Langsung ke konten utama

Featured Post

Dzalimnya Hindhu Ekstrimis Terhadap Muslim India

Jum'at, 28 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Video berdarah membanjiri linimasa twitter. Sebuah foto memperlihatkan seorang berbaju putih berbercak darah, tergeletak tak berdaya dikeroyok oleh orang-orang dengan pentungan di tangan.

Akun lain menayangkan sebuah video tiga orang sedang menaiki menara masjid. Satu orang memanjat sampai ke puncak kubah menara, kemudian mencopot pengeras suara yang biasa digunakan untuk adzan. Satu orang yang lain mencongkel simbol bulan sabit yang ada di pucuk kubah. Mereka dengan bangga mengibarkan bendera RSS – Rashtriya Swayamsevak Sangh, ormas nasionalis Hindu terbesar di India.

Padahal belum kering airmata kita melihat penderitaan umat muslim di Palestina dan penyiksaan terhadap umat muslim di Uygur, kali ini darah umat muslim mengalir di jalanan New Delhi, India. Kemarin (26/02/2020), terjadi kerusuhan yang melibatkan kelompok Hindu dan Muslim. Sampai tulisan ini dibuat, menurut laporan suara.com, setidaknya 34 orang tewas akibat kerusuha…

(Video) HILMI - FPI Salurkan Bantuan 1 Ton Lebih Untuk Korban Kebakaran Di Toli-Toli Sulteng




Senin, 10 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kebakaran yang terjadi di Kampung Labuan, Kec. Baolan Kel. Sidoar, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah hingga saat ini masih membutuhkan bantuan.

Ketua DPW FPI Toli-Toli pun kembali melakukan pendataan ulang secara internal untuk memastikan kembali kondisi warga, “Sedikitnya 134 rumah dari 171 kk dan 684 jiwa menjadi korban dan menghabiskan pemukiman warga yang berada di RT, 09, 10, 11 di Kp Labuana. Data sementara ini akan bertambah mengingat warga yang masih mengungsi di rumah kerabat dan pengungsian,”

Menyikapi kabar tersebut, DPD HILMI FPI Sulawesi Tengah, melalui Sekretaris Daerahnya Sdr Mahmud Labudu dengan segera melakukan koordinasi kepada DPP HILMI FPI terkait kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan oleh para korban.

Sekitar 1.040 Kg atau 1 ton lebih, DPP HILMI FPI kirimkan bantuan untuk para korban kebakaran di Toli-Toli, yang terdiri dari 200 pcs Kain Sarung, 200 pcs Selimut, 200 pcs Tas sekolah, 400 Pakaian baru untuk pria dan wanita, 120 pcs pakain baru untuk anak-anak, 180 pcs mukena, 200 paket perlengkapan mandi, 100 pcs terpal, 180 pcs handuk serta 400 pcs pakaian dalam wanita.

“Alhamdulillah, hari ini kami kirimkan bantuan logistik, harapannya untuk meringankan beban para korban kebakaran yang ada di Toli-Toli,” Kata Ahmad Yani, Bendahara DPP HILMI FPI, Jum’at (07/02/2020).

Bantuan-bantuan tersebut pun dengan segera dibawah oleh Relawan DPP HILMI FPI, Sdr Ahmad Yani, Rio dan Hanif ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Jum’at (07/02/2020) dan diberangkatkan menggunakan pesawat Lion Air sekitar pukul 05.15 Wib, (08/02/2020).

Setibanya di Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie, barang bantuan langsung diterima oleh DPD HILMI FPI Sulawesi Tengah dan akan diberangkatkan menuju Toli-Toli.

“Insya Allah barang bantuan langsung kami bawa langsung ke Toli-Toli sekitar pukul 21:00 Wita,” Kata Sekda HILMI Sulawesi Tengah, Mahmud Labudu.(8/2/2020).

Perihal penyaluran yang akan disalurkan, Ketua Tanfidzi FPI Toli-toli menambahkan, “Rencananya beberapa bantuan seperti Peralatan Mandi, Tas Sekolah, Mukena, Baju Baru untuk Dewasa akan segera kami salurkan pada tahap pertama, sedangkan untuk Terpal, Selimut, dan Sarung akan kami salurkan setelah 14 hari pasca tanggap darurat Pemda setempat. Hal ini kami lakukan karna kekhawatiran adanya lonjakan kebutuhan karna adanya pemusatan bantuan ke titik tertentu sehingga perhatian ke daerah lain berkurang, maka kami dari DPW FPI Toli-Toli antisipasi hal itu terjadi dengan menyalurkannya secara dua tahap,” Pungkasnya.

Dipimpin langsung Sekretaris DPD HILMI FPI Sulawesi Tengah, Mahmud Labudu, barang bantuan tersebut diberangkatkan dari Palu menuju Toli-Toli sekitar pukul 22:30 Wita. Selama kurang lebih 14 jam mereka lakukan perjalanan untuk sampai ke tempat tujuan dengan dibantu beberapa Laskar FPI Sulawesi Tengah.

Tidak sampai disitu, relawan HILMI dan Laskar Sulawesi Tengah harus berjuang untuk menyampaikan amanat yang mereka emban, “Dalam perjalanan yang di lalui melintasi gunung tinombala yang menanjak sekitar 25 dan ekstrim dengan jarak kurang lebih 35 km, demikian itu terpaksa harus di tempuh hanya menggunakan 1 dan 2 parsneleng mobil,” Kata Mahmud Labudu.

Ia melanjutkan, “Sehingga para laskar yang menjaga logistik di belakang pickup harus tiarap untuk menjaga diri mereka dan menghindari agar jangan sampai terjungkal kebelakang dari badan pickup yang membawa logistik tersebut,”

Setibanya dilokasi, sekitar pukul 14:45 Wita, Tim langsung di arahkan ke posko bencana untuk unloading muatan bantuan logistik dari DPP HILMI yang kami bawa dari kota palu. Setelah semua muatan selesai mereka langsung di arahkan untuk beristirahat di sekretariat FPI Toli-Toli.

DPP HILMI FPI juga mengucapkan terima kasih kepada Staf dan Karyawan Lion Air yang turut membantu proses pengiriman terutama kepada Rubyntang Adri, Bang Ed, Bu Nila dan Kaha Surabaya yang ikut andil dalam penyaluran bantuan untuk korban kebakaran di kab Toli-Toli.

Narasumber : Sekretaris DPD HILMI Sulawesi Tengah, Mahmud Labudu, HILMI - FPI






Klik video:


Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…