Langsung ke konten utama

Featured Post

Korlap Aksi Anti RUU HIP Ungkap Operasi "Qubah Putih' Oleh Antek PKI Ke Petinggi MUI

Senin, 13 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ada dua kabar buruk disampaikan wartawan senior, Edy Mulyadi. Pertama, adalah Raker Komisi III DPR RI dengan pemerintah yang diwakili Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, ternyata, tidak mencabut Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang ditolak rakyat, khususnya umat Islam dari program legislasi nasional (Prolegnas) 2020.

Kedua, ada operasi ‘Qubah Putih’ yang menyasar petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) daerah, baik tingkat kabupaten/kota maupun kecamatan. “Dengan dukungan dana nyaris tak terbatas, orang-orang PKI ingin menggembosi MUI di daerah-daerah dengan iming-iming uang dan berbagai fasilitas, bahkan ancaman-ancaman,” demikian disampaikan Edy Mulyadi dalam video pendeknya, Minggu (12/7/2020).

Menurut Edy yang juga merupakan korlap aksi tolak RUU HIP di DPR RI pada 24 Juni lalu, penolakan umat Islam yang terjadi di hampir seluruh wilayah, ternyata tidak didengar oleh pemerintah. Mereka masih mau berkelit den…

Perangi Wabah Corona, FPI Poso Semprotkan Disinfektan Di Ponpes 13 Poso




Kamis, 26 Maret 2020

Faktakini.net, Jakarta -.Di tengah - tengah pandemic COVID-19 yang melanda berbagai negara di seluruh belahan dunia, yang hingga kini korban positif maupun meninggal dunia terus bertambah setiap harinya.

Di Indonesia status darurat nasional pendemic virus Covid-19 membuat pemerintah bekerja keras menghentikan penyebaran dengan berbagai cara, tak hanya pemerintah Organisasi Masyarakat Islam juga turut mengambil bagian dalam pencegahan penyebaran virus ini.

Front Pembela Islam (FPI) di berbagai daerah terus melakukan disinfektan baik di rumah ibadah, maupun pelayanan publik.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FPI Kabupaten Poso yang bekerja keras sejak minggu (22/03/2020) telah melakukan disinfektan di 15 Masjid, dan 8 kantor pelayanan publik di Kabupaten Poso.

Kamis (26/03/2020) DPW-FPI Poso Dipimpin langsung oleh Ustadz Sugianto Kaimudin Ketua DPD FPI sulteng bersama 20 Laskar Pembela Islam (LPI) dan 4 Mujahidah Pembela Islam (MPI) melakukan disinfektan di Pondok Pesantren (ponpes) Gontor 13 Kabupaten Poso atas permintaan pimpinan Ponpes KH.Cecep Sobarahmat.

Ucapan Terima kasih dari Pimpinan Ponpes Gontor 13 Kab.Poso kepada FPI yang telah membantu menyemprotkan Disinfektan di Area Pondok Pesantren

"kami atas nama keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor 13 Poso mengucapkan Terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Front Pembela Islam (FPI) Kab.Poso yang telah membantu kami dalam menjaga santri-santri dari virus yang berbahaya ini. Semoga apa yang di lakukan oleh teman-teman FPI ini mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan di berikan keberkahan oleh Allah Swt." Ucap KH.Cecep Sobarahmat (Pimpinan Ponpes Gontor 13 Kab.Poso)

"Semoga apa yang kami lakukan disini bisa bermanfaat dan semoga Allah jauhkan kita dari virus yang membahayakan dan mematikan ini" ungkap Ust.Sugianto Kaimudin selaku Ketua DPD-FPI Sulteng.









Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…