Langsung ke konten utama

Featured Post

Persatuan Cendekiawan Internasional Kutuk Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsha

Ahad, 31 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Sekretaris Jenderal Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS), Syekh Ali Muhyiddin Al-Qaradaghi, menegaskan penangkapan Imam dan Khatib Masjid Al-Aqsa Syekh Ikrima Sabri adalah intervensi terang-terangan pendudukan Israel terhadap pengelolaan tempat suci Islam.

Syekh Sabri ditangkap di rumahnya di Yerusalem Timur pada hari Jumat, ditahan selama berjam-jam, kemudian membebaskannya dan mendeportasinya dari Al-Aqsa selama sepekan .

“Kami mengimbau dunia Arab dan Islam dan semua organisasi internasional dan hak asasi manusia untuk menuntut penghentian praktik-praktik agresif ini,” ujar Al-Qaradaghi dikutip dari Anadolu, Ahad (31/5).

Ia menambahkan, “Ini adalah pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia dan gangguan mencolok dalam urusan tempat-tempat suci.”

IUMS mengutuk dan mencela tindakan terhadap Sheikh Sabri, dan menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam, PBB, dan organisasi hak asasi manusia untuk melindungi …

Khumairoh Lathifah: Gus Muwafiq, Hati-Hatilah Dalam Mensifati Nabi Muhammad SAW!

Ahad, 1 Desember 2019

Faktakini.net

GUS MUWAFIQ, “HATI-HATI DALAM MENSIFATI NABI SAW”

oleh: Khumairoh Lathifah

“Tapi awak dewe nggambarno Kanjeng Nabi lahir koyo ngene-koyo ngene, Nabi lahir biasa mawon. Wajahe bersinar..!, lah nek bersinar yo konangan, diketok karo wong bolone Abroha. Kan ono seng cerito bahwa Nabi lahir wajahe bersinar tekan langit, la lek koyo ngunu yo digoleki karo wong yahudi. Biasa mawon, cilikane yo rembes, melu mbha. Bocah kui yen melu mbah mesti ora pati kaurus, neng ndi-ndi. Wong mbah kuwi teng pundi mawon, lek ngurus boca ora iso”

Kira-kira translate bahasa Indonesianya seperti ini

“(tapi kita menggambarkan Nabi lahir seperti ini, Nabi lahir itu biasa saja. Wajahnya (Nabi) bersinar, jika wajah nabi bersinar, ketahuan, dan akan dibunuh oleh pasukan Abraha. Ada yang bercerita, bahwasannya ketika Nabi lahir, wajahnya bersinar sampai ke langit. Jika seperti itu, tentunya akan ketahuan oleh Yahudi. Nabi lahir itu biasa saja. Kecil beliau dekil, wong namanya ikut kakek. Anak itu jika dibesarkan kakek, dimanapun, pasti tidak terurus. Ya namanya kakek, itu tidak bisa merawat cucu)”.

Inilah sepenggal ucapan Gus Muwafiq diselah-selah ceramah beliau dalam sebah majelis maulid. Pernyataan Gus Muwafiq ini tentunya sangat menyakitkan umat Islam. Sebab beliau ini merendahkan Rasulullah Saw. Ucapan ini tidak patut diucapkan dai yang notabenenya adalah NU yang sangat menjunjung tinggi prinsip beradab kepada Nabi Muhammad Saw.

Sebagaimana dalam keyakinan Ahlussunnah wal jamaah, Rasulullah saw memiliki khashais (keistimewaan) yang berbeda dengan manusia pada umumnya. Hb Zein Bin Smith dalam kitabnya “al-Ajwabiyah al-Ghaliyah” menjelaskan keistimewaan Rasulullah Saw. Diantara keistimewaan Rasulullah Saw ialah; mempunyai sifat “jawami’ al-Kalim (kalam-kalam beliu yang ringkas namun syarat dengan maknah dan hikmah), orang yang paling mulia diatas para Nabi dan Rasul yang ada (tafdhiluh alal anbiya’ wal mursalin), terutusnya beliau menyeluruh seluruh alam dan masih banyak lainnya.

Kemudian di bab lain, Habib Zein menjelaskan kemulyaan Rasulullah saw baik dari segi sifat fiskly (khalqiyyah) maupun karakter (akhlaqnya). Secara fisik, Rasulullah Saw diciptakan oleh Allah dengan sifat yang mulia dalam rupa tanpa ada kesamaan dari makhluk lainnya, baik dari makhluk sebelum Rasulullah Saw lahir, maupu sesudah beliau lahir. Beliau Saw diciptakan perpaduan bentuk keindahan dan ketampan yang sangat sempurna. 

Sampai-sampai Sahabat Hasan bin Tsabit membuat Syair untuk Baginda Saw:

خلقت مبرأ من کل عيب
گأنك قد خلقت گما تشاء

Engkau diciptakan bebas dari segala aib Seakan-akan engkau dicipta seperti yang mana yang kau inginkan dirimu diciptakan

Memang faktanya, banyak sahabat yang memuji fisik Rasulullah Saw.

Adalah al-Barra’ bin Azib berkata: “Aku tidak pernah melihat orang yang berjambang hitam dan berbaju merah lebih bagus dari Rasulullah Saw”.

Abu Hurairah berkata; “Aku tidak melihat sesuatu yang lebih indah daripada Rasulullah Saw, seolah-olah matahari bergerak diwajahnya, dan ketika tersenyum, wajahnya berkilau seperti bulan purnama”.

Anas bin Malik berkata: “saya tidak pernah menyentuh sutera yang lebih halus dari telapak tangan Rasulullah Saw, dan aku tidak pernah mencium aroma apapun yang lebih harum melebihi Rasulullah Saw”.

Hindun bin Abu Hallah berkata: “Rasulullah Saw adalah gagah perkasa, wajahnya bersinar bagai bulan purnama, besar berimbang kepala mulia beliau, berombak rambutnya, bersih kulitnya, luas dahinya, mancung hidungnya, lebat janggutnya, lebar mulutnya, lembut rambut dadanya, rata giginya, sedang badannya, perut dan dadanya sejajar (six pack), besar pergelangan tangannya, lebar telapak tangannya, manis jari jemarinya, indah telapak kakinya, pandangannya ke bawah lebih lama dari pandangan keatas (sangat berwibawa), cara memandangnya hanya sepintas (melirik), mengutamakan sahabat-sahabatnya, serta selalu menjadi orang pertama yang mengucapkan salam”.

Sedangkan Sifat akhlaknya tidak perlu diragukan lagi. Beliau Saw, salah satu misinya ialah menyempurnakan kemulaian akhlak manusia (li utammima makarima al-akhlaq). Oleh karenanya, Raulullah Saw, langsung dididik Allah dalam pendidikannya (Addabani Rabbi, fa Ahsana ta’dibi), sehingga beliau manusia paling terdidik (beradab).

Jadi, penulis hanya sekedar mengingatkan (tidak menggurui) kepada Gus Muwafiq, agar perbanyak membaca kitab-kitab tentang kemuliaan Rasulullah Saw, semisal kitab karya Hb Zain Bin Smith diatas atau kitab-kitab karya ulama’ Aswaja lainnya. Biar bisa memahami bagaimana kemuliaan Rasulullah Saw dari berbagai segi. Sehingga nantinya beliau mampu memahamkan kemuliaan Rasulullah Saw kepada umat Islam. Bukan malah memberikan penjelasan yang justru terkesan merendahkan Rasulullah Saw. Ini berbahaya, sebab bisa jatuh pada penyesatan.

Perlu juga diketahui oleh Gus Muwafiq, para ulama’ berpendapat bahwa Allah menjadikan kenabian Rasulullah Saw dalam ilmu Allah yang Qadim (wa ja’alni Nabiyyan fi ilmihi). Ini artinya, meski Rasulullah Saw diangkat menjadi Nabi dan Rasul umur 40 tahun, namun jauh tanpa batas sebelumnya, beliau Saw sudah “tercatat” dalam ilmu Allah sifat kenabiannya. Oleh karena itu, semenjak lahirpun beliau Saw sudah mulia baik fisik maupun akhlak seperti sifat al-amin-nya. Kalau anda tidak percaya, silahkan buka kitab “Tuhfatul Murid ala jauharat al-Tauhid” Syaikh Ibrahim bin Muhammad al-Bayjuri asSyafii, halaman 19.
Wallahu a’lam BiShawwab.

Video:


Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…