Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Era Dulu Banjir Di Monas Lama Surutnya, Era Anies Cukup 30 Menit Langsung Surut

Jum'at, 24 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Andai saja Gubernur DKI saat ini bukan Anies, mungkin tragedi banjir-banjir parah dan lama surutnya seperti saat era Jokowi - Ahok dulu, masih kerap terjadi.

Apalagi curah hujan terbesar selama 154 tahun terakhir, hanya terjadi di era Anies, awal tahun 2020 ini, tapi banjir di Jakarta tak separah di Jabar dan Banten, dan itupun cepat surut.

Termasuk hari ini, Jum'at (24/1/2020) banjir ringan alias genangan air yang sempat terlihat di Monas, dilaporkan oleh Lurah Gambir langsung hilang dalam waktu 30 menit saja!

Klik video:


FPI Bogor Raya Terjunkan 60 Personil Untuk Bantu Korban Banjir Dan Longsor Di Desa Cirempuk


Rabu, 15 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kegiatan kemanusiaan yang dilakukan para Laskar FPI Bogor Raya untuk para korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Kiara Pandak, Desa Cirempuk, RT 05 RW 02, Bogor, Jawa Barat tidak berhenti sampai disitu saja.

Selain membuka Posko di wilayah tersebut, mereka juga berhasil mendistribusikan bantuan kepada warga yang masih mengungsi akibat musibah yang diderita di awal Januari 2020 lalu.

“Untuk memudahkan kami laskar FPI Bogor Raya menyalurkan bantuan kepada para warga yang mengungsi, kami menerjunkan 60 personil untuk membawa sembako serta membuka posko di Pondok pesantren Al-Quran Qurrotun A’Ayun,” ucap Ali Alhabsyi, Wakil Wali Laskar FPI Bogor Raya, Kamis lalu 9 Januari 2020.

Kegiatan yang dipimpin secara ─║angsung oleh Ketua DPW FPI kab. Bogor, Habib Hasan bin Alwi Assegaf ini telah mendapat sambutan baik dari para korban yang umumnya selaku warga Desa Kiara Pandak.

Sumber: HILMI - FPI

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…