Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Karimun Kepri Semprot Disinfektan Di Masjid, Ponpes, Panti Asuhan Dan Pemukiman Warga

Ahad, 29 Maret 2020

Faktakini.net, Jakarta - Penyebaran virus Covid-19 (Corona) yang berasal dari Wuhan di Cina, terus menyebar ke banyak negara termasuk Indonesia, dan telah menimbulkan banyak korban jiwa.

Dalam upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, FPI Karimun kepulauan Riau melaksanakan penyemprotan, termasuk hari ini Ahad (29/3/2020)

Berikut laporan dari FPI Karimun

ASSALAMMULAIKUM WARAHMATULLAH WABAROKATUH
ALHAMDULILAH, ALLAHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WAALA ALI SAYYIDINA.

IZIN MELAPORKAN
KAMI DARI,
*DPW FPI KARIMUN*
*KEPULAUAN RIAU*

TELAH MELAKSANAKAN BAKSOS(BAKTI SOSIAL)
PENYEMPRTOAN DISINFECTANT, KE

1.MASJID/TEMPAT IBADAH
2.PONDOK PESANTREN
3.PANTI ASUHAN
4.PEMUKIMAN WARGA.

GUNA MEMUTUS MATA RANTAI WABAH COVID-19, YG SAAT INI SUDAH MENJADI PANDEMI DI INDONESIA

ADAPUN KEGIATAN KAMI TELAH TERSELENGGARA, SELAMA 5 HARI TERHITUNG TANGGAL
24/29 MARET 2020.

DEMIKIAN YG DAPAT KAMI LAPORKAN,

TTD
(DEWAN TANFIDZI FPI KARIMUN).




Klik video:


HILMI - FPI Dampingi Bocah Usia 8 Tahun Di Garut Jalani Operasi Otak Akibat Kebocoran Jantung



Kamis, 6 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Bocah perempuan bernam Elsawiah yang baru berusia 8 tahun merupakan putri dari pasangan bapak Endang dan Ibu Rodiah, warga kp. Sukaresmi desa Cintanagara kec. Cigedug kab Garut.

Kepada orangtuanya, ia sering mengeluhkan sakit kepala, badnanya lesu dan sakit-sakit, kukunya terlihat membiru.

Bapak Endang berprofesi sebagai kuli serabutan dan istrinya hanya sebagai ibu rumah tangga. Karena tidak memiliki biaya, kedua orangtua Elsa lebih memilih untuk merawatnya dirumah sehingga Ia tidak mendapatkan tindakan medis yang semestinya.

Walaupun terdaftar sebagai peserta BPJS PBI, mereka mengaku terbebani dengan biaya lainnya jika harus dirawat di Rumah Sakit.

Berkat kerjasama HILMI Kab. Garut, DPC FPI Cigedug, dan DPW FPI Garut, akhirnya membawa pasien RSUD Dr slamet Garut dan dirawat selama 9 hari.

Selama perawatan HILMI FPI terus melakukan pendampingan. Karena keterbatasan peralatan medis, dokter yang merawatnya merujuk ke RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah pulang pergi menjalani berbagai pemeriksaan rontgen, EKG dan beberapa kali dirawat karena kondisinya sering drop, akhirnya Elsa diputuskan untuk menjalani operasi mengeluarkan cairan yang ada dikepalanya.

Saat ini kondisinya sudah semakin membaik pasca operasi yang dijalaninya, sambil menunggu tindakan lanjutan untuk mengatasi kebocoran dijantungnya.

Semoga Elsawiah segera sembuh agar bisa bermain bersama teman-teman sebayanya.

Sumber: HILMI - FPI

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…