai seribu kali lebih penyemprotan di berbagai daerah, membagikan masker, membagikan APD, Pakaian Azmat, madu dan vitamin untuk para tenaga medis yang tangani virus Covid-19 (Corona), dan sebagainya.

Dan memasuki bulan Ramadhan, FPI dan HILMI di berbagai daerah membagikan nasi, takjil dan makanan lainnya untuk berbuka puasa dan sahur warga masyarakat di berbagai daerah.

Dan kegiatan sosial kemanusiaan FPI bukan dilakukan pada baru-baru ini saja, tetapi sudah dilakukan sejak awal berdirinya FPI.

Karena itu segala fitnah dan hujatan yang dilontarkan oleh para pembenci FPI dan musuh-musuh Islam terhadap FPI, kini sudah tidak mempan lagi.

Segala foto-foto lama dan editan yang kerap dishare oleh para pembenci untuk menyerang, mendiskreditkan dah memfitnah FPI, kini akhirnya hanya menjadi sampah medsos, karena tak ada lagi yang peduli apalagi percaya. Rakyat sudah semakin banyak yang tau kegiatan FPI yang sebenarnya.

Rakyat melihat fakta di lapangan, bukan gambar-gambar editan dan jadoel bahwa FPI terbukti aktif membantu rakyat, sementara pembenci FPI ya hanya berkutat di medsos saja. Hanya berteori, tapi nol praktek.

Saat bencana datang, yang aktif menolong rakyat adalah FPI, bukan Abu Janda, DeSi dan para pembenci FPI lainnya. Ini fakta yang tak bisa disangkal!

Di Media sosial, apabila para buzzer, pembenci FPI dan musuh-musuh Islam lainnya menyerang dan memfitnah FPI, jawaban para netizen khususnya netizen Muslim, kini sangat menohok.

"Enak aje lo nyuruh-nyuruh FPI bubar, emang siapa lo!?! Saat bencana datang, yang membantu dan menolong para korban bencana adalah para Relawan FPI, bukan lo!"

"Lo nyuruh FPI bubar, lo sendiri bisa gak gantiin kegiatan FPI gotong mayat korban Tsunami dan lain-lain? Kalo gak bisa diem aja dah, jangan ganggu Ormas Islam kecintaan kami"

"Emang negeri ini punya bapak moyang, lu! Hak berserikat dijamin di Indonesia! Selama masih ada umat Islam, FPI akan tetap eksis di Indonesia"

"Elo mau memfitnah FPI pake cara apapun, mau pake gambar editan dan propaganda apapun... sia-sia. Udah gak mempan lagi fitnahan lo. Rakyat sudah tau kinerja FPI selama ini selalu sigap bantu korban bencana alam dan warga yang butuh bantuan"

"FPI yang banyak manfaatnya lo suruh bubar... Padahal FPI gak pernah korupsi apalagi nyolong uang rakyat. TKA Cina dan koruptor malah elo belain, dasar pengkhianat bangsa, lo!"

"Cuma bandar miras dan sejenisnya yang benci FPI, karena FPI musuhnya para ahli maksiat"

"Ini Indonesia, penduduk mayoritas Muslim, FPI ornas Islam yang dijamin hak nya di negeri muslim ini. Hargailah umat mayoritas di negeri ini. Jangan  yang minoritas mau egois memaksakan kehendak"

Dan banyak lagi balasan menohok lainnya.

Sebagaimana diketahui, FPI sudah sejak dulu aktif membantu korban bencana alam seperti saat Relawan FPI mengevakuasi puluhan ribu jenazah korban Tsunami di Aceh tahun 2004 - 2005 lalu, juga melakukan pertolongan saat terjadi musibah tanggul jebol Situ Gintung, letusan Gunung Merapi, Gunung Sinabung, longsor di Cililin Bandung, longsor di Banjarnegara Jawa Tengah, mengevakuasi jenazah korban gempa bumi di Poso dan Lombok, membangun rumah untuk korban bencana dan kaum dhuafa, menolong korban banjir di Jakarta Jabar Banten Jateng Jatim Kalimantan dan banyak tempat lain, juga membantu Muslim Rohingya secara langsung di Myanmar, membantu rakyat Palestina secara langsung di Gaza dan lain-lain.

FPI juga telah menyadarkan ribuan orang Ahmadiyah kembali kedalam Islam, FPI membantu masyarakat Mesuji Lampung yang didzollimi penguasa dan pengusaha, FPI memerangi aliran sesat, FPI menangkap dan memproses hukum para Penista agama Islam dan penghina Rasulullah SAW dan Ulama, FPI mengislamkan kembali para Muslimah yang telah dimurtadkan masuk Kristen oleh para Misionaris, FPI
memerangi komunisme memerangi minuman keras, perjudian, pelacuran dan sebagainya, sangat banyak.

Hanya saja memang beritanya jarang ada di media-media besar karena sebagian besar media nasional bukan punya umat Islam, dan mereka memang sengaja menutupi kegiatan positif FPI.

Segala bantuan yang diberikan oleh para Relawan FPI dan Sayap Juangnya dilakukan tanpa melihat suku, agama dan latar belakang apapun, semua korban dan warga masyarakat dibantu dengan sebaik-baiknya sesuai amanat Imam Besar Habib Rizieq Shihab.

Dulu FPI sendiri memang menutupi dan tidak pernah menyebarluaskan berbagai kegiatan sosial kemanusiaannya, bahkan FPI tidak punya team media segala macam.

Karena FPI berjuang ikhlas lillahi ta'ala, tak butuh pujian dan pengakuan, dan kalaupun ada sedikit dokumentasi itu hanya untuk laporan kegiatan kepada DPP FPI dan Imam Besar Habib Rizieq Shihab.

Namun seiring perkembangan zaman dimana fitnah dan propaganda jahat terhadap FPI semakin keji, maka pihak FPI pun kini tidak lagi menutup-nutupi kegiatan sosial kemanusiaannya.

Diungkapnya kegiatan sosial kemanusiaan FPI termasuk oleh Faktakini.net saat ini adalah sebuah keharusan, demi untuk membantah tudingan dan fitnah yang dilontarkan oleh musuh-musuh Islam yang gencar mengatakan FPI adalah Ormas Islam yang Radikal, anarkis, anti kebhinekaan, tak punya kegiatan positif, tak pernah bantu rakyat dan sebagainya,.

Selain itu, karena FPI adalah Ormas Islam dan milik umat, maka umat pun berhak untuk tau apa saja kegiatan FPI selama ini.

Apalagi, banyak umat yang memberikan amanat dan menginfakkan rizkinya untuk membantu para korban bencana dan warga masyarakat lainnya melalui FPI, karena itu mereka para donatur itu berhak untuk tau apa saja kegiatan sosial kemanusiaan FPI, supaya mereka tau bahwa amanat dan harapan mereka telah dijalankan dengan sebaik-baiknya oleh FPI, insya Allah.

Dokumentasi kegiatan sosial kemanusiaan FPI dan sayap juangnya baik di dalam maupun luar negeri antara lain ada di Website Faktakini di label berita 'Aksi Sosial Kemanusiaan' yang hingga saat ini sudah mencapai 2.700 link lebih, silahkan klik & share 👇🏼
https://www.faktakini.net/search/label/Aksi%20Sosial%20Kemanusiaan?m=1

Foto: Relawan FPI Poso dan MT Khalid bin Walid saat mengevakuasi para korban banjir di kelurahan Lembomawo kecamatan Poso kota selatan kabupaten Poso Sulawesi Tengah, Kamis (30/4/2020)



Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …