Langsung ke konten utama

Featured Post

Telah Wafat Habib Ikram bin Ahmad Almusawa

Jum'at, 5 Juni 2020

Faktakini.net

INNA LILLAAHI WA INNA ILAYHI RAJI'UN.. -
-
-
وَلِكُلِّ اُمَّةٍ اَجَلٌ ۚ فَاِ ذَا جَآءَ اَجَلُهُمْ لَا يَسْتَئۡخِرُوْنَ سَا عَةً وَّلَا يَسْتَقْدِمُوْنَ -
-
"Dan setiap umat mempunyai ajal. Maka apabila ajalnya telah tiba mereka tidak bisa meminta penundaan atau di percepat sesaat pun." [QS Al A'raf, 7:34] -
-
Telah wafat saudara sepupu kami, Sayyid Ikram bin Ahmad Almusawa semalam.. (Kamis 4/6/2020)
Dlm foto diatas nampak saat beliau masih kecil & bermain bersama adinda Habibana Munzyr Almusawa alayhi rahmatuLLAAH.. -
-
Mohon doanya dari semuanya, semoga ALLAAHu yarham Sayyid Ikram diampuni dosa2 nya, demikian juga kedua orangtuanya, serta diangkat derajatnya & keluarga yg ditinggalkan diberikan kesabaran.. ALLAAHumma aamiin yaa RABB.. -
-
اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ…

Aktif Bantu Korban Bencana, Tiap Disebut Kata FPI Kini Rakyat Ingatnya: 'Relawan!'


Senin, 6 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Begitu bencana banjir datang menerpa di awal tahun 2020, para Relawan Front Pembela Islam (FPI) beserta seluruh Sayap Juangnya dengan sigap langsung terjun memberikan bantuan dengan mendirikan posko-posko banjir di Bekasi, Banten, Jakarta dan lain-lain.

Mereka juga dengan sigap telah menyalurkan bantuan makanan untuk para korban, membersihkan tanah, lumpur dan sampah sisa banjir, mengevakuasi para korban banjir dan sebagainya.

Para Relawan FPI juga mengevakuasi para mayat korban banjir, seperti yang telah dilakukan oleh para Relawan FPI Cipanas dan Cipondoh Banten.

FPI selalu membantu para korban bencana tanpa melihat asal usul, suku, agama dan latar belakang apapun dari para korban bencana.

Karena hal itu merupakan amanat dari Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab kepada seluruh jajaran FPI agar dalam memberikan bantuan dimanapun tempat lokasi bencana, untuk tidak pernah membeda-bedakan Suku, Agama maupun latar belakang dari orang yang mau kita bantu.

"Bantu semua korban tanpa memandang suku dan agama. Jangan sekali-kali menganggap musibah yang menimpa saudara kita sebagai beban bagi kita, tapi itu adalah kewajiban kemanusiaan. Semua masyarakat siapapun dia yang mendapat musibah wajib kita bantu tanpa memandang suku, budaya, adat bahkan agama sekalipun, semua harus dibantu," tegas Habib Rizieq Shihab.

Dan alhamdulillah amanat beliau tersebut hingga kini selalu dipatuhi dan berusaha dilaksanakan dengan semaksimal mungkin oleh tim misi kemanusiaan FPI dimanapun berada.

Para Relawan FPI sangat lembut terhadap para korban bencana alam. Namun kelembutan FPI berubah menjadi ketegasan apabila sudah berhadapan dengan perjudian, pelacuran, minuman keras, narkoba, aliran sesat dan sejenisnya.

Maka tak aneh bila kalangan yang pro kemaksiatan sangat membenci FPI, dan ingin FPI segera dibubarkan supaya mereka makin bebas menyalurkan hasrat dan kegemarannya.

Kalangan pembenci FPI tak henti-hentinya menyebarkan berita buruk tentang FPI, dengan target supaya warga masyarakat membenci FPI.

Stigma "Teroris, Radikal, Anarkis, Intoleran, Anti Pancasila, Anti Kebhinnekaan" dan sejenisnya yang mereka lontarkan terbukti hanyalah karangan belaka.

Namun mereka lupa, Allah SWT lah yang maha Kuasa. Para pembenci FPI berusaha menutupi, tetapi Kegiatan mulia yang rutin dilakukan oleh para Relawan FPI di berbagai lokasi bencana akhirnya sampai juga ke luar negeri dan diketahui masyarakat internasional, walaupun sebagian besar Media nasional di dalam negeri sendiri nyaris tidak pernah memberitakannya.

Antara lain para Relawan FPI mengevakuasi puluhan ribu jenazah saat Tsunami Aceh tahun 2004 - 2005, juga turun membantu saat terjadi musibah tanggul jebol Situ Gintung, letusan Gunung Merapi, Gunung Sinabung, longsor di Cililin Bandung, longsor di Banjarnegara Jawa Tengah, banjir besar di Jakarta dan banyak tempat lain, juga membantu Muslim Rohingya secara langsung di Myanmar, membantu rakyat Palestina secara langsung di Gaza dan lain-lain.

FPI juga telah menyadarkan ribuan orang Ahmadiyah kembali kedalam Islam, FPI membantu masyarakat Mesuji Lampung yang didzollimi penguasa dan pengusaha, FPI memerangi aliran sesat, FPI menolong korban gempa bumi di Poso, korban gempa bumi di Lombok NTB, korban letusan Gunung Agung di Bali, memerangi komunisme, FPI memberikan bantuan ke Palestina, dan sebagainya. Sangat banyak alhamdulillah, namun jarang diberitakan oleh Media-Media nasional sehingga banyak yang tidak tau.

Aktifnya para Relawan FPI yang selalu aktif berada di barisan terdepan di dalam membantu korban bencana, membuatnya dikagumi oleh media-media internasional seperti Associated Press, The Washington Post dan lain-lain.

Karena itu, begitu menyebut FPI, yang rakyat ingat sekarang ini adalah: 'Relawan'! .

Dokumentasi Aksi Sosial Kemanusiaan yang dilakukan oleh FPI baik di dalam maupun luar negeri, termasuk membantu para korban banjir hari Rabu (1/1/2020) insya Allah salah satunya ada di website www.faktakini.net di Label Berita: Aksi Sosial Kemanusiaan. Silahkan lihat dan mohon share,  *Klik*👇🏼
https://www.faktakini.net/search/label/Aksi%20Sosial%20Kemanusiaan?m=1

Foto: Para Relawan FPI Kota Bogor & Kabupaten Bogor di Desa Sukamaju Cigudek, yang menolong para korban banjir dan longsor, Ahad (5/1/2020)

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…