Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Pendapat Rocky Gerung Dan Irman Putra Sidin Pakar Hukum Tata Negara Tentang FPI

Jum'at, 6 Desember 2019
Faktakini.net, Jakarta - Pendapat Rocky Gerung Dan Irman Putra Sidin Pakar Hukum Tata Negara Tentang FPI. 
Klik video:

Gubernur Jateng Kader PDIP Ganjar Pranowo: Saya Suka Nonton Film Porno



Kamis, 5 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah yang juga merupakan kader PDIP, Ganjar Pranowo, blak-blakan tentang suka nonton video porno. Dia mengklaim tidak salah menonton film khusus dewasa itu lantaran sudah memiliki istri.

Pengakuan itu disampaikan Ganjar saat menjadi tamu Podcast di Youtube pribadi Deddy Corbuzier yang diunggah Selasa 3 Desember 2019.

Awalnya, Ganjar menceritakan mengenai pentingnya meenggunakan media sosial dalam berkomunikasi di era sekarang. Namun, suatu ketika, Ganjar tidak sengaja memencet dan mengirim akun Twitter porno melalui akun pribadinya. Dan salah satu warganet mengomentari hal tersebut.

"Pak Ganjar, ini kok bapak nonton film porno?" tulis warganet.

"Kalau saya nonton film porno, salah saya di mana? Wong saya suka, kok. Saya sudah dewasa, punya istri, yang enggak boleh itu yang saya kirim-kirim itu," jawab Ganjar seperti dikutip VIVAnews, Rabu, 4 Desember 2019.

Ganjar menambahkan, ada alasan tertentu mengapa suka menonton film porno. Dia juga tidak malu dibicarakan karena suka menonton film tersebut.

"Saya kadang-kadang kepingin nonton, karena saya dewasa dan saya sehat. Kalau tidak sehat baru tidak akan saya nonton. Sebagai orang dewasa kan perlu, kecuali saya setiap hari suka ngomong yang porno-porno, tak sebarin kemana-mana. Sorry lah. Ada ruang privat yang kita mengerti dan tidak untuk disebarkan dan harus ada privasi, ini manusia," ucap dua.

Ganjar menjelaskan, hal yang tidak boleh dilakukan terhadap konten porno adalah menyebarkan karena melanggar UU ITE. Dia mengaku menjadi salah satu orang yang ikut membahas dan menyusun UU ITE ketika masih menjadi anggota dewan.

"Jelek-jelek gini, saya yang ikut ngerumusin undang-undang ITE. Saya ikut bahas. Prita itu sampai sekarang bersahabat dengan saya gara-gara ITE. Dan saya tahu betul," ucap dia.

Foto: Ganjar Pranowo

Sumber: vivanews.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…