Langsung ke konten utama

Featured Post

Sukses Turunkan Penularan Corona Di DKI, Kepala Daerah Berbondong-Bondong Tiru Langkah Anies

Jum'at, 29 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Jurus Anies dalam memerangi wabah Corona alias Covid-19 memang luar biasa. Ia adalah Kepala daerah dengan inisiatif dan kinerja terbaik, terutama dalam mengantisipasi dan menanggulangi dampak pandemi.

Sejak Januari 2020 dirinya sudah memberikan sosialiasi tentang adanya bahaya virus Pneumonia Wuhan yang sekarang dikenal sebagai Covid-19.

Semua publikasi sejak dini itu bisa dicek melalui sosial media DKI, Dinas Kesehatan DKI, hingga BUMD milik DKI, semua serempak mendukung instruksi Gubernur Anies agar menyampaikan kewaspadaan pada masyarakat.

Cara Anies Baswedan menghadapi virus ini membuat pemimpin daerah lain meniru jejaknya. Bahkan banyak dari mereka juga meminta bantuan pada Anies untuk memberikan pertolongan. Seperti yang dilakukan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna pada 2 April 2020. Pihaknya meminta kepada sang Gubernur membantu memberikan alat rapid test.

Hasilnya Kota Depok mendapatkan bantuan sekitar 2400 unit alat rapid t…

Di Hadapan Jutaan Peserta Reuni 212, KH Slamet Ma'arif Minta Sukmawati Diproses Hukum




Selasa, 3 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Reuni 212 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat sudah selesai. Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 KH Slamet Ma'arif memprediksi massa yang hadir jutaan orang. Dia meminta polisi memproses hukum Sukmawati Soekarnoputri atas dugaan penistaan agama.

"Alhamdulillah, hari ini ratusan ribu mungkin jutaan umat Islam berkumpul kembali di Monas," kata Kyai Slamet di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Menurut Kyai Slamet, reuni 212 bukan hanya dihadiri oleh warga lokal melainkan juga dari orang-orang luar negeri.

Kyai Slamet mengatakan reuni 212 bertujuan untuk mengirimkan pesan kedamaian dan penuh toleransi kepada sesama.

"Hari ini kembali umat Islam membuktikan bahwa ketika jutaan orang berkumpul, tetap suasana penuh kedamaian, kekeluargaan, kebersihan bahkan toleransi, bahkan kawan-kawan dari luar negeri pun banyak yang hadir di tempat ini, menunjukkan bahwa insya Allah 212 menjaga spiritnya, untuk senantiasa merekatkan semua golongan yang ada di Indonesia ini," ucapnya.

Kendati demikian, PA 212 kembali menuntut adanya keadilan penegakan hukum di Indonesia. Utamanya, terkait ucapan Sukmawati yang membanding- bandingkan Soekarno dan Nabi Muhammad yang menurut Kyai Slamet ada unsur penistaan terhadap agama.

"Kemudian hari ini kita juga mengingatkan kembali, yang terpenting adalah harus berlaku adil secara hukum. Siapapun tidak boleh dibiarkan yang menodakan, menistakan agama di Indonesia, agama apapun," ungkapnya.

"Hal ini kita mengkhususkan kepada pihak kepolisian untuk segera memproses bu Sukmawati melalui proses-proses hukum yang ada, agar nilai-nilai keadilan di negara kita bisa tetap terjaga dengan baik," imbuhnya.

Reuni akbar 212 di Monas hari ini oleh sejumlah tokoh yang diantaranya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, politikus Gerindra Fadli Zon, dan politikus PKS Mardani Ali Sera.

Foto: KH Slamet Maarif dan para tokoh di panggung Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019)

Sumber: okezone.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…