Langsung ke konten utama

Featured Post

Foto Jadoel Siswi Berjilbab Semua Di Buku 'MD Itu NU', Tamparan Untuk Kaum Anti Jilbab

Rabu, 12 Agustus 2020

Faktakini.net

Ustadz Armansyah

Dalam buku Muhammadiyah itu NU! Karya Mochammad Ali Shodiqin yang diterbitkan Mizan Publika, hal 47 ditampilkan sebuah foto lawas Madrasah Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta 1922.. disitu siswinya semua sudah menggunakan jilbab atau penutup rambut.

Dan sekarang ada gerombolan manusia jahil yang baru lahir menyuarakan lepas jilbab? Haha, kencing saja masih belum lurus sudah lagaknya mau ngatur umat Islam.

Jika kaum anti syare’at itu mau pake kebaya, mau pake koteka atau apapunlah itu, ya pake saja sana karena memang tak dapat dipungkiri itu sebagai bagian budaya bangsa. Tapi tidak lantas mengobok-obok ajaran agama yang juga sudah berpuluh tahun diamalkan dinegeri ini, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka.

Tak perlu memprovokasi dan membenturkan syari’at Islam dalam hal pengaturan aurat dengan budaya.

FPI Sulteng Renovasi Rumah Janda Tua Korban Banjir Bandang Di Desa Bolapapu



Selasa, 14 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Banjir Bandang yang terjadi di Desa Bolapapu kec.Kulawi menyisahkan kisah duka bagi Ibu Rugaiyah, Seorang Janda yang berumur 58 tahun yang menjadi korban Bencana Banjir Bandang pada tanggal 13 Desember 2019 di Desa Bolapapu Dusun III.

Bencana yang menimpa desanya itu mengakibatkan rumah Ibu Rugaiyah ikut hancur diterjang amukan banjir bandang, sehingga keluarganya terpaksa harus mengungsi sementara waktu sambil berharap batuan datang untuk meringankan musibahnya.

Tiga kamar tidur untuk cucu dan kemenakannya jebol didorong arus air yang mambawa lumpur, begitu juga ruang tamu sebelah kanan, dan dapurnya masih tertimbun lumpur yang semakin lama mulai mengeras dan sulit dibersihkan, belum lagi halaman depan rumahnya masih tertimbun oleh pasir dan Lumpur yang menyebabkan permukaan tanan di halaman depan lebih tinggi dari lantai rumah.

Ibu Rugaiyah tinggal bersama dua cucunya yang sudah Yatim Piatu, pertama masih duduk di bangku Kelas Satu SMP dan Satunya lagi baru tamat dari Sekolah SMA, dan juga menjadi orang tua asuh dari Ke-Enam kemenakannya yang ditinggal orang tuanya pergi merantau. Kehidupan berat dalam menanggung hajat hidup asuhannya beliau lakoni sehari-hari.

Setibanya dilokasi bencana pada tanggal 29 Desember 2019, dengan menempuh jarak 75 km dengan kondisi jalan yang sangat extrim dan memakan waktu lebih dari 3 jam, TIM DPD HILMI FPI Sulteng langsung diarahkan oleh salah seorang warga untuk melihat kondisi tempat tinggal ibu Rugaiyah.

Setelah melakukan survei, TIM langsung memutuskan untuk membantu merenovasi rumah ibu Rugaiyah.

Tanggal (4/12/2019), Proses renovasi ini di lakukan oleh ustad Mahmud sy Labudu (Sekda DPD FPI SULTENG) Dan 4 orang laskar serta 1 mujahidah, mulai jam 11.30 sampai jam 01.00 malam dan TIM harus kembali ke sekretariat DPD FPI SULTENG yang berada di kota Palu, dengan meninggalkan pekerjaan yang sudah berjalan 80%.

11 januari 2020, tim kembali untuk penyelesaian rumah ibu Rugaiyah. Kali ini turun sebanyak 7 LASKAR, 1 mujahidah Dan kembali sekretaris DPD FPI SULTENG Ustad Mahmud sy Labudu yang sekaligus memimpin dalam menyelesaikan pekerjaan ini. Tim berangkat dari Posko DPD HILMI FPI pada pukul 11:00 dan tiba pada pukul 13:00 serta mulai bekerja membersihkan lumpur yg sudah mengeras dan finising tiga kamar dan ruang tamu yang jebol dari pukul 14:00 siang sampai dengan pukul 22:00 malam. Dalam waktu sekitar 8 jam dari siang sampai malam akhirya pekerjaan dapat diselesaikan.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh ibu rogaiyah kepada FPI yang sudah mau memperhatikan kondisi mereka.

Sumber: SekDa FPI Sulawesi Tengah, Mahmud Labudu, HILMI - FPI



Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …