Langsung ke konten utama

Featured Post

Hari Ke-3 Tanggap Bencana Banjir Di Samarinda, FPI Kaltim Dan Samarinda Bagikan Logistik

Ahad, 19 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Aksi Tanggap Bencana Banjir di Samarinda oleh DPD FPI KALTIM & DPW FPI Samarinda, pada hari ke-3 Kamis, 16 Januari 2020.

1. Selepas ba'da zuhur Pukul 13.00 Wita, anggota DPD FPI Kaltim & DPW FPI Samarinda mulai kembali melakukan persiapan untuk penyaluran bantuan kepada korban banjir, berbagai bahan mentah baik itu beras, sayur, telur dan bahan pelengkap lainnya telah dipersiapkan. Tak lupa snack makanan ringan berupa roti juga langsung dituju ke tempat home industri produksinya langsung oleh anggota FPI.

2. Berikutnya ketika ba'da isya sekitar Pukul 20.00 Wita, anggota DPD FPI Kaltim dan DPW FPI Samarinda kembali bergerak menyalurkan bantuan nasi bungkus sebanyak 111 bungkus dan 364 paket snack kepada korban banjir di Jl. Pemuda & Jl. Gelatik, Samarinda.

3. Pada waktu yang bersamaan team lainnya ketika ba'da isya sekitar Pukul 20.00 Wita, anggota DPD FPI Kaltim dan DPW FPI Samarinda kembali bergerak kelokasi benc…

FPI Sulteng Renovasi Rumah Janda Tua Korban Banjir Bandang Di Desa Bolapapu



Selasa, 14 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Banjir Bandang yang terjadi di Desa Bolapapu kec.Kulawi menyisahkan kisah duka bagi Ibu Rugaiyah, Seorang Janda yang berumur 58 tahun yang menjadi korban Bencana Banjir Bandang pada tanggal 13 Desember 2019 di Desa Bolapapu Dusun III.

Bencana yang menimpa desanya itu mengakibatkan rumah Ibu Rugaiyah ikut hancur diterjang amukan banjir bandang, sehingga keluarganya terpaksa harus mengungsi sementara waktu sambil berharap batuan datang untuk meringankan musibahnya.

Tiga kamar tidur untuk cucu dan kemenakannya jebol didorong arus air yang mambawa lumpur, begitu juga ruang tamu sebelah kanan, dan dapurnya masih tertimbun lumpur yang semakin lama mulai mengeras dan sulit dibersihkan, belum lagi halaman depan rumahnya masih tertimbun oleh pasir dan Lumpur yang menyebabkan permukaan tanan di halaman depan lebih tinggi dari lantai rumah.

Ibu Rugaiyah tinggal bersama dua cucunya yang sudah Yatim Piatu, pertama masih duduk di bangku Kelas Satu SMP dan Satunya lagi baru tamat dari Sekolah SMA, dan juga menjadi orang tua asuh dari Ke-Enam kemenakannya yang ditinggal orang tuanya pergi merantau. Kehidupan berat dalam menanggung hajat hidup asuhannya beliau lakoni sehari-hari.

Setibanya dilokasi bencana pada tanggal 29 Desember 2019, dengan menempuh jarak 75 km dengan kondisi jalan yang sangat extrim dan memakan waktu lebih dari 3 jam, TIM DPD HILMI FPI Sulteng langsung diarahkan oleh salah seorang warga untuk melihat kondisi tempat tinggal ibu Rugaiyah.

Setelah melakukan survei, TIM langsung memutuskan untuk membantu merenovasi rumah ibu Rugaiyah.

Tanggal (4/12/2019), Proses renovasi ini di lakukan oleh ustad Mahmud sy Labudu (Sekda DPD FPI SULTENG) Dan 4 orang laskar serta 1 mujahidah, mulai jam 11.30 sampai jam 01.00 malam dan TIM harus kembali ke sekretariat DPD FPI SULTENG yang berada di kota Palu, dengan meninggalkan pekerjaan yang sudah berjalan 80%.

11 januari 2020, tim kembali untuk penyelesaian rumah ibu Rugaiyah. Kali ini turun sebanyak 7 LASKAR, 1 mujahidah Dan kembali sekretaris DPD FPI SULTENG Ustad Mahmud sy Labudu yang sekaligus memimpin dalam menyelesaikan pekerjaan ini. Tim berangkat dari Posko DPD HILMI FPI pada pukul 11:00 dan tiba pada pukul 13:00 serta mulai bekerja membersihkan lumpur yg sudah mengeras dan finising tiga kamar dan ruang tamu yang jebol dari pukul 14:00 siang sampai dengan pukul 22:00 malam. Dalam waktu sekitar 8 jam dari siang sampai malam akhirya pekerjaan dapat diselesaikan.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh ibu rogaiyah kepada FPI yang sudah mau memperhatikan kondisi mereka.

Sumber: SekDa FPI Sulawesi Tengah, Mahmud Labudu, HILMI - FPI



Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…