Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Lampung Semprotkan Disinfektan Di MT Syubbanul Musthofa Dan Masjid

Sabtu, 4 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona / Covid 19 di Wilayah Kota Bandar Lampung khususnya,Lampung Umumnya, kegiatan penyemprotan disinfektan kembali dilakukan oleh DPD FPI Lampung pada hari ini Sabtu, 4 April 2020.

Kali ini penyemprotan dilakukan di kediaman Majelus Syubanul Musthofa, Pimpinan Al'Habib Kamal Bin Thohir Bin Shahab.

Kegiatan sosial ini dimulai dari jam 14 30 dan berakhir jam 17.40 WIB, dipimpin langsung oleh Mance S, Wakabid Organisasi DPD FPI Lampung, dan di bantu oleh dua orang Relawan Lampung.

Kegiatan ini akan terus berlanjut sampai batas waktu yg belum di tentukan.
Mengingat dan menindak lanjuti Intruksi IB HRS, Untuk senantiasa membantu dlm hal menanggulangi wabah Virus/memutus mata rantai Virus Covid 19 Corona, dan Imam Daerah FPI Lampung Habib Umar Syarif bin Abdillah Assegar, yang langsung terjun dan memonitoring pelaksanaan penyemprotan disinfektan di seluruh DPW, DPC dan DPR'a Se DPD Lamp…

HRS Center: Bukan Overstay, Habib Rizieq Tak Bisa Pulang Karena Mengalami Pengasingan Politik




Jum'at, 27 Maret 2020

Faktakini.net, Jakarta - Direktur HRS Center, Dr Haji Abdul Chair Ramadhan SH MH pada hari ini, Jum'at (27/3/2020) kembali mengungkap penyebab Imam Besar Habib Rizieq Shihab belum bisa pulang ke tanah airnya.

"Imam Besar Habib Rizieq Shihab tidak bisa pulang bukan sebab overstay keimigrasian. Tetapi Imam Besar Habib Rizieq Shihab mengalami politik pengasingan melalui operasi senyap tangan kekuasaan", ujar Dr Abdul Chair.

"Kami tahu siapa yang berperan. Kami tidak akan meminta rezim dzalim berikan bantuan. Kami berdiri di atas kebenaran dan keadilan. Kami berjuang melawan kemungkaran dan kebathilan", tutupnya.

Berikut ini press release resminya.

Siaran Pers Kepulangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab

Jum'at, 27 Maret 2020

Faktakini.net


*SIARAN PERS*


*KEPULANGAN IMAM BESAR HABIB RIZIEQ SYIHAB*


Masyarakat pada umumnya, khususnya umat Islam sangat mengharapkan Imam Besar Habib Rizieq Syihab (IB-HRS) segera dapat kembali ke Tanah Air. Terlebih lagi bulan suci Ramadhan 1441H/2020 sudah di depan mata. Kepulangan beliau adalah pelepas rindu saat umat Islam berseru menyambut puasa Ramadhan.

Terkait dengan pemberitaan tentang kepulangan IB-HRS, maka penting untuk dimengerti bahwa IB-HRS telah mengalami "pengasingan politik". Perihal status "cegah keluar” dari wilayah Saudi Arabia bukan menunjuk pada masalah keimigrasian. Terjadinya overstay adalah akibat rekayasa sistemik terhadap IB-HRS agar tidak bisa keluar guna kembali ke Indonesia. Dengan kata lain, apa yang terjadi pada IB-HRS bukan masalah overstay keimigrasian. Terjadinya pengasingan politik itu telah dikemas sedemikian rupa seolah-olah persoalan hukum belaka. Berdasarkan pendekatan hukum inilah, pihak pemerintah Republik Indonesia selalu mengingkari berbagai fakta yang sebenarnya terjadi.

Dalam banyak kesempatan, telah sering kami sampaikan bahwa “fakta telah berbicara” adanya tindakan ‘intelejen politik’ dalam rekayasa pengasingan politik tersebut. Berbagai tindakan ‘operasi intelijen’ demikian mendominasi. Dimaksudkan sebagai upaya perangkulan/penggalangan agar IB-HRS bersikap pro terhadap rezim. Salah satunya adalah tawaran pencabutan pengasingan politik dengan syarat memberikan dukungan pada Paslon Capres-Cawapres nomor urut 1 pada Pilpres 2019 yang lalu. Keteguhan prinsip IB-HRS tidak dapat ditundukkan. Berbagai tindakan yang menyudutkan dan menyulitkan tidak menyurutkan perjuangannya untuk “berdiri di atas kebenaran dan keadilan”.

Pendekatan penyelesaian terhadap masalah a quo adalah ‘politis’ bukan ranah hukum. Oleh karenanya kami meminta pertanggungjawaban Negara Republik Indonesia selaku ‘pemangku tanggungjawab’ (duty holder) untuk dengan segera membuat “nota clearance” kepada otoritas Kerajaan Saudi Arabia. Pada intinya, meminta pencabutan status larangan keluar dari wilayah Saudi Arabia.

Terakhir disampaikan, bahwa dengan adanya tindakan pengasingan politik melalui rekayasa instrumen hukum imigrasi telah menjadikan keluarga IB-HRS sebagai korban dari tindakan rezim dzalim.


Jakarta, 27 Maret 2020.

Juru Bicara Imam Besar Habib Rizieq Syihab

H. Munarman, S.H., M.H.                 

Dr. H. Abdul Chair Ramadhan, S.H., M.H.

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Keluarga Besar Mbah Maimoen Silaturahmi Ke Kediaman Habib Rizieq Di Mekkah

Kamis, 8 Agustus 2019

Faktakini.net, Mekkah - Pada hari ini, Kamis 7 Dzulhijjah 1440 H atau 8 Agustus 2019, keluarga besar Allahyarham KH Maimoen Zubair silaturahim ke kediaman Habib Rizieq Shihab di Makkah Al Mukarramah, Saudi Arabia.
Kedatangan tamu istimewa ini disambut dengan hangat oleh Habib Rizieq Shihab dan menantu beliau Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas.
Habib Hanif menyatakan, "Hari ini di Makkah, Kamis 7 Dzulhijjah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair ( Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl )  ke kediaman alwalid Habib Rizieq Shihab di Mekkah, mudah-mudahan memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani Ilmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiiin ya Robbal Alamin."
Sebagaimana diketahui, KH Maimoen Zubair baru saja meninggal dunia di Mekkah, hari Selasa 6 Agustus 2019 sekitar pukul 04.17 waktu Saudi dan langsung dimakamkan hari itu…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…