Langsung ke konten utama

Featured Post

Omnibus Law, Politik Hukum Indonesia, Dan Keadilan Sosial

Sabtu, 22 Februari 2020

Faktakini.net

*OMNIBUS LAW, POLITIK HUKUM INDONESIA, DAN KEADILAN SOSIAL*
Munarman
Direktur An Nashr Institute

Dalam Prolegnas 2020 yang telah disepakati oleh Menkumham, Baleg DPR dan Panitia Perancang UU DPD RI tanggal 16 Januari 2016, memuat 4 RUU yang akan di bahas dengan *metode Omnibus Law* antara lain *RUU Kefarmasian, RUU Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan untuk Penguatan Perekonomian , RUU Cipta Lapangan Kerja dan RUU Ibukota Negara*, Daftar Prolegnas ini tentunya akan tetap dilanjutkan menjadi Prolegnas 2020.

Methode Omnibus law sendiri telah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Super Prioritas 2020. Presiden berharap DPR dapat menyelesaikan UU omnibus law dalam waktu 100 hari.


*COMMON LAW VS CIVIL LAW*

Omnibus Law ini adalah methode pembentukan UU yang biasa dilakukan di negara dengan sistem common law.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional pernah melontarkan tentang konsep omnibus law atau juga dikenal omnibus bill.…

(Video) FPI Kalsel Bantu Korban Banjir Di Kabupaten Tabalong




Jum'at, 7 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Beberapa tempat di kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Mengalami banjir akibat hujan deras yang cukup lama, Awal kejadian pada Rabu, 5 Februari 2020, Sampai sekarang masih merendam puluhan rumah warga

Perkembang situasi banjir terus meningkat, khususnya dikawasan tengah daerah tersebut, Sebelumnya, Banjir sendiri cukup dalam terjadi diwilayah utara Tabalong. Namun, Kini mengalir ke bagian tengah

Kondisi paling parah terjadi di dua RT di Desa Nawin Kec Haruai. Yakni RT.1 dan RT.2 ketinggian banjir mencapai atap rumah mereka, Warga sudah di evakuasi ke tempat lebih aman

Pasca mendapat info banjir diwilayah tersebut, Para anggota FPI Kal-Sel, Turunkan sejumlah laskar dan anggota FPI dari Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST), dan Balangan untuk membantu korban banjir

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir, Front Pembela Islam (FPI) ikut terjun membantu masyarakat dalam mengevakuasi dan membantu korban pengungsi di sejumlah wilayah.

"Laskar FPI dan juga pengurus di semua tempat bahu-membahu dengan peralatan yang seadanya berupaya meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah,  Kami juga berusaha sekuat tenaga menyelamatkan masyarakat yang terancam akibat bencana tersebut" ungkapnya.

Meski masih berada di Arab Saudi, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) tetap memperhatikan kondisi tanah air.

Dalam situasi banjir saat ini, HRS menginstruksikan kepada seluruh anggota FPI untuk terjun membantu korban bencana yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Seluruh pengurus dan laskar serta anggota FPI wajib peduli dan berpatisipasi di setiap lokasi musibah dan bencana, bantu semua korban tanpa memandang suku dan agama,” ujar HRS melalui pesannya, Rabu (1/1/2020).

Kata HRS, membantu saudara yang sedang kesulitan adalah sebuah kewajiban. “Jangan sekali-kali menganggap musibah yang menimpa saudara kita sebagai beban kita, tapi itu adalah kewajiban kemanusiaan,” tandasnya.

Dikatakan, bahwa DPW FPI Kal-Sel Insya Allah akan terus turun ke jalan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang terkena Musibah Bencana Alam

Aksi siaga bencana seperti ini memang telah dilakukan FPI di seluruh wilayah Indonesia dan di semua lokadi bencana yang ada.

Salah seorang warga yang mewakili mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh anggota FPI yang telah bersedia menyisihkan waktunya untuk datang dan menyalurkan sembako untuk  korban Banjir, dan semoga FPI selalu eksis dalam membantu di setiap bencana, dan Moment ini sekaligus ajang untuk menjalin tali silaturahmi ke Masyarakat agar ukhuwah Islamiyah tetap terjaga. Semoga Allah selalu melimpahan Rahmat-nya dan tetap istiqomah dalam melakukan kebaikan terhadap sesama, Aamiin Allahumma Aamiin, Dan kami tidak dapat membalas kepedulian FPI yang telah memperhatikan warga serta membantu membersihkan rumah warga yang tertimbun sampah dan lumpur

Semoga Amal Baik Dari Semua Pihak yang membantu dengan keikhlasan dan perjuangan Para Mujahid semuanya Tercatat Menjadi Amal Ibadah dan Pahala kelak di akhirat dan Semoga tetap istiqomah menjadi pelayan umat dan pembela agama, Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamin

Sumber: mediafpibanjarbaru.com








Klik video:

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…