Langsung ke konten utama

Featured Post

Epidemiolog: Kalau Hanya Jakarta yang Bekerja, Akan Susah Menangani Covid-19

Selasa, 29 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menyebut Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh DKI Jakarta akan sulit mengingat tidak adanya dukungan penuh dari daerah sekitar DKI.

Dilansir dari Cnnindonesia.com, Dicky menuturkan PSBB Jilid II DKI memang berdampak pada penurunan kasus. Akan tetapi, dia mengatakan hal itu belum signifikan. Mengingat tidak adanya dukungan daerah sekitar.

Lebih lanjut, Dicky mengatakan intervensi dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 masih belum merata. Ia melihat masih banyak daerah yang bersebelahan dengan Jakarta atau kota besar di Indonesia masih mengabaikan intervensi.

"Ini berdampak signifikan, katakanlah Pulau Jawa ini untuk mengendalikan pandemi. Karena interkonektivitas antara berbagai wilayah Jawa ini mau tidak mau membuat mobilitas orang-orang ini membawa virus, kasus impor istilahnya," katanya seperti dikutip dari cnnindonesia.com, Senin (28/…

Relawan FPI Masih Terus Membantu Di Lokasi Kebakaran Toli-Toli Sulteng


Kamis, 13 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Musibah yang membumi hanguskan kota cingkeh (2/2/2020) di pelabuhan empang kecaman sidoarjo, kelurahan baolan kab.Toli-toli masih menyisahkan luka bagi sebagian warga pelabuhan empang tolitoli, karena  rumah yang selama ini di huni puluhan tahun bersama keluarga harus hilang hingga rata dengan tanah hanya dalam waktu semalam di karenakan amukan si jago merah.

Dewan Pimpinan Wilayah  Front Pembela Islam Kabupaten (DPW-FPI) Toli-Toli yang di pimpin oleh Ustadz Andi Hamka palewai selaku ketua DPW-FPI Toli - Toli , terhitung dari hari  pertama  sampai memasuki hari ke sebelas pasca kejadian. bersama relawan tidak henti-hentinya memberi perhatian kepada pengungsi antara lain membuka dapur umum. Serta membangun posko  tepat di area kebakaran dengan  harapan para pengungsi nantinya bisa mendapatkan akses bantuan dengan cepat.

Ustadz Andi Hamkah juga menuturkan "Untuk memenuhi ke inginan para pengungsi yang kita tau bersama telah kehilangan tempat tinggal.

Rencananya DPW FPI Toli-Toli bersama Relawan Hilmi akan membuatkan beberapa MCK di sekitar lokasi musibah kebakaran dan juga akan membangun tenda
Hunian sementara yang telah di siapakan oleh DPP-HILMI dan DPD FPI Sulteng yang berjumlah 100 tenda hunian. nantinya tenda tersebut akan di bangun setelah para pengungsi di data terlebih dahulu oleh RW.setempat dan setelah itu tenda hunian yang akan di tempati oleh pengungsi akan di masukan berbagai perlengkapan seperti, selimut, baju bayi, Handuk dan bahan pokok lainnya", tutupnya.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …