Langsung ke konten utama

Featured Post

IB Habib Rizieq Shihab: 'New Normal' Di Tengah Pandemi Corona?

Rabu, 27 Mei 2020

Faktakini.net

IB - HRS :

          *"NEW NORMAL⁉⁉"*
               (Kenormalan Baru)


Jika NEW NORMAL di Tengah PANDEMI hanya Prioritas EKONOMI di atas KESEHATAN, maka NEW NORMAL adalah KEZALIMAN HERD IMMUNITY yg akan korbankan JUTAAN NYAWA RAKYAT.

Jika NEW NORMAL adalah Pembukaan MALL MEWAH hanya dg andalkan Jaga Jarak & Penggunaan Masker, maka NEW NORMAL adalah bentuk KEDUNGUAN BARU.

Jika NEW NORMAL hanya membuka MALL MEWAH, sdg MASJID tetap ditutup, padahal MASJID jauh lebih bersih & tertib, serta lebih mudah utk Jaga Jarak & Penggunaan Masker, bahkan Tempat Ngalap Berkah Ilahi, maka NEW NORMAL adalah PEMBUSUKAN MASJID & PEMBERANGUSAN ISLAM.

Jika NEW NORMAL hanya utk MALL MEWAH, sdg PASAR RAKYAT & PKL tetap dilarang, maka NEW NORMAL adalah KEZALIMAN thd WONG CILIK.

Mestinya NEW NORMAL itu Kehidupan Normal dg memadukan NORMA AGAMA & ATURAN KESEHATAN, shg ROHANI & JASMANI menjadi kuat utk mengatasi WABAH.

Pernyataan API Jabar Atas Maraknya Kasus Korupsi Di Indonesia: Kasus Jiwasraya Dan Lainnya


Senin, 13 Januari 2020

Faktakini.net

Bismillahirrahmanirrahiim,
PERNYATAAN SIKAP
Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar) atas semakin maraknya kasus-kasus korupsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia termasuk skandal korupsi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero)

Bahwa:

1. Semakin maraknya berbagai kasus korupsi yang terungkap di Negeri kita, menambah dugaan kuat bahwa negara kita memang sedang sakit. Bila penyakit ini tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan semakin akut,, yang pada akhirnya akan menghancurkan sendi dan struktur ketahanan negara yang kita cintai ini.

2. Mega korupsi dan Skandal di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bukan saja merugikan nasabah yang tidak .bersalah, tetapi juga merugikan negara.
Kejagung menaksir bahwa kerugian Negara akibat korupsi di PT. Jiwasraya ini berjumlah mencapai Rp 13,7 Triliun.

3. Kasus korupsi dan Skandal Jiwasraya mengakibatkan jumlah korban yang sangat banyak, tidak hanya rakyat Indonesia, tapi juga banyak Warga Negara lain.

Atas dasar itu,
Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar) menyatakan sikap sbb :

1. Mengutuk perbuatan korupsi yang terjadi di berbagai sektor, khususnya skandal yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), karena pebuatan tersebut merupakan kejahatan yang nyata nyata telah merugikan nasabah bahkan merugikan Negara dengan tingkat kerugian yang sangat signifikan,

2. Mendesak kepada Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar mengusut skandal Jiwasraya itu dengan setuntas-tuntasnya,

3. Mendesak kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI agar segera membentuk panitia khusus (pansus) Jiwasraya Gate untuk mengungkap mega korupsi PT Asuransi Jiwasraya (persero)

4. Mendesak kepada institusi terkait agar menegakkan hukum tanpa pandang bulu, dan memberikan sanksi hukum yang tegas kepada para pelaku korupsi dan orang -orang yang menjadi dalang perampokan dana nasabah di PT Jiwasraya,

5. Menghimbau kepada segenap komponen bangsa, dan segenap elemen pergerakan agar terus memberikan pengawalan terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Allahu Akbar..!!

Bandung, 13 Januari 2020
Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar)
Ketua
Ust. Asep Syaripudin

Narahubung :
Amarullah (0813 9447 2567)

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…