Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Kesaksian Pak Asmawi Penggali Jenazah Korban PKI Di Lobang Buaya: Jempol Kaki Yang Pertama Saya Pegang

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kesaksian Pak Asmawi salah satu penggali Lobang Buaya di lokasi pembantaian para Jendral oleh PKI tahun 1965 saat diwawancarai oleh bapak-bapak TNI: jempol kaki yang pertama saya pegang.

Klik video:

Klik video:






FPI Sulteng Sigap Datangi Lokasi Kebakaran Dan Pengungsian Warga Di Toli-Toli


Senin, 10 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Toli-toli menyisahkan keresahan setelah tanggal 2 Februari 2020 terjadi kebakaran yang menghanguskan ratusan Rumah warga Dan 1 korban jiwa.

Hari Senin (10/2/2020) HILMI-FPI sulteng bersama DPW FPI TOLI2 survey perumahan yang terbakar di toli2 Dan warga yang saat ini sedang mengungsi di tenda.

"Setelah Hari ahad tanggal 9 Februari 2020 kemarin kami sampai di toli-toli, kami langsung di arahkan ketua dpw fpi toli2 untuk beristirahat kemudian besoknya kami langsung survei lokasi kebakaran di dampingi oleh ketua dpw fpi toli2 Dan Pak RW (zulkaidar).", ujar pengurus FPI Sulteng.

"Dengan kedatangan kami survey di tenda pengungsian warga, warga sangat berterimakasih karna adanya relawan yang mau turun langsung meninjau lokasi mereka. Adapun kebutuhan mereka menurut ustadz Andi Hamka selaku ketua DPW FPI TOLI2 adalah perlengkapan dapur. selain Dari itu ketua dpw fpi toli2 menekankan untuk membuat hunian sementara untuk para pengungsi di sekitaran lokasi kebakaran dengan menggunakan terpal yang di kirim Dari DPP HILMI-FPI pusat berjumlah kurang lebih 100 lembar Dan kebutuhan untuk mendirikan tenda hunian sementara tersebut adalah berupa kayu ukuran 5 x 7 tutup ustadz Andi Hamka ketua DPW FPI TOLI2."

DPD FPI SULTENG juga melakukan penyerahan bantuan berupa handuk, tas sekolah anak2, selimut, perlengkapan Mandi celana dalam pria/wanita, baju kaos wanita Dan juga terpal secara simbolis yang selanjutnya akan di lanjutkan oleh dpw fpi toli2 beserta Dana untuk membantu kebutuhan pengungsi yang di terima oleh ketua dpw fpi toli sebesar 5 juta"

Selanjutnya Tim DPD FPI SULTENG bersama laskar akan Kembali ke sekretariat DPD FPI SULTENG pada Hari senin (10/2/2020) pada pukul 12:30.

"Dalam proses survei di lokasi kebakaran kami di pimpin SEKDA DPD FPI SULTENG Ustadz Mahmud sy Labudu  dengan jumlah LASKAR 10  dan 1 mujahidah", tutupnya.







Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …