Langsung ke konten utama

Featured Post

Foto Jadoel Siswi Berjilbab Semua Di Buku 'MD Itu NU', Tamparan Untuk Kaum Anti Jilbab

Rabu, 12 Agustus 2020

Faktakini.net

Ustadz Armansyah

Dalam buku Muhammadiyah itu NU! Karya Mochammad Ali Shodiqin yang diterbitkan Mizan Publika, hal 47 ditampilkan sebuah foto lawas Madrasah Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta 1922.. disitu siswinya semua sudah menggunakan jilbab atau penutup rambut.

Dan sekarang ada gerombolan manusia jahil yang baru lahir menyuarakan lepas jilbab? Haha, kencing saja masih belum lurus sudah lagaknya mau ngatur umat Islam.

Jika kaum anti syare’at itu mau pake kebaya, mau pake koteka atau apapunlah itu, ya pake saja sana karena memang tak dapat dipungkiri itu sebagai bagian budaya bangsa. Tapi tidak lantas mengobok-obok ajaran agama yang juga sudah berpuluh tahun diamalkan dinegeri ini, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka.

Tak perlu memprovokasi dan membenturkan syari’at Islam dalam hal pengaturan aurat dengan budaya.

Mak Jleb! Bandung Banjir, Sekda DKI: Abu Janda Tinggal Di Bandung, Harusnya Gugat Gubernur Jabar





Kamis, 16 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Wilayah Bandung, Jawa Barat, tak luput dari musibah banjir akibat hujan deras yang turun terus menerus di malam pergantian tahun, Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2019).

Namun alhamdulillah DPD FPI Jabar dengan sigap membuka posko-posko banjir, lalu menyalurkan bantuan logistik berupa sembako, makanan dan lainnya untuk para korban banjir, mengevakuasi para korban, membersihkan rumah dan masjid, membangun kembali tanggul yang jebol dan sebagainya seperti di lokasi banjir di kemanusiaan ini dilakukan di wilayah Kampung Pejagalan, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Abu Janda yang kerap mengaku tinggal di Bandung, ternyata tidak terlihat membantu di lokasi banjir dan longsor di Bandung dan sekitarnya. Yang aktif membantu justru FPI sehingga Kades Cipeundeuy pun, Asep Suherman mengucapkan terima kasih pada FPI.

Ucapan terima kasih tersebut beliau sampaikan kangsung di hadapan Kyai Qohar Ketua DPD FPI Jabar, di Posko Bencana banjir FPI di Cipeundeuy, Padalarang, Bandung Barat.

"Terima kasih kepada teman-teman FPI. Selalu berjaya. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!", ujar Asep Suhendar, Senin (6/1/2020).

Di Cipeundeuy para Relawan FPI Jabar dan khususnya jajaran dibawahnya yaitu
seluruh Laskar dari berbagai DPW yaitu Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Cimahi dan Tasikmalaya memang aktif membantu para korban banjir di Cipeundeuy.

Selain itu mereka juga melaksanakan kegiatan pembersihan sampah dan lumpur sisa banjir, dan mengevakuasi barang-barang dari setiap rumah yang terkena banjir, dan sebagainya.

Sementara itu di Jakarta, dua kelompok massa pro dan antri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan demo di depan Balai Kota, Selasa (14/1/2020).

Massa pro Anies berjumlah ribuan terdiri dari warga Betawi dan Jakarta lainnya, sementara massa anti Anies jumlahnya seucrit tak sampai 50 orang.

Kelompok massa anti Amird mengklaim Anies harus mundur karena banjir, dan diantara mereka ada sosok Ustadz Gadungan Abu Janda, yang bersama seucrit massa menuntut Anies mundur karena dianggap tak bisa menanggulangi banjir.

Terkait tuntutan itu, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, menegaskan tuntutan Abu Janda kepada Anies salah sasaran. Seharusnya, Abu Janda menuntut Gubernur Jawa Barat.

"Jadi yang paling bagus, siapa itu yang gugat? Yang Abu Janda harusnya, dia gugat Gubernur Jabar bukan DKI, dia tingal di Bandung," kata Saefullah di Balai Kota DKI, Kamis (16/1).

Saefullah memastikan tidak ada bencana banjir yang terjadi di Jakarta. Sebab, banjir di Jakarta dapat surut dalam waktu yang cukup singkat.

"Di Jakarta tidak ada bencana. Mana ada (banjir) sudah beres semuanya," ujar dia.

Foto: Para Relawan FPI Kabupaten Bandung Barat melaksanakan pembangunan tanggul kembali setelah jebol oleh banjir di Cipendeuy Kabupaten Bandung Barat,
Hari Sabtu (11/1/2020)


Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …