Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) FPI Banten Serahkan Kunci Musholla Di Mauk Yang Telah Mereka Perbaiki

Sabtu, 18 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah pada hari ini, Sabtu (18/1/2020) malam HILMI DPD FPI Banten melalui HILMI dan DPW FPI Kabupaten Tangerang melakukan peresmian dan penyerahan kunci Pembangunan Musholla Nurul Jabhah Kp.Buaran Jambu-Desa Tanjung anom-Kec Mauk-Kab Tangerang, Provinsi Banten.

Musholla tersebut Rusak total akibat Hujan Deras dan angin Puting Beliung yang terjadi pada hari Kamis 12 Desember 2019

Peresmian dan penyerahan kunci Kepada Tokoh masyarakat setempat langsung di Pimpin oleh Ketua DPD FPI Banten KH.Muhammad Fakhrurozy di dampingi Ketua DPW FPI Kab Tangerang Habib Hasan Alkaf & Ketua HILMI DPW FPI Kab Tangerang Ust Dede Winata yang di hadiri Juga oleh Masyarakat Serta Pengurus & Laskar FPI Kab Tangerang

Sebagaimana diketahui begitu bencana banjir dan longsor melanda Banten, akibat hujan deras dengan pada hari Selasa (31/12/2019) dan Rabu (1/1/2020) dengan sigap Imam DPD FPI Banten KH Abuya Qurthubi Jaelani menginstruksikan seluruh …

Tak Terima Dituduh Mencuri, Santriwati Di Tasikmalaya Demo Di Indomaret Manonjaya




Jum'at, 3 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Seluruh santriwati Pondok Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya, Jawa Barat mengepung Indomaret Manonjaya, Jumat (3/1) pagi. Diperkirakan ada ratusan santriwati yang melakukan unjuk rasa di depan minimarket itu.

Unjuk rasa itu adalah buntut dari karyawan Indomaret Manonjaya menuding 4 santriwati Ponpes Miftahul Huda mencuri pada Kamis (2/1/2020).

Para santriwati ini menuntut petugas Indomaret meminta maaf secara langsung kepada para santriwati dan Ponpes Miftahul Huda atas tudingan yang tak berdasar. Sementara itu, saat aksi berlangsung, Indomaret dalam kondisi tutup.

"Perbuatan petugas (karyawan) Indomaret telah semena-mena menghina santriwati. Hal tersebut membuat kemarahan santriwati lainnya," ujar salah seorang orator aksi.

Aksi para santriwati itu sudah mendapat restu dari pengurus Pondok Pesantren Miftahul Huda KH. Ujang Surahman. Ujang mengatakan perlakuan karyawan Indomaret telah mencederai santri. Ujang menuntut manajemen Indomaret meminta maaf di media lokal dan nasional secara terbuka.

"Miftahul Huda bukan hanya berbicara Tasikmalaya atau Jawa Barat. Namun di seluruh Indonesia terdapat alumni Miftahul Huda. Dikhawatirkan, ketika mendengar kasus ini, akan terpancing emosinya dan melakuan reaksi," ujar Ujang.

Ujang mengimbau bagi para santri dan santriwati jangan melakukan tindakan di luar batas. Meski merasa sakit hati atas perlakuan karyawan Indomaret, Ujang meminta santri tetap tenang dan tidak berbuat gegabah.

"Perlihatkan bahwa santri itu memiliki wibawa," ujar dia. "Kami yakinkan bahwa Miftahul Huda itu satu komando di bawah arahan pimpinan. Jadi jika ada tindakan di luar komando, itu pastikan bukan dari Miftahul Huda dan silahkan pihak penegak hukum memprosesnya".

Unjuk rasa itu adalah dampak dari kejadian Kamis (2/1) Sore pukul 16.00 WIB. Saat itu empat santriwati Miftahul Huda digeledah usai belanja di Indomaret Manonjaya.

Empat santriwati itu dituding mencuri sejumlah barang di Indomaret. Pengasuh Ponpes Manonjaya, K.H Dodo Aliyul Murtadlo, mengungkapkan, saat itu empat santriwati hendak membeli keperluan perempuan dan sejumlah makanan. Ketika masuk ke minimarket, tatapan petugas sudah menunjukkan kurang bersahabat.

"Meski demikian, keempatnya tidak ambil pusing kemudian mutar-mutar di lorong rak pajangan makanan dan keperluan lainnya. Setelah beres memilih kebutuhan, keempatnya hendak bayar di kasir. Namun, bukannya dilayani, malah digeledah dan dituduh telah mengambil beberapa barang," ujar Dodo.

Situasi saat itu menjadi tak karuan. Santriwati yang digeledah menjadi pusat perhatian warga yang hendak berbelanja. "Petugas kasir kurang ramah dan menuduh santriwati yang lain-lain. Ini sudah jelas penghinaan," katanya.

Dodo mengatakan pada saat itu, pihak pesantren langsung mendatangi Indomaret dan meminta membuka rekaman CCTV. Dia ingin mengecek apakah santriwatinya itu benar berniat mencuri atau tidak.

"Namun di CCTV, tidak terbukti bahwa santri saya mengambil barang," ujarnya.

Usai melihat CCTV, kata Dodo, manajemen Indomaret Manonjaya meminta maaf. Namun, pihak pesantren tak terima karena telah dituding.

Informasi itu kemudian telah menyebar di kalangan santri dan santriwati. Demo tak terelakkan.

Sumber: kumparan.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…