Langsung ke konten utama

Featured Post

New Normal (Pandangan Islam dalam konteks NKRI)

Sabtu, 30 Mei 2020

Faktakini.net

NEW NORMAL
(Pandangan Islam dalam konteks NKRI)

oleh ; Ustadz Salman Al Farisi Ghozali

Masih terasa di hati kita bagaimana susasan Idul Fitri 1441 H, walaupun dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, kita masih menyambutnya dengan penuh rasa syukur dan bahagia.

Idul Fitri yang merupakan hari raya dan kebanggan Umat Islam , secara bahasa diambil dari dua kata yaitu ; _'iidun_ yang artinya kembali dan _fitrun_ yang artinya suci.

Secara istilah, maksudnya adalah di hari raya Idul Fitri kita diminta untuk hidup dalam keadaan bersih, suci dan tidak mengerjakan kemungkaran kedepannya. Karena bulan Ramadhan telah mendidik dan mengajarkan kepada kita untuk menjadi hamba² Allah yang bersih, suci dan meninggalkan perbuatan munkarat. 

Dalam konteks NKRI, Idul Fitri juga bisa disebut dengan New Normal dalam arti memulai kehidupan baru. Namun istilah New Normal bukan dipahami dengan kehidupan baru hanya sebatas membuka tempat tempat hiburan, pasar pasar tradi…

Tuding Nabi Muhammad SAW Dekil dan Ingusan, Buya Yahya Ingatkan Muwafiq Hati-Hati Kalau Bicara



Rabu, 4 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Ceramah Ahmad Muwafiq menimbulkan kegaduhan. Tokoh aliran Islam Nusantara yang akrab disapa Gus Muwafiq itu dinilai merendahkan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

Dalam ceramahnya berbahasa Jawa belum lama ini, Muwafiq bercerita soal masa kecil Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Dia tidak sependapat jika masa kecil Nabi Muhammad digambarkan berlebih-lebihan.

"Sekarang ini digambarkan nabi lahir itu seperti ini, seperti ini. Nabi lahir biasa saja, nggak usah tiba-tiba dibuat bersinar. Kalau bersinar ketahuan, dipotong sama temannya Abrahah. Ada yang menceritakan, nabi lahir bersinar sampai langit. Kalau begitu ya dicari orang Yahudi, dibunuh. Biasa saja, lahir. Masa kecilnya rebes, ikut mbah. Anak kecil itu kalau ikut mbah pasti tidak terlalu terurus, di mana-mana. Mbah itu di mana saja kalau mengurusi anak kecil itu tidak bisa," kata Muwafiq dalam ceramahnya yang tersebar di Youtube.

Ceramah Muwafiq membuat umat Islam marah dan para ulama angkat suara. Salah satunya oleh ulama masyhur, Yahya Zainul Maarif, atau lebih akrab disapa Buya Yahya.

Dalam channel Youtube Al-Bahjah TV, yang dipublikasikan 2 Desember 2019, Buya Yahya berpesan kepada semua pihak, khususnya umat Islam, jika berbicara mengenai Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, maka harus berhati-hati. Jangan sampai masuk ke wilayah merendahkan.

"Waspada, jangan sampai kita masuk wilayah merendahkan. Baik sengaja maupun tidak sengaja, tetap salah. Kalau kita punya kalimat yang merendahkan Nabi dengan sengaja, maka kita keluar dari iman. Kalau tidak sengaja, ceroboh kita. Maka tetap harus waspada. Hati-hati kalau kita bicara tentang sifat Nabi," ujar Buya Yahya.

Pengasuh pondok pesantren Al-Bahjah ini menegaskan, jika dia umat Islam, maka orang itu tidak akan merendahkan Nabi dengan alasan apa pun. Bahkan di dalam pikiran pun, umat Islam tidak boleh merendahkan Nabi Muhammad.

"Kalau anda perindu dan pecinta Nabi, dan membaca sejarah, enggak akan berani anda ngomong yang tidak pantas untuk Nabi. Enggak mungkin. Masa kecil Nabi berbeda dengan orang lain. Nabi dengan keistimewaannya. Bagaimana saat berjalan dipayungi oleh mendung dan seterusnya," kata Buya.

Masa kecil Nabi Muhammad hingga diangkat menjadi seorang Nabi, sangat istimewa. Keistimewaan ini yang tidak dimiliki oleh manusia biasa. Nabi Muhammad adalah manusia sempurna.

"Mengagumkan Baginda Nabi. Kalau anda baca sejarah Nabi, akan tahu semuanya. Bagaimana masa kecil Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Jangan sampai ada orang yang mensifati masa kecil Nabi dengan sifat-sifat yang tidak pantas. Itu kan sifatku dan sifatmu. Ya mungkin kita kotor dan sebagainya. Tapi kalau Nabi, tidak bisa," tuturnya.

"Kalau di hatimu ada kekaguman dan cinta pada Nabi, enggak akan bisa anda menyamakan Nabi dengan diri anda. Enggak bisa. Apa pun bentuknya. Karena itu Nabi Muhammad. Enggak bakal bisa. Ini yang pertama. Nabi Muhammad dengan segala keistimewaannya, dijaga oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala," tegasnya.

Sumber: beritaislam.org

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…