Langsung ke konten utama

Featured Post

Dr Masri Sitanggang: Melawan Komunisme

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

_*Seri Komunis 01_*

*MELAWAN KOMUNISME*

Oleh : *Dr. Masri Sitanggang*

Komunisme itu paham, bukan organisasi dan bukan pula nasab. Orang bisa saja menjadi komunis tanpa harus terdaftar sebagai anggota organisasi komunis seperti PKI, misalnya; atau bukan pula dari keturunan anak komunis. Jadi, jangan salah sangka. Orang berfaham (lebih tepat lagi ideologi) komunis bisa berada di organisasi apa saja; mulai dari organisasi sosial kemasyarakatan, propesi , keagamaan sampai organisasi partai politik. Begitu juga soal nasab, anak yang lahir dari seorang alim pun bisa jadi terjangkit faham komunis dan sebaliknya anak seorang komunis belum tentu juga sepaham dengan komunis.

_“Dik Gaffar, kamu ajari saya agama, nanti kamu saya ajari Marxisme,”_ kata Sukarno satu ketika. Yang dipanggilnya “dik Gaffar” adalah A. Gaffar Ismail, ayah dari Taufiq Ismail, dokter hewan yang lebih dikenal sebagai penyair itu. Taufiq Ismail menceritakan kisah persahabatan So…

Gencar Difitnah Musuh Islam, FPI Akhirnya Ungkap Kegiatan Sosial Kemanusiaannya



Rabu, 13 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah, atas izin Allah SWT Front Pembela Islam (FPI) dan Sayap Juangnya hingga saat ini masih mampu terus melakukan kegiatan sosial kemanusiaan untuk membantu warga masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri.

Di bulan Ramadhan 1441 H ini, FPI rutin membagikan makanan untuk berbuka puasa warga Jakarta dan berbagai daerah lainnya.

Serta dalam dua bulan terakhir ini pasca merebaknya wabah virus Covid-19 alias Corona, ribuan relawan FPI melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker gratis, menyalurkan APD untuk tenaga medis dan berbagai upaya lainnya untuk bantu memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Kegiatan positif FPI yang sudah dilakukan sejak awal berdirinya FPI itu, dulu tidak pernah disebarluaskan oleh FPI bahkan FPI menutupi, dan FPI pun tidak punya team media segala macam.

Semua berjuang ikhlas lillahi ta'ala, dan kalaupun ada sedikit dokumentasi itu hanya untuk laporan kegiatan kepada DPP FPI dan Imam Besar Habib Rizieq Shihab.

Saat dulu tahun 2005 viral video Habib Rizieq Shihab menggotong jenazah korban tsunami di Aceh, itu sama sekali bukan video yang dibuat dan disebarkan oleh pihak FPI.

Tetapi video tersebut dibuat dan disebarkan oleh Relawan dari Malaysia dan lainnya yang ikut membantu di lokasi bencana, mereka sedang memvideokan kegiatan Relawan disana dan kebetulan kegiatan Habib Rizieq dan para Relawan FPI 'tercyduk' oleh kamera mereka.

Namun seiring perkembangan zaman dimana fitnah dan propaganda jahat terhadap FPI semakin keji, maka pihak FPI pun kini tidak lagi menutup-nutupi kegiatan sosial kemanusiaannya.

Diungkapnya kegiatan sosial kemanusiaan FPI termasuk oleh Faktakini.net saat ini adalah sebuah keharusan, demi untuk membantah tudingan dan fitnah yang dilontarkan oleh musuh-musuh Islam yang gencar mengatakan FPI adalah Ormas Islam yang Radikal, anarkis, anti kebhinekaan, tak punya kegiatan positif, tidak bermanfaat, tidak pernah membantu masyarakat dan sebagainya,.

Selain itu, karena FPI adalah Ormas Islam dan milik umat, maka umat pun berhak untuk tau apa saja kegiatan FPI selama ini.

Apalagi, banyak umat yang memberikan amanat dan menginfakkan rizkinya untuk membantu para korban bencana dan warga masyarakat lainnya melalui FPI, karena itu mereka para donatur itu berhak untuk tau apa saja kegiatan sosial kemanusiaan FPI, supaya mereka tau bahwa amanat dan harapan mereka telah dijalankan dengan sebaik-baiknya oleh FPI, insya Allah.

Silahkan buka dan share dokumentasi kegiatan sosial kemanusiaan FPI dan sayap juangnya baik di dalam maupun di luar negeri, di website Faktakini.net di label berita: Aksi Sosial Kemanusiaan di:
https://www.faktakini.net/search/label/Aksi%20Sosial%20Kemanusiaan?m=1

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…