Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Kesaksian Pak Asmawi Penggali Jenazah Korban PKI Di Lobang Buaya: Jempol Kaki Yang Pertama Saya Pegang

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kesaksian Pak Asmawi salah satu penggali Lobang Buaya di lokasi pembantaian para Jendral oleh PKI tahun 1965 saat diwawancarai oleh bapak-bapak TNI: jempol kaki yang pertama saya pegang.

Klik video:

Klik video:






Gubernur Anies Persilahkan Rumah Dinasnya Dipakai Untuk Majelis Taklim



Rabu, 11 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempersilakan warga DKI Jakarta untuk menggunakan rumah dinasnya di Jl Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat sebagai tempat majelis taklim.

“Setiap pekan, tiga hingga empat kali rutin majelis taklim diadakan di rumah dinas ini, rumah kita bersama secara bergilir,” ungkap Anies usai menghadiri pengajian Pengurus Besar Wanita Al Irsyad Al Islamiyah, Selasa (11/2/2020), seperti dilansir Republika.co.id.

Anies mengatakan, biasanya untuk siang hari majelis taklim diadakan untuk ibu-ibu, sedangkan di malam hari untuk bapak-bapak. Warga DKI Jakarta yang memiliki majelis taklim bisa bergantian mengadakan pengajian di rumah dinas gubernur ini.

Seperti hari ini, Selasa (11/2/2020) Pengurus Besar Wanita Al-Irsyad menggelar kajian rutin dengan tema “Mengenal dan Memahami Bahasa Cinta Pasangan Hidup” yang menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan. Ketua PB Al Irsyad Fahimah Askar berharap, Pemprov DKI dapat memfasilitasi kajian rutin PB Wanita Al Irsyad setiap tiga bulan sekali dengan topik-topik terkini.

Anies berharap seluruh warga DKI Jakarta dapat memanfaatkan secara maksimal fasilitas yang disediakan pemerintah sejak dia menjabat. Terlihat karpet merah terhampar memenuhi lantai ruangan yang sengaja disiapkan Anies dua tahun lalu.

Selain warga dapat memanfaatkan fasilitas yang ada, Anies juga berharap kajian yang diadakan rutin dapat memperkuat silaturahim. Tidak hanya itu, masyarakat juga bisa mengunjungi langsung rumah dinas tersebut untuk berbagi pengalaman.

Saat menghadiri kajian ini, Anies juga menyempatkan memberikan informasi terkini mengenai program kerjanya yang sedang berjalan. Anies menyampaikan perkembangan mengenai penanganan banjir, revitalisasi Monas, kegiatan internasional Formula E, hingga pengenalan aplikasi untuk memantau harga kebutuhan pokok di pasar.

Sumber: suaraislam.id

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …