Langsung ke konten utama

Featured Post

Perangi Corona, HILMI - FPI Sulteng Semprot Disinfektan Di Tiga Kelurahan Di Kota Palu

Rabu, 8 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - HILAL Merah Indonesia, DPD FPI Sul-teng. rabu tanggal 08/04/2020 DPD HILMI FPI terus bergerak melayani permintaan masyarakat Kota Palu untuk melakukan penyemprotan disinfektan kali ini di Kelurahan Nunu Palu Barat, Kelurahan Lolu Selatan dan Tatura Palu Timur kekawatiran warga akan penyebaran virus COVID-19 sehingga Tim DPD FPI Sulteng harus terus melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kota Palu Ibu Kota Propinsi Sulawesi Tengah.

Masuk hari ke-16 para Laskar MADAR Sulteng masih menunjukan semangat juang mereka dan tak kenal lelah untuk memerangi virus COVID-19 walaupun harus berpindah-pindah di 3 Kelurahan, Sekertaris Daerah Ustadz Mahmud Labudu dan Dankodar Ustadz Deny Kurniawan masih tetap dalam satu komando untuk mendampingi para Laskar MADAR Sulteng.

Sumber: Sekda DPD FPI Sulawesi Tangah Mahmud Labudu.


HILMI - FPI Kuningan Berikan Bantuan Logistik Untuk Korban Korona Yang Dikucilkan Warga, Masya Allah


Ahad, 22 Maret 2020

Faktakini.net, Jakarta - Merebaknya virus COVID-19 alias corona dari Cina di sejumlah tempat di Indonesia, membuat warga ketakutan. Tak ayal, mereka yang diduga terpapar virus corona akan dijauhi masyarakat. Salah satunya cerita itu datang dari Ulfah warga Banjar Jawa barat yang dikabarkan terjangkit Covid-19.

Stigma masyarakat kepada Ulfah dan keluarganya sangat buruk. Bahkan, setelah dikabarkan pihak puskesmas untuk menjalankan isolasi dirumah selama 14 hari mereka mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Selama menjalani isolasi, keluarga Ulfah tidak sempat melakukan persiapan dan hanya memiliki satu dus mie instan didalam rumah, sayuran didapat dari bantuan RT setempat dan itupun diletakkan beberapa meter dari rumahnya akibat tidak ada orang yang berani untuk mendekat.

Tekanan sosial yang didapat para pasien Covid-19 ini tentunya akan semakin berdampak buruk bagi psikologinya. Untuk itu ketika mandapat kabar tentang Ulfah dan keluarganya, FPI cabang wilayah Kuningan langsung mencari informasi tentang riwayatnya.

Hari senin (16/03/20), Ulfah yang diketahui seorang karyawati money changer dikota Bandung itu mengeluhkan penyakitnya yang dirasa sejak Jum’at lalu kepada pimpinannya, mendengar keluhan karyawannya yang mirip pasien Covid-19 seperti bersin, demam dan sesak nafas, atasannya itu menyarankan untuk langsung mengkonsultasikan ke RS Hasan Sadikin Bandung, namun Ulfah menolak dengan alasan tidak ada keluarga yang menemani dan memilih untuk pulang kampung.

Pukul 23.00 wib sesampainya di kampung halaman, tanpa tunggu lama malam itu juga suami langsung menghantarkan ke RSUD Banjar, namun tidak tertangani akibat kurang jumlah perawat dimalam hari. Lalu mereka beralih pergi ke RS Banjar Patroman namun kembali menemui kendala karena keterbatasan alat.

Jam 12 malam Ulfah dan suaminya baru mendapatkan penanganan dan langsung dimasukkan kedalam ruang isolasi setelah sampai di RSUD Ciamis. Namun tanpa alasan yang jelas dan tanpa keterangan hasil tes klinis, keesokan harinya mereka diminta untuk pulang.

Rabu siang, Pihak Pemerintah Desa setempat dan tim Medis Puskesmas datang menjelaskan keadaan Ulfah dan diminta untuk menjalani Isolasi dirumah selama 14 Hari kedepan. Pemerintah setempat juga menginformasikan kepada masyarakat sekitar agar waspada penularannya, sehingga dari situlah kisah pengasingannya dimulai.

Setelah mendapat keterangan dari puskesmas mengenai status PDP untuk Ulfah dan ODP bagi suaminya, DPW FPI Kuningan bekerjasama dengan DPP HILMI langsung memberikan bantuan dana, beras, telor, Minyak goreng, madu, susu, rinso, tisu, kecap, dan sabun mandi untuk menunjang kebutuhannya selama 14 hari kedepan atau selama masa Isolasi.

FPI juga melakukan pemahaman bagi warga sekitar agar tidak terlalu khawatir sehingga salah mengambil sikap terhadap Ulfah dan Keluarga, bahkan hari ini bersama pihak puskesmas melakukan pertemuan dengan RT dan warga untuk mensosialisasikan masalah corona dan cara menyikapi orang yang sedang menjalani Isolasi. Setelah mendapatkan penjelasan, warga mengaku kini bisa lebih bijak lagi dalam menyikapi wabah Corona.

Luqman Maulana melaporkan “Hingga 21 Maret 2020 mediasi warga masih terus dilakukan agar Saudara Kita yang sedang menjalani Isolasi diduga teridentifikasi Covid 19 bukan untuk dijauhi, dikucilkan,diasingkan tetapi sebaliknya harus kita bantu, diberikan motivasi untuk sembuh sehingga bisa kembali berinteraksi sosial hidup bermasyarakat dalam Ta’at Menjalankan Syari’at Allah SWT.”

Sumber: HILMI - FPI



Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Keluarga Besar Mbah Maimoen Silaturahmi Ke Kediaman Habib Rizieq Di Mekkah

Kamis, 8 Agustus 2019

Faktakini.net, Mekkah - Pada hari ini, Kamis 7 Dzulhijjah 1440 H atau 8 Agustus 2019, keluarga besar Allahyarham KH Maimoen Zubair silaturahim ke kediaman Habib Rizieq Shihab di Makkah Al Mukarramah, Saudi Arabia.
Kedatangan tamu istimewa ini disambut dengan hangat oleh Habib Rizieq Shihab dan menantu beliau Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas.
Habib Hanif menyatakan, "Hari ini di Makkah, Kamis 7 Dzulhijjah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair ( Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl )  ke kediaman alwalid Habib Rizieq Shihab di Mekkah, mudah-mudahan memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani Ilmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiiin ya Robbal Alamin."
Sebagaimana diketahui, KH Maimoen Zubair baru saja meninggal dunia di Mekkah, hari Selasa 6 Agustus 2019 sekitar pukul 04.17 waktu Saudi dan langsung dimakamkan hari itu…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…