Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Disemprot Disinfektan FPI, Gereja Immanuel Rorotan: Terima Kasih FPI, Kita Bersaudara Dalam Pancasila

Senin, 6 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Penyebaran virus Covid-19 alias Corona yang berasal dari Wuhan, Cina terus meluas ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Setiap hari, jumlah korban di Indonesia terus bertambah dan update hingga hari Ahad (5/4/2020) pukul 15:45 WIB,
Terkonfirmasi COVID-19: 2.273
Sembuh (Positif COVID-19): 164
Meninggal (Positif COVID-19): 198.

Karena itu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menginstruksikan seluruh jajaran FPI agar turut mencegah penyebaran virus Corona.

Hingga kini, FPI menjadi Ormas terdepan dan terbanyak dalam melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai daerah untuk memutus mata rantai penyebaran Corona, termasuk yang dilakukan oleh DPC FPI Cilincing yang aktif melakukan penyemprotan disinfektan di wilayahnya.

Melihat sigapnya para Relawan FPI Cilincing melakukan penyemprotan di berbagai fasilitas umum dan rumah warga, atas permintaan pihak Gereja dan pihak terkait, maka DPC FPI Cilincing kemudian juga melakukan…

Jokowi Klaim Akan Tes Cepat Massal COVID-19, Fadli: Ini Sedang Mimpi, Khayal Atau Ngigau?



Jum'at, 20 Maret 2020

Faktakini.net, Jakarta - Anggota Komisi I DPR, Fadli Zon, menanggapi sinis pernyataan Presiden Jokowi yang mengaku sedang mengupayakan rapid test (tes cepat) untuk cakupan yang lebih besar.

“Ini sdg mimpi, berkhayal atau mengigau?,” tanya Fadli melalui akun twitternya, Jumat 20 Maret 2020.

Sebelumnya, melalui akun twitter @jokowi, Jokowi menuliskan: “Kita sedang mengupayakan dilakukannnya rapid test (tes cepat) dengan cakupan yang lebih besar agar deteksi dini kemungkinan seseorang terpapar Covid-19 bisa kita lakukan. Alat rapid test ini saya minta agar diperbanyak, selain memperbanyak tempat-tempat untuk melakukan tes.”

“Sedang mengupayakan..” tak jelas waktunya, realisasinya. “Alat rapid test ini saya minta agar diperbanyak …” minta ke siapa, kapan deadlinenya, brp byk? Waktu itu bilang ada 50 jt masker, dmn barangnya?” tanya Fadli berikutnya.

Jokowi juga mengklaim pemerintah telah mulai melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 secara massal pada Jumat sore.

“Hari ini pemerintah sudah mulai rapid test (pemeriksaan cepat) sebagai indikasi awal apakah seseorang terjangkit COVID-19 atau tidak. Pemerintah memprioritaskan wilayah yang menurut hasil pemetaan menunjukkan paling rawan COVID-19,” katanya dalam konferensi pers, Juma 20 Maret 2020.

“Mengenai rapid test memang sudah dilakukan sore hari ini di wilayah yang dulu sudah diketahui ada contact tracking (pelacakan kontak) dari pasien-pasien positif sehingga dari situ didatangi dari rumah ke rumah untuk dites,” ia menambahkan.

Dalam hal ini, ia mengatakan, pemerintah memprioritaskan daerah yang menurut pemetaan menunjukkan indikasi paling rawan menghadapi penularan COVID-19 seperti di Jakarta Selatan.

Foto: Fadli Zon

Sumber: antara

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Keluarga Besar Mbah Maimoen Silaturahmi Ke Kediaman Habib Rizieq Di Mekkah

Kamis, 8 Agustus 2019

Faktakini.net, Mekkah - Pada hari ini, Kamis 7 Dzulhijjah 1440 H atau 8 Agustus 2019, keluarga besar Allahyarham KH Maimoen Zubair silaturahim ke kediaman Habib Rizieq Shihab di Makkah Al Mukarramah, Saudi Arabia.
Kedatangan tamu istimewa ini disambut dengan hangat oleh Habib Rizieq Shihab dan menantu beliau Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas.
Habib Hanif menyatakan, "Hari ini di Makkah, Kamis 7 Dzulhijjah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair ( Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl )  ke kediaman alwalid Habib Rizieq Shihab di Mekkah, mudah-mudahan memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani Ilmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiiin ya Robbal Alamin."
Sebagaimana diketahui, KH Maimoen Zubair baru saja meninggal dunia di Mekkah, hari Selasa 6 Agustus 2019 sekitar pukul 04.17 waktu Saudi dan langsung dimakamkan hari itu…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…