Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan FMI Tentang Ancaman Teror Terhadap Akademisi Dan Mahasiswa UGM

Selasa, 2 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan FMI Tentang Ancaman Teror Terhadap Akademisi Dan Mahasiswa UGM

Aksi Peduli Uighur Di Alun-Alun Kota Tegal, Massa Sampaikan Pernyataan Sikap




Jum'at, 3 Januari 2020

Faktakini.net, Tegal - Massa yang tergabung dalam Forum Umat Islam Tegal Peduli Uyghur menggelar aksi damai dan doa bersama di Alun-alun Kota Tegal, Jumat (3/1/2020). Mereka mengutuk dan mengecam keras atas penindasan terhadap muslim Uighur di Xinjiang, Tiongkok.

Aksi tersebut dilakukan setelah shalat Jumat, sekitar pukul 13.00 WIB. Massa aksi berasal dari berbagi elemen di antaranya KAMMI Daerah Tegal, BMT BUM Kota Tegal, UKMI UPS Tegal, Formasi Politeknik Harapan Bersama Tegal, IKADI Tegal, IMM Tegal, FPI Tegal, Muswi Tegal, Bikers Subuhan Tegal, ODOJ Tegal, Rumah Qur’an Tegal, Sobat Hijrah Tegal, ACT Tegal, PII Tegal, LBH Pelita Ummat Tegal yang diperkirakan sebanyak 300 peserta. Mereka berkumpul di depan Masjid Agung Kota Tegal.

Usai sholat Jum'at, massa berkumpul di kawasan Alun-alun dengan membawa berbagai atribut bendera dan poster yang berbagi macam tulisan.

Aksi Solidaritas Peduli Kemanusiaan Muslim Uyghur itu menyampaikan pernyataan sikap. Yakni: Meminta pemerintah Indonesia untuk mendesak pemerintah China agar membuka informasi seluas-luasnya terkait yang terjadi di Uyghur.

Mendesak pemerintah Indonesia agar menindaklanjuti arus aspirasi umat Islam dan bersikap tegas untuk menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM di Xinjiang China sesuai dengan amanat UUD 1945 dan politik luar negri yang bebas aktif.

Mendesak kepada Perserikatan Bangsa Bangsa untuk mengeluarkan resolusi terkait pelanggaran HAM terhadap muslim Uyghur, Rohingya, Palestina dan sebagainya.

Mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mengadakan sidang khusus dan mengambil langkah-langkah konkrit untuk menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM yang dialami umat islam, khususnya di Xinjiang.

Menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tegal untuk lebih mendekat diri kepada Allah subhanahu wata’ala, lebih bijak dalam membagikan informasi terhadap berita umat Islam dan mendoakan kebaikan untuk seluruh umat Islam terutama di Uyhgur, Rohingya dan Palestina.

“Aksi solidaritas ini tidak berhenti disini, tetapi berlanjut hingga tak ada lagi kedzoliman terhadap saudara muslim dimanapun. Adapun melihat kondisi saudara kita yang sedang terkena bencana banjir, maka kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tegal supaya lebih peduli terhadap lingkungannya untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir. Marilah kita bantu dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk meringankan beban saudara kita,” tutur Koordinator Aksi Azrul Aminullah pada panturapost, Jumat ( 3/1/2020)

Dalam aksi tersebut, mereka melakukan orasi bebas menggunakan pengeras suara yang dipasang di mobil bak terbuka. Aksi ini mendapat penjagaan dari aparat keamanan. “Intinya, aksi ini dari kegelisahaan umat Islam di Tegal dan sekitarnya. Aksi ini solidaritas yang terjadi di Uyghur. Sebagai umat muslim wajib melakukan solidaritas. Kami sangat mengecam keras.”

Aksi solitaritas ini mengadakan longmarch dan galang dana buat korban becana. Longmarch melalui rute Alun-Alun Tegal – Jl Diponegoro – Jl. Ar Hakim – Jl. Kartini – Jl. Ahmad Dahlan – Alun-Alun Tegal.

“Untuk sementara dana yang terkumpul Rp 34 juta, dan penggalangan dana akan terus berlanjut,” ungkap Azrul Aminullah.

Sumber: panturapost.com







Klik video:

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…