Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan FMI Tentang Ancaman Teror Terhadap Akademisi Dan Mahasiswa UGM

Selasa, 2 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan FMI Tentang Ancaman Teror Terhadap Akademisi Dan Mahasiswa UGM

Tegas! Sekum FPI Kritik Luhut Dan Mahfud Tidak Galak Ke Cina Soal Natuna



Sabtu, 4 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Nyata terlihat sikap pemerintah Indonesia sangat lunak terhadap pemerintah Cina. Bungkam saat Muslim Uighur didzalimi, dan kini juga terkesan lembek dalam soal pulau Natuna yang jekss-jelas wilayah NKRI sejak dulu.

Sikap Pemerintah China yang mengklaim Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di Natuna dengan membiarkan kapal-kapal nelayan dari negara tersebut menangkap ikan menuai protes dari rakyat Indonesia. Apalagi, pejabat pemerintah RI yang tak galak dan lunak dalam polemik ini.

Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Haji Munarman menyindir ketegasan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD serta Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Ia mempertanyakan sikap keduanya yang merupakan dua pejabat tinggi negara.

"Rakyat Indonesia bertanya, apakah sikap kedua pejabat tinggi Indonesia tersebut cinta NKRI? Apakah sudah sesuai UUD 45 dan Pancasila?" kata Ustadz Munarman, dalam keterangannya, Sabtu, 4 Januari 2020.

Dia mengkritisi sikap yang tak tegas soal Natuna seperti menggadaikan kedaulatan ke China. Berbeda dengan ketegasan pemerintah ketika menghadapi polemik dengan rakyatnya sendiri yang sebagian umat Islam.

"Kok kedaulatan negara digadaikan ke China? Kok tidak seganas ucapan dan tindakannya ketika yang dihadapi rakyat sendiri dan umat Islam?" ujar Ustadz Munarman.

Kemudian, sebagai rakyat, ia bertanya apa kemungkinan Luhut dan Mahfud sudah menjadi agen China.

"Apa sudah jadi double agent RRC? Apa karena visi bos besar harus bersikap ramah pada RRC yang komunis? Rakyat bertanya ini," tuturnya.

Sebelumnya, Mahfud bilang pemerintah China melanggar ZEE di Perairan Natuna. Menurutnya, China tak bisa asal mengklaim zona itu sebagai wilayahnya.

"Secara hukum China tidak punya hak untuk mengklaim itu, karena Indonesia tidak punya konflik perairan, tumpang tindih perairan Indonesia tidak punya," kata Mahfud di kantornya, Jakarta, Jumat 3 Januari 2020.

Maka itu, kata dia, Indonesia akan mempertahankan ZEE di kawasan Laut Cina Selatan. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui langkah diplomasi yang dipimpin Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Langkah diplomasi tersebut diantaranya memanggil Dubes China untuk Indonesia. Dan Mahfud menyerahkan semua kepada Menlu yang melakukan dialog dengan Dubes Cina.

Anehnya lagi, Luhut Pandjaitan meminta persoalan di Natuna dengan China jangan diributkan. Bagi dia, jika makin ribut nanti dikhawatirkan akan membuat investasi terganggu.

"Ya makanya saya bilang jangan ribut. Untuk apa kita ribut yang enggak perlu diributin, bisa ganggu," ujar Luhut di Jakarta, Jumat, 3 Januari 2020.

Foto: Haji Munarman

Sumber: vivanews.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…