Langsung ke konten utama

Featured Post

Di ILC, Geisz Chalifah: Tidak Adil Benar Kita pada Anies

Rabu, 15 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentang reklamasi Ancol terus menjadi polemik. Berbagai Channel mendiskusikan keputusan Anies tersebut.

Indonesia Layers Club (ILC) TVOne tak ketinggalan mengangkat tema ini dengan judul Reklamasi Ancol: Anies Ingkar Janji? Penolak dan pendukung reklamasi Ancol bertemu di forum yang dipandu Karni Ilyas itu.

Komisaris Ancol Geisz Chalifah penting dihadirkan karena diduga reklamasi Ancol itu dianggap untuk  kepentingan komersial. Padahal Kepgub itu untuk menjaga Jakarta dari banjir dan untuk kepentingan publik.

Namun Geisz sedikit bereaksi ketika narasumber Suzan Herawati selaku Sekjen Koalisi Masyarakat untuk Keadilan Perikanan menyinggung masjid Apung Ancol yang dianggapnya membangun semangat keagamaan.

Suzan menyebut janganlah perluasan itu membuat terlalu religius. Pernyataan Suzan itu dijelakan lagi bahwa janganlah agama dipolitisasi untuk kepentingan suara.

Geisz langsung membantah. Bahwa ma…

FPI Cirebon Bersihkan Puing-Puing Rumah Warga Korban Banjir Dan Badai Di Desa Kreyo


Kamis, 2 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Akibat hujan deras yang turun terus menerus di malam pergantian tahun, Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2019) membuat banyak wilayah di Jawa Barat, Banten, Bengkulu, Jakarta dan lainnya terendam banjir.

Sesuai amanat Imam Besar Habib Rizieq Shihab, Front Pembela Islam (FPI) dengan sigap langsung membuka posko tanggap banjir di berbagai wilayah, menyalurkan bantuan untuk para korban banjir, mengevakuasi para korban, dan lainnya.

FPI Cirebon pun menjalankan amanat Imam Besar, dan membantu para korban banjir dan badai di Ds. Kreyo, Kec. Kelangenan, Kab. Cirebon, Jawa Barat.

Berikut laporan dari FPI Cirebon

Cirebon, 1 Januari 2020
(Pukul 10:00 WIB)

Terjadi Hujan Badai disertai angin kencang, yang merobohkan rumah warga Ds. Kreyo, Kec. Kelangenan, Kab. Cirebon.

Dua rumah terdampak kejadian ini, salah satu rumah milik warga roboh sampai rata dengan tanah.

Rumah A
- Kerusakan total 100%
Rumah B
- Kerusakan ringan

Untuk pembangunan ulang Rumah A, hingga menjadi Rumah layak huni. Dibutuhkan Material sebagai berikut ;

1. Pasir 1 dam
2. Semen 15 sak
3. Asbes 44
4. Grc 10 lembar
5. Kayu dolog 25
6. Batu bata 2000
7. Paku uk 12 2kg
8. Paku 10 2kg
9. Paku asbes 2 kg
10. Paku grc 2 pck
11. Paku 4,5,7 2 kg
12. Pintu 3 buah
13. Jendela 1

Keterangan :
Penghuni Rumah A, 3 jiwa seorang nenek dan 2 orang anaknya yg semuanya adalah Penyandang Disabilitas ( gangguan mental ).
Keseharian mereka, makan dari tetangga2nya.

Hari ini, Relawan FPI Kab. Cirebon sudah melakukan pembersihan puing-puing reruntuhan dan sudah selesai sehingga besok sudah bs mulai pembangunan ( jika material sudah terkumpul ).

Demikian Laporan dari Kami Relawan FPI Cirebon. (Obby bin Affandi)




Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…