Langsung ke konten utama

Featured Post

Biadab! Mantan Panglima TNI Diteriaki "Anjing" Oleh Pendemo Anti KAMI Di Surabaya

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Viral beredar video di media sosial, mantan PanglimaTNI Pak Gatot Nurmantyo saat acara sedang berlangsung Pak Gatot sedang Pidato Lalu polisi masuk menyerbu dan menurunkan Pak Gatot dari Panggung dalam acara silaturahim KAMI Pusat dan KAMI Jatim di Jabal Nur Jambangan Surabaya, Jawa Timur, hari ini Senin (28/9/2020).

Tak hanya itu, dalam video lainnya pak Gatot sosok anti PKI ini saat sedang keluar justru para pendemo tetap beringas dan menghujat mantan Panglima TNI ini dengan sebutan "anjing". Astaghfirullahaladzim...

Dan anehnya aparat terkesan hanya diam membiarkan, tidak mengambil tindakan langsung kepada para pendemo yang rasis dan melontarkan caci maki itu.

Klik video:



Buzzer Sebar Isu Pelat Nomor Mobil Habib Umar Assegaf Bangil Palsu, Polisi: Itu Hoax!






Jumat, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Sungguh jahat ulah para buzzer musuh Islam dalam upaya mendiskreditkan para Ulama dan Habaib, termasuk usai viralnya video Habib Umar Assegaf Bangil yang mendapat perlakuan kasar oleh oknum Satpol PP Exit Tol Satelit Surabaya, Jawa Timur yang berdalih mau menegakkan peraturan PSBB.

Para buzzer bayaran itu kemudian menyebarkan isu bahwa  nomor polisi kendaraan yang cantik pada mobil Habib Umar adalah palsu.

Para buzzer menyebar foto plat nomor N 1 B tersebut mobilnya berjenis sedan Toyota Vios 1,5L G AT dengan warna silver metalik. Sementara yang ada di dalam video mobil Toyota Camry, alhasil foto bikinan buzzer itu pun viral.

Namun, berdasarkan penulusuran 100KPJ melalui website resmi Samsat Jawa Timur, mobil dengan pelat nomor N 1 B jenis kendaraannya sedan merek Toyota, type Camry 2.5V AT dengan warna hitam metalik.

Ketika dikonfirmasi soal beredarnya foto soal data nopol N-1-B itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dengan tegas menyatakan data di foto yang disebar oleh para buzzer itu tidak benar alias palsu.

“(Data dan keterangan di foto nopol yang beredar itu) hoax,” katanya melalui pesan tertulis kepada VIVAnews.

Sumber: kpj100.com dan vivanews.com

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …