Langsung ke konten utama

Featured Post

Tanggapan Damai Lubis Terhadap Iman Brotoseno Yang Menolak Sejarah Pengkhianatan PKI

Ahad, 31 Mei 2020

Faktakini.net

*Iman Brotoseno/ IBs menolak Tap MPR XXV Tahun 1966 yang menjadi rujukan fiksi hukum KUHP. Pasal 107 UU.RI Thn 1999*

Tidak pantas jatidiri seorang yang menolak sejarah penghianatan PKI dijadikan Direktur Televisi Milik Negara RI. Karena Direktur TVRI notabene adalah pejabat ( publik ) pemerintahan RI.

Fakta hukumnya, banyak cuitan dari IBs melalui twitter atas namanya yang isinya masih mempertanyakan atau terkesan menolak bahwa penghianatan G 30 PKI Gerakan September 30 1965 melibatkan Gerwani ( Gerakan Wanita Indonesia ) yang berencana merubah haluan negara berideologikan Pancasila ini menjadi berhaluan komunisme, dengan modus operandi melalui fitnah keji, penculikan hingga mentarget pembunuhan2 terhadap berbagai tokoh negeri , yaitu Tokoh TNI, ulama , masyarakat dan pemuda yang mereka anggap anti komunisme/ PKI, diantaranya pembunuhan terhadap beberapa jendral TNI ( Pahlawan Nasional ) melalui penculikan, penganiayaan dan penyiksaan, hingga t…

Umat Islam Blora Menuntut Tangkap Dan Adili Sukmawati Penista Agama Islam



Jum'at, 29 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Gelombang aksi umat Islam untuk menuntut proses hukum terhadap Sukmawati Soekarnoputri yang kembali diduga kuat menistakan agama Islam, terus meluas.

Sejumlah warga yang tergabung dalam aliansi umat Islam Blora menggelar aksi damai tangkap dan adili Sukmawati Soekarnoputri, di alun-alun sebelah selatan kota Blora, Jumat (29/11) sore.

Aksi damai ini respon atas pernyataan  Sukmawati yang dianggap melecehkan agama, dengan menyamakan Nabi Muhammad S.A.W dengan tokoh proklamator Soekarno.

Dalam orasi yang bergantian mereka ingin agar Polri segera menindak, menangkap Sukmawati yang diduga telah melecehkan agama Islam. Sukmawati dianggap sebagau penista agama karena mengejek Nabi Muhammad S.A.W.

Dalam aksi damai yang dihadiri sekitar 200 orang ini, sebelum aksi digelar sejumlah petugas kepolisian melarang menggunakan atribut bendera apapun kecuali bendera merah putih.

Aturan ini sungguh aneh dan tidak ada dalam peraturan yang berlaku di Indonesia bahwa hanya Bendera Merah Putih yang boleh terlihat dalam aksi unjuk rasa.

Slah satu umat Islam peserta aksi bernama Muhammad Nur Wafi, sempat bersitegang ngotot tetap akan mengibarkan bendera tauhid, karena bendera tersebut tidak di larang di Indonesia.

"Mengapa tidak boleh, ini kan bendera Rosul, dan tidak ada larangan untuk mengibarkan, kalau bendera PKI jelas dilarang," tegas Nur Wafi.

Pihak Kemendagri sendiri secara tegas telah mengeluarkan pernyataan bahwa Bendera Tauhid tidak boleh dilarang untuk berkibar di Indonesia. Yang dilarang itu adalah Bendera HTI yaitu yang ada tulisan HTI nya.

"Yang kami larang itu adalah bendera dengan simbol HTI, bukan bendera tauhid. Keduanya berbeda, kalau HTI ini mencantumkan tulisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di bawah kalimat Laillahaillallah,” kata Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Soedarmo lewat pesan singkatnya pada Sabtu (22/2/2017).

Namun sayangnya masih ada karangan yang kurang update alias telat informasi sehingga berbuat bodoh melarang-larang bendera tauhid.

Ketegangan tersebut sempat membuat aksi damai molor.

Sumber: rmol

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…