Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Disemprot Disinfektan FPI, Gereja Immanuel Rorotan: Terima Kasih FPI, Kita Bersaudara Dalam Pancasila

Senin, 6 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Penyebaran virus Covid-19 alias Corona yang berasal dari Wuhan, Cina terus meluas ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Setiap hari, jumlah korban di Indonesia terus bertambah dan update hingga hari Ahad (5/4/2020) pukul 15:45 WIB,
Terkonfirmasi COVID-19: 2.273
Sembuh (Positif COVID-19): 164
Meninggal (Positif COVID-19): 198.

Karena itu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menginstruksikan seluruh jajaran FPI agar turut mencegah penyebaran virus Corona.

Hingga kini, FPI menjadi Ormas terdepan dan terbanyak dalam melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai daerah untuk memutus mata rantai penyebaran Corona, termasuk yang dilakukan oleh DPC FPI Cilincing yang aktif melakukan penyemprotan disinfektan di wilayahnya.

Melihat sigapnya para Relawan FPI Cilincing melakukan penyemprotan di berbagai fasilitas umum dan rumah warga, atas permintaan pihak Gereja dan pihak terkait, maka DPC FPI Cilincing kemudian juga melakukan…

Herd Immunity Sangat Berbahaya, Jangan Sampai Wabah Corona Salah Urus




Kamis, 26 Maret 2020

Faktakini.net

*HERD IMMUNITY*

*AWAS GAGASAN GILA ... ❗*

*FOKUS SERIUS JGN SAMPAI WABAH SALAH URUS ‼‼‼*


*Dalam menghadapi WABAH VIRUS ada lima cara yg POPULER dan sangat dianjurkan oleh WHO, yaitu :*

1. *ISOLASI & KARANTINA* yaitu memisahkan ODP, PDP, Suspect & Penderita utk diawasi & diobati.

2. *SOCIAL DISTANCING* yaitu jaga Jarak Sosial dg cara meniadakan kumpulan massa dimana pun spt menutup Tempat Ibadah, Taman Hiburan, Lokasi Wisata, Mall, Restoran & Pesta, termasuk melarang Tabligh Akbar & Majelis Umum, serta lainnya.

3. *PHYSICAL DISTANCING* yaitu jaga Jarak Fisik dg membuat jarak antar individu sekitar 1 sampai 2 meter, sekaligus menghindarkan persentuhan spt Aturan Jarak Antrian & Aturan Jarak Duduk di kendaraan umum, termasuk *SELF DISTANCING* yaitu Jaga Diri Sendiri dg menghindarkan jabat tangan, cipika-cipiki, berpelukan, dan yg sejenisnya.

4. *WFH (Work From Home)* yaitu Kerja Dari Rumah dg meliburkan sekolah, kantor & perusahaan serta mengerjakan/ mengendalikan kegiatan pekerjaanya dari rumah masing2.

5. *LOCKDOWN* yaitu mengunci semua mayarakat di rumah masing-masing, shg sama sekali tdk boleh keluar rumah kecuali *DARURAT*, itu pun harus dg *IZIN* pemegang kewenangan.


*Inilah lima cara yg sangat dianjurkan oleh WHO.*


Selain lima cara tsb, masih ada satu cara lagi yaitu *HERD IMMUNITY* yg sangat ditentang oleh Para Agamawan & Ilmuwan.

*_Apa itu Herd Immunity_ ⁉*

*Herd Immunity* yaitu menciptakan *Kekebalan Massal* dg *MEMBIARKAN* virus menyebar & mengenai siapa pun hingga terbentuk *Kekebalan Kelompok*, dg kata lain membiarkan masyarakat mencari solusi kesehatan sendiri, shg hidup mati urusan masing-masing.

*Herd Immunity* dlm *TEORINYA*-nya butuh *MAYORITAS* masyarakat *TERINFEKSI* Virus, yaitu sekurangnya 60% masyarakat *DIBIARKAN* terkena virus, hingga 3% yg meninggal, maka akan tercipta dg sendirinya *Kekebalan Massal*, shg Virus tdk bisa lagi menjangkiti masyarakat.

Jadi, utk Indonesia yg berpenduduk *"270 juta orang"*, maka agar terbentuk *Herd Immunity* butuh 60% x 270 juta = *162 juta jiwa yg HARUS TERINFEKSI VIRUS*. Lalu dari 162 juta jiwa yg terinfeksi harus ada 3% x 162 juta = *4.860.000 orang yg HARUS MENINGGAL*.

*_Jadi kurang lebih 162 juta orang Indonesia HARUS DIKORBANKAN SAKIT dg serangan Virus & hampir 5 juta orang HARUS DIKORBANKAN MENINGGAL._*


*Ini Teori sangat berbahaya, ditambah lagi sejumlah Fakta menunjukkan sbb :*

1. Perhitungan Rerata kematian bisa berubah drastis, shg bisa jauh *LEBIH TINGGI* dari perkiraan.

2. Masih ada kemungkinan virus bermutasi menjadi *LEBIH GANAS*.

3. Sampai sekarang belum bisa dipastikan apakah seseorang benar-benar *SEMBUH* shg *TIDAK KAMBUH* lagi, atau menjadi *KEBAL* setelah terinfeksi.

4. Perkiraan prosentase Penderita Parah yg komplikasi & kerusakan organ shg harus dirawat seumur hidup, bisa mencapai 20%. *Artinya 20% x 162 juta jiwa = 32,4 jt orang harus dirawat SEUMUR HIDUP, baik di RS mau pun berobat jalan*.

5. Teori ini *DITOLAK* Agamawan & Ilmuwan, krn bertentangan dg ajaran Agama apa pun & juga melanggar Kemanusiaan.


*KESIMPULAN*

*Herd Immunity* adalah *PEMBIARAN PENYEBARAN VIRUS* dg asumsi akan tercipta *KEKEBALAN MASSAL.*

*Herd Immunity adalah CARA SADIS & KEJAM yg melanggar AGAMA & HAM.*

Jika *WABAH CORONA* oleh Pemerintah di suatu negara dg *"sengaja diremehkan/dibuat leluconan"*, mau pun *"tanpa sengaja lengah/lalai"*, maka tetap saja mengantarkan terjadinya *PEMBIARAN PENYEBARAN VIRUS*, shg direncanakan atau pun tdk direncanakan maka sebenarnya telah berlangsung *HERD IMMUNITY*.

*_Dan catat bahwa HERD IMMUNITY adalah KEJAHATAN KEMANUSIAAN._*


👉 *Perlu Dibaca & Disimak* 👇

https://www.tempo.co/abc/5407/mengapa-membiarkan-warga-terkena-virus-jadialternatif-lain-tangani-corona?


*AYO VIRALKAN ‼‼‼‼‼*

 *AWAS ... Hati2 ...*

Jgn salah memahami sejarah Penanganan Wabah di zaman Khalifah Umar bin Khaththab RA sbg *HERD IMMUNITY*, shg dijadikan *Dalil Pembenaran* CARA ZALIM & SADIS ini.

*Catat :* Penanganan Wabah di zaman Khalifah Umar RA adalah dg Cara *LOCKDOWN PROPINSI* yg terkena Wabah, agar tdk tertular ke propinsi lain. Dan ini sesuai Hadits Nabi SAW.

Itu pun Sang Gubermur Propinsi tsb, yaitu Abu Ubaidah ibnul Jarroh RA dg para pembantunya tetap berusaha mengatasi wabah bersama warga propinsinya, tdk membiarkannya & tanpa melarikan diri, shg ikut wafat akibat terkena wabah.

*Jadi, itu bukan HERD IMMUNIY, tapi LOCKDOWN.*.

Foto: ilustrasi penanganan korban Corona

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Keluarga Besar Mbah Maimoen Silaturahmi Ke Kediaman Habib Rizieq Di Mekkah

Kamis, 8 Agustus 2019

Faktakini.net, Mekkah - Pada hari ini, Kamis 7 Dzulhijjah 1440 H atau 8 Agustus 2019, keluarga besar Allahyarham KH Maimoen Zubair silaturahim ke kediaman Habib Rizieq Shihab di Makkah Al Mukarramah, Saudi Arabia.
Kedatangan tamu istimewa ini disambut dengan hangat oleh Habib Rizieq Shihab dan menantu beliau Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas.
Habib Hanif menyatakan, "Hari ini di Makkah, Kamis 7 Dzulhijjah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair ( Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl )  ke kediaman alwalid Habib Rizieq Shihab di Mekkah, mudah-mudahan memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani Ilmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiiin ya Robbal Alamin."
Sebagaimana diketahui, KH Maimoen Zubair baru saja meninggal dunia di Mekkah, hari Selasa 6 Agustus 2019 sekitar pukul 04.17 waktu Saudi dan langsung dimakamkan hari itu…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…