Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Pendapat Rocky Gerung Dan Irman Putra Sidin Pakar Hukum Tata Negara Tentang FPI

Jum'at, 6 Desember 2019
Faktakini.net, Jakarta - Pendapat Rocky Gerung Dan Irman Putra Sidin Pakar Hukum Tata Negara Tentang FPI. 
Klik video:

Bikin Kagum! Massa Reuni Akbar 212 Pulang Sambil Bersholawat



Senin, 2 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Massa Reuni 212 berangsur membubarkan diri setelah rangkaian aksi unjuk rasa selesai. Massa meninggalkan Monumen Nasional pada sekitar pukul 08.10 WIB sambil melantunkan sholawat bersama-sama.

Massa aksi membubarkan dengan membawa pulang atribut mereka. Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Ustadz Haikal Hassan mengimbau para peserta untuk tidak meninggalkan sampah atau merusak rumput Monas.

"Kita tidak akan meninggalkan tempat kalau belum bersih. Ayo sambil dirapikan lagi," kata Ustadz Haikal dari atas panggung. Imbauan itu pun diikuti dengan "operasi semut" yang dilakukan para peserta aksi.

Sebagian massa aksi menuruti imbauan untuk membubarkan diri. Bersama kolega, mereka berjalan kaki ke arah gerbang-gerbang kawasan Monas.

Namun sebagian lainnya memilih untuk menetap di tempat, menunggu antrean keluar. Sebagian lagi bahkan berjalan ke belakang panggung. Mereka berjaga di pintu VIP, menanti para tokoh junjungan mereka.

Sesekali para massa aksi bersikut-sikutan dengan petugas pengamanan. Para massa aksi berniat sekadar mencium tangan para pendakwah atau meminta berswafoto. Namun situasi kondusif tetap terjaga.

Banyaknya massa yang masih menunggu di area aksi, membuat panitia berkali-kali menyampaikan imbauan lewat pelantang suara. Panitia meminta massa aksi untuk segera meninggalkan kawasan Monas karena acara sudah selesai.

"Kepada jamaah yang masih berada di area kawasan Monas, dimohon segera meninggalkan area kawasan Monas karena hari Senin Monas tutup untuk kunjungan," kata panitia lewat pengeras suara.

Gelaran Reuni Akbar 212 kali ini digelar sejak pukul 02.00 WIB. Sejumlah massa aksi melakukan doa dan salat malam bersama di Monas. Setelah itu mereka mendengarkan tausiyah dari beberapa tokoh seperti Ustaz Ahmad Al-Habsyi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab turut memberi tausiyah lewat rekaman suara.

Foto: Reuni 212, Senin (2/12/2019 di Monas

Sumber: cnnindonesia.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…