Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Kesaksian Pak Asmawi Penggali Jenazah Korban PKI Di Lobang Buaya: Jempol Kaki Yang Pertama Saya Pegang

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kesaksian Pak Asmawi salah satu penggali Lobang Buaya di lokasi pembantaian para Jendral oleh PKI tahun 1965 saat diwawancarai oleh bapak-bapak TNI: jempol kaki yang pertama saya pegang.

Klik video:

Klik video:






Pernyataan Damai Lubis Terkait Pernyataan Wahyu Setiawan Yang Mengaku Kenal Hasto



Kamis, 6 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan merampungkan pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 5 Februari 2020. Wahyu yang statusnya sebagai tersangka diperiksa sebagai saksi.

Usai diperiksa, Wahyu mengaku dicecar oleh penyidik mengenai sosok dan hubungannya dengan tersangka lain yang masih buron, Harun Masiku. Namun, ia menyebut tak mengenal Harun, melainkan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.

"Hari ini saya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka pak Harun Masiku. Saya ditanya banyak sekali terkait apakah saya kenal dengan Pak Harun Masiku atau tidak, kenal dengan Pak Hasto atau tidak. Ya, saya jawab apa adanya bahwa saya tidak kenal Pak Harun Masiku dan saya mengenal Pak Hasto," kata Wahyu di kantor KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu petang.

Terkait pengakuan Wahyu Setiawan itu, Damai Hari Lubis Ketua Aliansi Anak Bangsa (AAB) turut angkat bicara.

"Andai benar pengakuan ini dibuat WS dihadapan penyidik KPK dalam BAP, maka Hasto sulit terlepas dari dugaan keterlibatannya dalam perkara suap korupsi,  bila disanding dengan pengakuan Saiful Bahri yang mengaku uang diterimanya dari Hasto?", ujar Sekretaris Dewan Kehormatan DPP. KAI (Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia) itu.

"Juga jawaban WS menjadikan testing kejujuran atau keseriusan KPK dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya selaku lembaga anti rasuah dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Sehingga kepercayaan masyarkat terhadap KPK terbangun kembali bukan semakin ambrol", lanjut Damai melalui pernyataan tertulis yang diterima Redaksi Faktakini.net ,Kamis (6/2/2020)

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: