Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Sintang Bagikan Paket Sembako Untuk Kaum Dhuafa Muslim Dan Non Muslim Di Dua Dusun

Senin, 13 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Menyusuri perkampungan yang sejuk diikuti tegur sapa hangat dari warga Dusun Mangkuk Matai dan Dusun Marti Jaya Desa Enggah Jaya Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang.

Dibalik senyum ramah menyapa itu, tak ada kebencian tak ada kalimat kasar dari warga desa itu. Tim Program FPI berbagi Kabupaten Sintang mendatangi beberapa rumah penduduk sambil membawa bingkisan berupa sembilan bahan pokok ala kadarnya, hari Jum’at 10 Juli 2020 lalu.

Selain muslim sejumlah warga dari Suku Dayak beragama non muslim yang merupakan penduduk asal desa itu juga didatangi Tim Program FPI berbagi Kabupaten Sintang. Canda tawa ramah penduduk mengiringi langkah beberapa orang anggota dan pengurus FPI ini.

Warga mengungkapkan bahwa apa yang didengar disejumlah media yang mengatakan FPI itu sangat bertolak belakang dengan kenyataan yang mereka saksikan saat ini.

“Apa yang kami dengar selama ini tentang FPI sangat bertolak belakang dengan kenyataan saat ini ketika menya…

(Video) Gowes Sepeda Indramayu - Subang, Bang Fuad Berikan Sedekah Jum'at Untuk Kaum Dhuafa Di Pinggir Jalan



Jum'at, 29 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Masya Allah... Di tengah perjalanan mengayuh sepedanya Indramayu - Subang, hari ini Jum'at (29/11/2019) sekitar jam 9 pagi, Ustadz Fuad atau yang akrab dipanggil Bang Fuad ini tiba-tiba berhenti.

Ternyata Bang Fuad menghentikan kayuhan sepedanya karena ia melihat kaum dhuafa', seorang bapak tua yang sedang berada di pinggir jalan.

Bang Fuad kemudian menghampiri si bapak dan memberikan shodaqoh jum'at, kegiatan rutin tiap hari Jum'at yang selalu ia lakukan, masya Allah...

Si Bapak pun mengucapkan terima kasih, lalu Bang Fuad kembali melanjutkan menggowes sepedanya menuju Subang, Jawa Barat.

Tadi malam, Kamis (28/11/2019) Ustadz Muhammad Fuad menginap di Markas DPW FPI Indramayu, Jawa Barat.

Sebelumnya Ustadz Muhammad Fuad atau biasa dipanggil Bang Fuad tiba di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hari Kamis (28/11/2019) sekitar pukul 4 sore.

Saat tiba di Indramayu, Ustadz Fuad yang akrab dipanggil Bang Fuad ini disambut hangat warga masyarakat Indramayu serta anggota, pengurus dan simpatisan FPI di Indramayu.

Kemudian Bang Fuad langsung dikawal oleh para Laskar FPI Indramayu untuk menuju ke markas DPW FPI Indramayu.

Dan pukul 19.45 WIB, Bang Fuad disambut hangat dan dijamu oleh Habib Yusuf bin Yahya beserta laskar FPI Indramayu.

Pertemuan diantara mereka begitu hangat, menunjukkan dukungan total DPW FPI Indramayu untuk mengantar Bang Fuad yang sudah 11  hari menggenjot sepedanya dari Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk sampai di ibukota Jakarta untuk menghadiri Reuni 212.

Dan pagi hari ini, Jum'at (29/11/2019) Bang Fuad kembali menggenjot sepedanya menuju Kota Subang, Jawa Barat.

Bang Fuad mengatakan persiapan tidak sampai satu minggu dengan persiapan fisik seperti naik sepeda mutar-mutar dan lari-lari satu sampai dua kilometer, dan mengharapkan Habib Rizieq Shihab bisa hadir dalam Reuni Alumni 212.

"Saya mengikuti acara reuni alumni 212 di Monas karena ingin bertemu para Ulama, Habib Rizieq Shihab dan para Habaib lainnya", ujar Bang Fuad pada hari Senin ( 25/11/2019 ) lalu.

Warga masyarakat Indramayu begitu antusias menyambut Bang Fuad yang sedang menuju Subang, di pinggir-pinggir yang ia lalui.

Mereka semua mendoakan supaya seluruh perjalanan beliau lancar sampai tiba di Jakarta untuk menghadiri Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019)



Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…