Langsung ke konten utama

Featured Post

Persatuan Cendekiawan Internasional Kutuk Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsha

Ahad, 31 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Sekretaris Jenderal Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS), Syekh Ali Muhyiddin Al-Qaradaghi, menegaskan penangkapan Imam dan Khatib Masjid Al-Aqsa Syekh Ikrima Sabri adalah intervensi terang-terangan pendudukan Israel terhadap pengelolaan tempat suci Islam.

Syekh Sabri ditangkap di rumahnya di Yerusalem Timur pada hari Jumat, ditahan selama berjam-jam, kemudian membebaskannya dan mendeportasinya dari Al-Aqsa selama sepekan .

“Kami mengimbau dunia Arab dan Islam dan semua organisasi internasional dan hak asasi manusia untuk menuntut penghentian praktik-praktik agresif ini,” ujar Al-Qaradaghi dikutip dari Anadolu, Ahad (31/5).

Ia menambahkan, “Ini adalah pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia dan gangguan mencolok dalam urusan tempat-tempat suci.”

IUMS mengutuk dan mencela tindakan terhadap Sheikh Sabri, dan menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam, PBB, dan organisasi hak asasi manusia untuk melindungi …

Ishaq Ibrahim Mualaf Asal Kanada Disambut Hangat Di Panggung Reuni 212


   
Rabu, 4 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Mantan gangster asal Kanada, Ishaq Mustaqim, menunaikan janjinya untuk menghadiri Reuni 212 dan Maulid Agung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12). Dari arah Selatan pintu Monas, Ishaq berjalan kaki menuju panggung utama.

Mantan gangster yang taubat ini mengenakan baju hitam dan celana cingkrang warna hitam. Di tengah padatnya peserta, Ishaq berjalan cepat ke arah panggung.

Dia didampingi beberapa Laskar Pembela Islam (LPI). Di atas panggung, dia langsung menyalami para ulama, asatiz dan tokoh-tokoh 212. Tak terkecuali Ketua Perhimpunan Alumni 212 (PA 212) Ustadz Slamet Ma’arif.

Dia lalu meminta izin dengan jempolnya dan memberi isyarat maju ke depan. Ishaq duduk langsung di depan panggung utama. Sontak, kehadiran Ishaq membuat peserta Reuni 212 memberi apresiasi.

Sebelumnya, dalam twitternya, pria berusia 41 tahun ini mengatakan, dia seharusnya datang langsung ke Indonesia dan memperpanjang perjalanannya satu minggu untuk bisa melihat 212 dengan mata kepala sendiri. Juga mengajak para ‘pejuang Muslim’ tanpa kekerasan yang mencintai tauhid dan perdamaian untuk hadir.

“Terima kasih kepada Neno Warisman dan Kelompok Maharani Peduli dan Acara 212, yang mengajak saya menjadi bagian dari acara yang indah ini,” ujar Ishaq dalam bahasa Inggris.

Ishaq Mustaqim yang kisah hijrahnya banyak dimuat di Youtube ini selama seminggu ini melakukan safari dakwah di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung. Pada saat yang sama saya ingin mengajak semua orang datang ke peristiwa 212, ujar Ishaq Mustaqim.

Pendiri Mustaqim TV Channel ini lahir di Montreal, Kanada, di usia 14 tahun dia terperosok dengan teman-teman dan lingkungan pengguna narkoba dan alcohol. Dia dijebloskan penjara di usia 15 tahun dan kebiasaannya berbuat buruk tak berhenti meski dikeluarkan dari penjara. Di usia 18 tahun, ia kembali dijebloskan ke penjara.

“Dua tahun di penjara, membuat saya memiliki otak kriminal,“ katanya dalam sebuah tayangan Millionaire Lifestyle Gives It All Up For Islam ~ Ishaq Mustaqim (My Path To Islam) di channel Youtube.

Foto: Ishaq Ibrahim di Reuni 212, Senin (2/12/2019)

Sumber: Indonesiainside, Repelita

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…