Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Kesaksian Pak Asmawi Penggali Jenazah Korban PKI Di Lobang Buaya: Jempol Kaki Yang Pertama Saya Pegang

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kesaksian Pak Asmawi salah satu penggali Lobang Buaya di lokasi pembantaian para Jendral oleh PKI tahun 1965 saat diwawancarai oleh bapak-bapak TNI: jempol kaki yang pertama saya pegang.

Klik video:

Klik video:






Politisi Demokrat Hajar Akun Penebar Hoax Bahwa 'Gubernur Sumut Larang Umat Kristen Makan Babi'


Rabu, 12 Februari 2020

Faktakini.net

Kematian ribuan babi mati di Sumatera Utara, yang diduga akibat virus kolera babi dan demam babi Afrika (African Swine Fever atau ASF) telah membuat warga dan Pemprov Sumatera Utara resah....

Akibatnya, Pemprov pun memutuskan  untuk memusnahkan ternak yang terinfeksi....

Oleh sejumlah kelompok oportunis, keputusan Pemprov itu dipelintir sebagai bentuk politik agama untuk melarang warga Sumatera Utara mengkonsumsi babi...

Di lini masa Twitter, provokasi itu dimunculkan sebuah akun pendukung Jokowi....

Provokasi murahan ini pun segera mendapat respon keras warganet....

Bahkan warganet yang berasal dari Sumatera Utara pun turut angkat bicara....

Mas Yusuf, jika anda ingin terlibat di kasus ini tulislah sesuai fakta yg ada....

Demo ini soal 'pemusnahan'....

Tidak ada 'melarang makanan babi'! Cc @RahmayadiEdy....

Masalah sdh panas gini jgn lagi anda provoke ke level lebih tinggi dgn isu mengada-ngada. Ribuan yg baca twitt anda ini....

https---t.co-A4l1li2ZOe — JANSEN SITINDAON (@jansen_jsp) February 11, 2020Gedek bgt sama buzzer bgst kekgini....

Semua dibuat keruh, bawa isu agama lah, politik lah, padahal kami yg di medan ngerti masalahnya dan adem adem aja....

Udah jelas itu semua karena banyak babi yg mati akibat virus kolera dan banyak bangkai babi yg berserak dijalanan. https---t.co-uSMxkoeugS — kopi dingin (@mhmmddsiddiq) February 11, 2020 'Jadi bukan berarti warga sumut ga boleh makan babi dan pelihara babi lagi ajg! Buzzer kekgini sebenarnya yg bisa merusak persatuan, kesel bgt aku,' tambah @mhmmddsiddiq....

Sebelumnya, diketahui massa menggelar demonstrasi 'save babi' di depan DPRD Sumatera Utara (Sumut), Senin 10 Februari 2020....

Massa yang berdemo membawa spanduk bertuliskan 'Gerakan aksi damai non politik #savebabi....

Tolak pemusnahan babi di Sumatera Utara'....

Mereka juga menggelar orasi dan bernyanyi....

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …