Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Era Dulu Banjir Di Monas Lama Surutnya, Era Anies Cukup 30 Menit Langsung Surut

Jum'at, 24 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Andai saja Gubernur DKI saat ini bukan Anies, mungkin tragedi banjir-banjir parah dan lama surutnya seperti saat era Jokowi - Ahok dulu, masih kerap terjadi.

Apalagi curah hujan terbesar selama 154 tahun terakhir, hanya terjadi di era Anies, awal tahun 2020 ini, tapi banjir di Jakarta tak separah di Jabar dan Banten, dan itupun cepat surut.

Termasuk hari ini, Jum'at (24/1/2020) banjir ringan alias genangan air yang sempat terlihat di Monas, dilaporkan oleh Lurah Gambir langsung hilang dalam waktu 30 menit saja!

Klik video:


Di Mekkah, Habib Rizieq Resmikan Ponpes Daarul Qur'an Assatinem Di Cianjur, Masya Allah


Kamis, 16 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah, di Makkah Almukarromah, Saudi Arabia, hari ini Kamis (16/1/2020) Imam Besar Habib Rizieq Shihab meresmikan Ponpes Daarul Qur'an Assatinem yang berada di Cidaun, Cianjur, Jawa Barat.

Sudah lama Habib Rizieq diminta untuk meresmikan ponpes pimpinan Ustadz Saefuddin tersebut.

Namun karena situasi tidak memungkinkan dan beliau masih dicegah untuk pulang, akhirnya beliau meresmikan ponpes tersebut di Mekkah, masya Allah..

IB HRS menandatangani pesantren daarulqur'an assatinem pimpinan ustadz saepudin yg berada dicianjur jawa barat.

Kabarnya pesantren tersebut telah diresmikan pada tahun 2016 tapi blum ada batu peresmiannya.setelah dibuat batu peresmiannya, ustadz saepudin bersama ustadz yg lainnya membawa batu tersebut dari indonesia ke mekkah hanya untuk minta tandatangan IB HRS dan juga Doa restu dari beliau atas peresmian pesantren tersebut..barokallah.
Shollu alannabi.


Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…