Langsung ke konten utama

Featured Post

Selepas ba'da Jum'at Pukul 13.00 Wita, anggota DPD FPI Kaltim & DPW FPI Samarinda melakukan kegiatan rutin setiap jum'at terlebih dahulu yaitu program sedekah jum'at berupa paket nasi kotak didepan Madar FPI Kaltim Jl. Gerilya, Samarinda.

Ahad, 19 Januari

Faktakini.net, Jakarta - Kegiatan FPI Kaltim dan DPW FPI Samarinda untuk membantu para korban banjir, pada hari ke-4 Jum'at, 17 Januari 2020 alhamdulillah berlangsung lancar dan berkah.


Sebagai berikut kegiatannya.

1. Selepas ba'da Jum'at Pukul 13.00 Wita, anggota DPD FPI Kaltim & DPW FPI Samarinda melakukan kegiatan rutin setiap jum'at terlebih dahulu yaitu program sedekah jum'at berupa paket nasi kotak didepan Madar FPI Kaltim Jl. Gerilya, Samarinda.

2. Berikutnya Pukul 14.00 Wita, anggota DPD FPI Kaltim dan DPW FPI Samarinda sebagian melakukan persiapan pengemasan paket bantuan mie instan dan anggota lainnya melakukan pemantauan kelokasi terdampak banjir, karena diterima kabar air sudah mulai surut namun dibeberapa titik masih terendam cukup dalam sehingga warga masih tidak bisa beraktivitas.

3. Sekitar Pukul 17.00 Wita, anggota DPD FPI Kaltim dan DPW FPI Samarinda sempat bergerak kelokasi bencana banjir di Perumahan bengkuring karena diter…

Mak Jleb! Bandung Banjir, Sekda DKI: Abu Janda Tinggal Di Bandung, Harusnya Gugat Gubernur Jabar





Kamis, 16 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Wilayah Bandung, Jawa Barat, tak luput dari musibah banjir akibat hujan deras yang turun terus menerus di malam pergantian tahun, Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2019).

Namun alhamdulillah DPD FPI Jabar dengan sigap membuka posko-posko banjir, lalu menyalurkan bantuan logistik berupa sembako, makanan dan lainnya untuk para korban banjir, mengevakuasi para korban, membersihkan rumah dan masjid, membangun kembali tanggul yang jebol dan sebagainya seperti di lokasi banjir di kemanusiaan ini dilakukan di wilayah Kampung Pejagalan, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Abu Janda yang kerap mengaku tinggal di Bandung, ternyata tidak terlihat membantu di lokasi banjir dan longsor di Bandung dan sekitarnya. Yang aktif membantu justru FPI sehingga Kades Cipeundeuy pun, Asep Suherman mengucapkan terima kasih pada FPI.

Ucapan terima kasih tersebut beliau sampaikan kangsung di hadapan Kyai Qohar Ketua DPD FPI Jabar, di Posko Bencana banjir FPI di Cipeundeuy, Padalarang, Bandung Barat.

"Terima kasih kepada teman-teman FPI. Selalu berjaya. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!", ujar Asep Suhendar, Senin (6/1/2020).

Di Cipeundeuy para Relawan FPI Jabar dan khususnya jajaran dibawahnya yaitu
seluruh Laskar dari berbagai DPW yaitu Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Cimahi dan Tasikmalaya memang aktif membantu para korban banjir di Cipeundeuy.

Selain itu mereka juga melaksanakan kegiatan pembersihan sampah dan lumpur sisa banjir, dan mengevakuasi barang-barang dari setiap rumah yang terkena banjir, dan sebagainya.

Sementara itu di Jakarta, dua kelompok massa pro dan antri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan demo di depan Balai Kota, Selasa (14/1/2020).

Massa pro Anies berjumlah ribuan terdiri dari warga Betawi dan Jakarta lainnya, sementara massa anti Anies jumlahnya seucrit tak sampai 50 orang.

Kelompok massa anti Amird mengklaim Anies harus mundur karena banjir, dan diantara mereka ada sosok Ustadz Gadungan Abu Janda, yang bersama seucrit massa menuntut Anies mundur karena dianggap tak bisa menanggulangi banjir.

Terkait tuntutan itu, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, menegaskan tuntutan Abu Janda kepada Anies salah sasaran. Seharusnya, Abu Janda menuntut Gubernur Jawa Barat.

"Jadi yang paling bagus, siapa itu yang gugat? Yang Abu Janda harusnya, dia gugat Gubernur Jabar bukan DKI, dia tingal di Bandung," kata Saefullah di Balai Kota DKI, Kamis (16/1).

Saefullah memastikan tidak ada bencana banjir yang terjadi di Jakarta. Sebab, banjir di Jakarta dapat surut dalam waktu yang cukup singkat.

"Di Jakarta tidak ada bencana. Mana ada (banjir) sudah beres semuanya," ujar dia.

Foto: Para Relawan FPI Kabupaten Bandung Barat melaksanakan pembangunan tanggul kembali setelah jebol oleh banjir di Cipendeuy Kabupaten Bandung Barat,
Hari Sabtu (11/1/2020)


Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…