Langsung ke konten utama

Featured Post

Korlap Aksi Anti RUU HIP Ungkap Operasi "Qubah Putih' Oleh Antek PKI Ke Petinggi MUI

Senin, 13 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ada dua kabar buruk disampaikan wartawan senior, Edy Mulyadi. Pertama, adalah Raker Komisi III DPR RI dengan pemerintah yang diwakili Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, ternyata, tidak mencabut Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang ditolak rakyat, khususnya umat Islam dari program legislasi nasional (Prolegnas) 2020.

Kedua, ada operasi ‘Qubah Putih’ yang menyasar petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) daerah, baik tingkat kabupaten/kota maupun kecamatan. “Dengan dukungan dana nyaris tak terbatas, orang-orang PKI ingin menggembosi MUI di daerah-daerah dengan iming-iming uang dan berbagai fasilitas, bahkan ancaman-ancaman,” demikian disampaikan Edy Mulyadi dalam video pendeknya, Minggu (12/7/2020).

Menurut Edy yang juga merupakan korlap aksi tolak RUU HIP di DPR RI pada 24 Juni lalu, penolakan umat Islam yang terjadi di hampir seluruh wilayah, ternyata tidak didengar oleh pemerintah. Mereka masih mau berkelit den…

Ulama, Habaib Dan Gubernur DKI Hadiri Acara Maulid Nabi Di Masjid Keramat Luar Batang



Ahad, 24 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Hari Ahad (24/11/2019) pagi, Masjid Keramat Luar Batang di Penjaringan, Jakarta Utara dipenuhi oleh umat Islam yang ingin menghadiri acara
Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Keramat Luar Batang dan Makam Habib Hussein bin Abubakar Alaydrus.

Tak hanya di dalam dan diluar Masjid, tapi ratusan ribu umat Islam tumpah ruah sampai ke jalan-jalan di sekitarnya, demi untuk memperingati kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW.

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Keramat Luar Batang dan Makam Habib Hussein bin Abubakar Alaydrus ini sudah berlangsung selama ratusan tahun dan selalu dihadiri umat Islam baik dari Indonesia maupun luar negeri.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Rouhah Qutubus Salaf berupa pembacaan sholawat, dzikir dan lainnya pada pukul 07.30 WIB.

Lalu pukul 9 ziarah ke Makam Habib Hussein bin Abubakar Alaydrus, dilanjutkan dengan pembacaan rawi Maulid, pembukaan membaca surat Al-Fatihah oleh Mutawali Makam Keramat Luar Batang Habib Hussein bin Hasan Alaydrus.

Setelah itu pembacaan Maulid Simthud Durror karangan Habib Ali bin Muhammad Alhabsyi yang dibacakan oleh Habib Fahmi bin Hamid Alaydrus, bergantian dengan para Habaib lainnya antara lain Habib Hafidz Alaydrus, Habib Alwi Alaydrus, Habib Hamid bin Syech Alhaddad, Habib Abubakar Mauladdawilah dan lainnya.

Acara ini dihadiri oleh para Ulama dan Habaib antara lain Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, dan juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Haji Anies Rasyid Baswedan disertai dengan Walikota Jakarta Utara dan pejabat lainnya. Serta para Jurnalis termasuk dari Faktakini.net

Dalam sambutannya, Habib Hussein bin Hasan Alaydrus selaku Mutawali atau Khalifah nya makam Keramat Luar Batang, mengucapkan selamat datang untuk para jamaah yang hadir, dan mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang membantu kesuksesan acara ini.

Habib Hussein kemudian memuji Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai 'Gubernur rasa Presiden'.

Kemudian Gubernur DKI Jakarta Haji Anies Baswedan memberikan sambutannya.
Gubernur pilihan Ulama dan Habaib ini menyatakan kehadirannya di acara ini karena ingin meraih keberkahan Maulid.

Anies berharap peringatan acara Maulid yang begitu semarak di ibukota membuat Jakarta menjadi kota yang aman, damai dan penuh keberkahan.

Dan ia ingin umat Islam di Jakarta yang begitu antusias mengadakan acara Maulid dimana-mana terus menjadi contoh bagi umat Islam di daerah lain.

Sehari sebelumnya, Sabtu (23/11/2019) Anies juga menghadiri acara Maulid di Masjid Alhawi Cililitan, Condet Kramat Jati, Jakarta Timur.

Habib Zainal Abidin bin Segaf Assegaf dalam ceramahnya mengatakan peringatan Maulid Nabi di Jakarta akan terus ada hingga hari kiamat dan akan terus bertambah ramai, karena sejarah berdirinya kota Jakarta sendiri didirikan oleh Habaib yaitu Sunan Gunung Jati yang kemudian mengubah nama Sunda Kelapa menjadi Fathan Mubina, yang lalu diterjemahkan menjadi Jaya Karta dan akhirnya Jakarta.

Beliau kemudian sempat mengutarakan pentingnya Gubernur DKI Anies Baswedan untuk turun tangan membantu permasalahan hak atas tanah milik keluarga dan ahli waris Habib Hussein bin Abubakar Alaydrus.

Ahli nasab itu kemudian menyemprot ulah kurang ajar Sukmawati alias Bu Suk yang membanding-bandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno.

"Soekarno pantesnya dibandingkan dengan Bung Tomo!", tegas Habib Zainal Abidin yang menjelaskan bahwa manusia biasa seperti Soekarno tentu tidak pantas dibandingkan dengan Rasulullah SAW.

Beliau mengungkapkan Bung Tomo telah berjasa menggelorakan perang di Surabaya melawan pasukan Inggris dengan pekikan takbir 'Allahu Akbar'.

Habib Zainal Abidin mengungkapkan Bung Karno sendiri setiap tahunnya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bung Karno pun mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang terbesar. Bung Karno mengatakan semua tokoh dunia seperti Napoleon, Abraham Lincoln dan lainnya dibesarkan oleh rakyatnya, tetapi Nabi Muhammad SAW dibesarkan oleh Allah SWT, ungkapnya.

Habib Zainal Abidin mengatakan Sukmawati telah menunjukkan kebodohannya sendiri karena ternyata tidak tau sejarah ayahnya sendiri.

Pendiri Naqobatul Asyrof Al-Kubro ini mengatakan para Habaib telah berhasil menjadikan umat Islam di Jakarta beraqidah Ahlussunnah wal Jamaah dan bermadzhab Imam Syafii, karena itu umat Islam di Jakarta dekat dan mencintai para Habaib anak cucu Rasulullah SAW.

"Umat Islam di Jakarta ini tidak bisa dipisahkan dengan Habaib, karena dari dulu kakek-kakek mereka berguru kepada para Habaib", ujarnya.

Selanjutnya, Habib Muhammad bin Sholeh Alatas dari Hadramaut yang memberikan cetamahnya dalam bahasa Arab yang diterjemahkan oleh Habib Muhammad Bashurroh.

Habib Muhammad mendoakan agar seluruh jamaah yang hadir hari ini mendapat keberkahan.

Acara ditutup sebelum Adzan Sholat Dzuhur, dan usai Sholat Dzuhur berjamaah para jamaah menikmati hidangan nasi kebuli yang disediakan oleh pihak panitia.

Foto: Gubernur DKI Anies Baswedan saat memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Keramat Luar Batang, Ahad (24/11/2019)

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…