Langsung ke konten utama

Featured Post

Minta Tunda Pilkada, Muhammadiyah: Keselamatan Bangsa Lebih Utama Dari Pilkada

Senin, 21 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - PP Muhammadiyah menyarankan agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ditunda. Bagi Muhammadiyah, keselamatan masyarakat jauh lebih utama dibandingkan pelaksanaan Pilkada yang berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19.

"Di tengah pandemi Covid-19 dan demi keselamatan bangsa serta menjamin pelaksanaan yang berkualitas, KPU hendaknya mempertimbangkan dengan seksama agar Pilkada 2020 ditunda pelaksanaannya sampai keadaan memungkinkan," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam konferensi pers virtual, Senin (21/9).

Muhammadiyah, lanjut Mu'ti, mengimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk segera membahas hal itu secara khusus dengan Kementerian Dalam Negeri, DPR, dan instansi terkait. "Agar pelaksanaan Pilkada 2020 dapat ditinjau kembali jadwal pelaksanaannya maupun aturan kampanye yang melibatkan kerumunan massa," tuturnya.

Lebih lanjut, Mu'ti menjelaskan, penundaan Pilkada 202…

FPI Rutin Bagi Makan Untuk Buka Puasa Umat, Haters Ganggu Dengan Sebar Hoax Dan Fitnah FPI Di Medsos



Jum'at, 8 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah, Atas izin Allah SWT, hingga saat ini FPI dan sayap juangnya masih terus mampu melakukan pembagian nasi untuk berbuka puasa, yang dilakukan oleh Relawan FPI dan Sayap Juangnya di lima wilayah DKI Jakarta, termasuk hari Kamis (7/5/2020).

Pembagian nasi hasil racikan DPP HILMI FPI ini selalu bervariasi setiap hari. Terkadang nasi putih, nasi kebuli, nasi kabsah, nasi mandhi, nasi tomat daging sapi dan lainnya untuk variatif dan memberikan kepuasan kepada saudara-saudara kita yang menerima pembagian makanan.

Alhamdulillah para warga Jakarta dan berbagai daerah antusias menerima pembagian makanan dari FPI ini, dan mengucapkan terima kasih.

Kegiatan positif FPI ini tentu makin menambah kecintaan umat dan warga masyarakat kepada FPI, sebagai Ormas Islam yang aktif melakukan kegiatan sosial kemanusiaan dan amar ma'ruf nahi munkar sejak awal berdirinya.

Tetapi sebaliknya, para pembenci FPI dan musuh-musuh Islam malah jadi panas hati dan makin dendam terhadap FPI

Ditengah FPI sedang fokus melakukan kegiatan sosial kemanusiaan membagikan makanan untuk berbuka puasa dan sahur di Jakarta dan berbagai daerah, para pembenci FPI malah coba mengganggu dengan menebar berbagai hoax, fitnah dan foto-foto editan untuk menyerang FPI.

Antara lain mereka menebar fitnah "FPI anarkis telah menyerang dan menghancurkan warteg di Batang Kuis, Deli Serdang", akhirnya terbukti itu bukan warteg atau warung makan tetapi Lapo Tuak alias warung minuman keras yang meresahkan umat Islam karena tetap nekad menjual miras di bulan Ramadhan di tengah pemukiman muslim, padahal sudah berkali-kali diperingati.

Lalu fitnah "Anggota FPI menjambret di Jonggol", isu fitnah ini kemudian langsung mereda setelah video pengakuan pelaku pencurian HP usai diinterogasi di Polsek Jonggol tersebar, bahwa ia bukan anggota FPI dan baju FPI yang ia pakai bukan karena anggota FPI, tetapi hasil beli karena kaos itu memang dijual bebas. Dan banyak lagi fitnah lainnya.

Selain menebar fitnah, haters juga gencar menebar foto dan video jaman dulu misalnya saat FPI bentrok dengan preman lokalisasi pelacuran yang kemudian mereka beri narasi menyesatkan "Anggota FPI sedang menyerang warga". Serta menyebar foto-foto editan untuk mendiskreditkan dan memfitnah FPI.

Namun alhamdulillah, segala serangan mereka itu akhirnya hanya menjadi sampah medsos, karena tak ada lagi yang peduli apalagi percaya. Rakyat sudah semakin banyak yang tau kegiatan FPI yang sebenarnya.

Rakyat melihat fakta di lapangan, bukan gambar-gambar editan dan jadoel bahwa FPI terbukti aktif membantu rakyat.

Saat bencana datang, yang aktif menolong rakyat adalah FPI, bukan Abu Janda, DeSi dan para pembenci FPI lainnya. Ini fakta yang tak bisa disangkal!

Dokumentasi kegiatan sosial kemanusiaan FPI baik di dalam maupun luar negeri, antara lain ada di Website www.faktakini.net di Label Berita: Aksi Sosial Kemanusiaan, hingga saat ini sudah mencapai lebih dari 2.700 link, klik & share 👇🏼

https://www.faktakini.net/search/label/Aksi%20Sosial%20Kemanusiaan?m=1

Foto: Warga Kebon Jeruk antusias menerima pembagian nasi untuk berbuka puasa dari Relawan DPC FPI Kebon Jeruk, Kamis (7/5/2020)

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…