Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Kesaksian Pak Asmawi Penggali Jenazah Korban PKI Di Lobang Buaya: Jempol Kaki Yang Pertama Saya Pegang

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kesaksian Pak Asmawi salah satu penggali Lobang Buaya di lokasi pembantaian para Jendral oleh PKI tahun 1965 saat diwawancarai oleh bapak-bapak TNI: jempol kaki yang pertama saya pegang.

Klik video:

Klik video:






(Video) Dihujat Dan Dihina Haters Betina Dengan Sebutan Anjing, Anies Hanya Tertawa


Jum'at, 7 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pemberitaan soal Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang dihina mirip kodok oleh seorang perempuan menyita perhatian publik. Risma yang tidak terima dengan sebutan itu langsung melaporkan ke polisi. Pelakunya bernama Zikria Dzatil dibekuk polisi di kediamannya di Bogor, Jawa Barat.

Dilansir vivanews, dari deretan pejabat, baru Risma saja yang diketahui melaporkan penghinaan ini ke polisi. Sejumlah pejabat negara pernah menjadi bulan-bulanan warga yang tidak suka, sebut saja Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono SBY. Ayah Agus Harimurti Yudhoyono itu memilih tidak memperkeruh suasana dan melaporkan ke polisi.

Tak hanya SBY, baru-baru ini ada sebuah video yang memperlihatkan emak-emak tengah berdemo di suatu tempat. Dan yang menjadikan video itu viral lantaran emak-emak tersebut menghina Gubernur DKI Jakart Anies Baswedan dengan sebutan binatang anjing.

Video yang diunggah Mantan Kepala Staf TNI Suryoprabowo melalui akun Instagramnya @suryoprabowo2011 memperlihatkan reaksi Anies yang santai bahkan terbahak.

“Huahahhahahahahhaah,” reaksi Anies sambil kaget dan mengelus dada.

Video ini mendapat banyak komentar dari warganet. Bahkan dari mereka membandingkan sikap Anies dan Risma yang jauh berbeda. Anies tertawa terbahak sedangkan Risma marah dan tidak terima.

Tak hanya itu, Anies juga kerap dihujat dan dihina dengan sebutan onta Arab, kadal gurun dan sebagainya oleh para pembencinya.

Sebelumnya, mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu juga mengakui pernah mengalami hal serupa yaitu penghinaan di media sosial.

Said Didu merasa apa yang dialaminya jauh lebih berat dibanding apa yang menimpa politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut. Sebab, dia dikatai orang sebagai monyet.

“Apa Ibu Risma bisa membantu saya bagaimana caranya agar orang ini bisa juga ditindak seperti orang yang menghina Ibu? Ibu dikatakan kodok – ini saya dikatakan monyet. Ini lebih parah. Saya akan laporkan orang ini untuk menguji bagaimana penegakan hukum di negeri ini,” kata Said Didu melalui akun Twitternya, @msaid_didu, dikutip VIVAnews, Kamis, 6 Februari 2020.

Said Didu juga memposting orang atau akun yang menghinanya tersebut yaitu @AbhizarKakek. Dia menuliskan: “Ini monyet bicara apa sih, Maaf terpaksa alu bilang kau monyet dgn logika ku ubtuk mendeskripsikan tentang kau @msaid_didu. (Siti Ruqoyah/red)

Sumber: radarpagi.com

Klik video:

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: