Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Bondowoso Renovasi MCK Umum Di Lokasi Banjir Bandang Dusun Kampung Baru Ijen

Senin, 17 Februari 2020

Faktakini.net, Bondowoso - Pasca musibah banjir bandang beberapa waktu yang lalu, Relawan FPI Bondowoso masih terus membantu warga terdampak setempat. kali ini merenovasi kamar mandi dan MCK yang kurang layak di Dusun Kampung Baru, Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa timur, pada Ahad siang (16/2/2020).

Pembangunan tersebut dilakukan sejak hari Sabtu kemarin hingga hari ini oleh puluhan anggota FPI Bondowoso, pembangunan sudah mencapai 50%.

Menurut ustadz Mukhlis, Kegiatan tersebut, merupakan program lanjutan dari DPD HILMI-FPI Jawa timur yaitu membangun 7 titik MCK dan 1 Rumah layak huni untuk warga kurang mampu korban banjir bandang ditempat tersebut.

"Ini program sosial lanjutan kami yang belum rampung pasca banjir bandang kemarin, membangun 7 titik MCK dan 1 Rumah layak huni." tutur Ustadz Mukhlis ketua HILMI Bondowoso. (ns)












FPI Sumut Serahkan Rumah Layak Huni Kepada Kaum Dhuafa Di Desa Sei Sijenggi


Sabtu, 8 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pengurus DPW Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara bersama sayap juangnya DPD Hilal Merah Indonesia (HILMI) Sumut menyerahkan 1 rumah layak huni yang baru dibedah, kepada seorang warga Dusun I Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagei, Sumatera Utara, Rabu (5/2).

Bantuan rumah layak huni tersebut langsung diterima oleh Titin Melani, 36, janda beranak 4 ini disaksikan Kepala Desa Sei Sijenggi Sutarman.

Ketua DPD FPI Sumut Habib Hud Alattas menyebutkan, selama bertahun-tahun Titin Melani tinggal bersama 4 anaknya pasca berpisah dengan suaminya dan menghidupkan kebutuhan anak-anaknya dengan bekerja di warung milik orang lain dengan penghasilan Rp 600 ribu per bulan.

“Rumah yang ditempatinya selama ini tidak layak huni. Berdinding papan yang sudah lapuk dan keropos serta atap seng yang sudah bolong-bolong. Sekarang sudah ‘dibedah’ menjadi semi permanen,” ujar Ketua DPW FPI Sumut Habib Hud Alattas didampingi Ketua DPD HILMI Sumut Husni Hasan kepada Tim Media, Rabu (5/2/2020).

Menurut Habib Hud Alattas, setelah menempati rumah yang layak huni tersebut, semoga kehidupan keluarga Titin Melani bisa lebih aman dan nyaman setiap harinya.

Sementara itu, Ketua DPD HILMI Sumut Husni Hasan menambahkan, rumah Titin Melani berada di pinggiran jalan lintas sumatera (jalinsum). Sebelumnya, rumah tersebut tak layak huni.

“Berawal dari laporan masyarakat ke DPP FPI,lalu dintindak lanjuti DPP HILMI dgn meminta DPD HILMI SUMUT mendatangi pemilik rumah dan bertemu langsung dengan Titin Melani akhirnya kami berkesimpulan rumah tersebut tak layak huni dan harus dirubuhkan dan dibuat bangunan barunya,” ujar Husni.

Dijelaskan Husni, selama 9 hari sejak (28/01/2020), akhirnya relawan FPI dan HILMI berhasil membangun rumah baru dan layak huni buat keluarga Titin Melani.

Husni Hasan juga menjelaskan kiprah FPI Sumatera Utara dan sayap juangnya terkait Bedah Rumah yang dilakukannya, juga rencana-rencana yang akan dilaksanakan kedepannya, “Sebelumnya, FPI dan DPD HILMI Sumut telah membangun rumah layak huni 22 unit untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanahkaro, 24 unit rumah di Kabupaten Langkat dan 1 unit rumah di Tebingtinggi baik Muslim maupun Non-Muslim kami perbaiki rumahnya. Setelah menyelesaikan bedah rumah yang berada di Kabupaten Serdang Bedagai ini total 48 unit rumah yang berhasil kami bedah, rencananya kami DPD HILMI FPI Sumatera Utara akan berlanjut ke Kota Binjai untuk melakukan bedah rumah kembali disana,”

“Setelah menyelesaikan bedah rumah di Perbaungan ini, DPD HILMI akan melaksanalan bedah rumah di Kota Binjai,” sebut Husni.

Selama proses bedah rumah tersebut, tambah Husni, FPI Sumut juga menyiagakan 1 unit mobil ambulans dan keberadaan mobil ambulans tersebut telah dimanfaatkan oleh warga kampung tersebut.

Sementara itu, Titin Melani mengaku terharu melihat rumahnya sudah berubah dan sekarang layak huni.

“Terimakasih FPI dan HILMI Sumut yang telah merubah rumah saya menjadi layak huni,” tutur Titin sembari tak kuasa menahan rasa harunya.

Titin Melani adalah ibu rumahtangga yang selama ini bekerja di warung penjualan dodol dengan penghasilan Rp650 ribu per bulan di jalinsum Bengkel, Perbaungan.

Sedangkan Kepala Desa Sei Sijenggi Sutarman mengaku sangat berterimakasih kepada Ketua FPI Sumut dan HILMI Sumut yang sangat peduli dengan kondisi warganya sekaligus membuat rumah baru buat warganya.

“Selama ini banyak lembaga atau instansi yang datang melihat kondisi rumah warganya ini namun tidak ada realisasinya. Setelah FPI dan HILMI datang, langsung komit membedah rumah tersebut dan sekarang telah layak huni,” ujar Sutarman.

Sutarman berharap agar aksi peduli sosial FPI dan HILMI Sumut terus berkesinambungan.

FPI Sumatera Utara juga mengucapkan terima kasihnya atas kegigihan para relawan Hilal Merah Indonesia yang selama proses pembangunan rela menginap dilokasi, juga kepada para donatur khususnya Sdr Diqi yang membantu hampir 100% dalam pembangunan rumah yang berada di Kabupaten Serdang Bedagai ini.

Sumber: HILMI - FPI



Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…