Langsung ke konten utama

Featured Post

Jurnalis Muslimah Indonesia Dipaksa Bugil Saat Ditahan Imigrasi Hong Kong

Senin, 9 Desember Indonesia

Faktakini.net, Jakarta - Seorang asisten rumah tangga sekaligus jurnalis asal Indonesia, Yuli Riswati (39), menyatakan dia dipaksa untuk bugil dengan dalih pemeriksaan kesehatan, ketika ditahan oleh aparat Imigrasi Castle Peak Bay Hong Kong (CIC) sebelum dideportasi. Dia menyampaikan hal itu dalam telewicara yang dilakukan di sela-sela aksi unjuk rasa warga Hong Kong yang mendukungnya pada akhir pekan lalu.

Seperti dilansir South China Morning Post, Senin (9/12), Yuli mengatakan dia ditahan pada 23 September lalu dengan alasan masa berlaku visa sudah habis sejak 27 Juli. Dia lantas ditahan di imigrasi pada 4 November.

Yuli menyatakan depresi ketika ditahan selama 29 hari di imigrasi. Dia mengaku dipaksa untuk membuka seluruh pakaian di hadapan dokter lelaki dengan alasan untuk pemeriksaan kesehatan.

"Mereka (petugas imigrasi) memerintahkan saya untuk membuka baju dengan alasan pemeriksaan kesehatan. Saya langsung ketakutan ketika tahu bahwa dokter yan…

Ulama, Habaib Dan Gubernur DKI Hadiri Acara Maulid Nabi Di Masjid Keramat Luar Batang



Ahad, 24 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Hari Ahad (24/11/2019) pagi, Masjid Keramat Luar Batang di Penjaringan, Jakarta Utara dipenuhi oleh umat Islam yang ingin menghadiri acara
Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Keramat Luar Batang dan Makam Habib Hussein bin Abubakar Alaydrus.

Tak hanya di dalam dan diluar Masjid, tapi ratusan ribu umat Islam tumpah ruah sampai ke jalan-jalan di sekitarnya, demi untuk memperingati kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW.

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Keramat Luar Batang dan Makam Habib Hussein bin Abubakar Alaydrus ini sudah berlangsung selama ratusan tahun dan selalu dihadiri umat Islam baik dari Indonesia maupun luar negeri.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Rouhah Qutubus Salaf berupa pembacaan sholawat, dzikir dan lainnya pada pukul 07.30 WIB.

Lalu pukul 9 ziarah ke Makam Habib Hussein bin Abubakar Alaydrus, dilanjutkan dengan pembacaan rawi Maulid, pembukaan membaca surat Al-Fatihah oleh Mutawali Makam Keramat Luar Batang Habib Hussein bin Hasan Alaydrus.

Setelah itu pembacaan Maulid Simthud Durror karangan Habib Ali bin Muhammad Alhabsyi yang dibacakan oleh Habib Fahmi bin Hamid Alaydrus, bergantian dengan para Habaib lainnya antara lain Habib Hafidz Alaydrus, Habib Alwi Alaydrus, Habib Hamid bin Syech Alhaddad, Habib Abubakar Mauladdawilah dan lainnya.

Acara ini dihadiri oleh para Ulama dan Habaib antara lain Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, dan juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Haji Anies Rasyid Baswedan disertai dengan Walikota Jakarta Utara dan pejabat lainnya. Serta para Jurnalis termasuk dari Faktakini.net

Dalam sambutannya, Habib Hussein bin Hasan Alaydrus selaku Mutawali atau Khalifah nya makam Keramat Luar Batang, mengucapkan selamat datang untuk para jamaah yang hadir, dan mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang membantu kesuksesan acara ini.

Habib Hussein kemudian memuji Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai 'Gubernur rasa Presiden'.

Kemudian Gubernur DKI Jakarta Haji Anies Baswedan memberikan sambutannya.
Gubernur pilihan Ulama dan Habaib ini menyatakan kehadirannya di acara ini karena ingin meraih keberkahan Maulid.

Anies berharap peringatan acara Maulid yang begitu semarak di ibukota membuat Jakarta menjadi kota yang aman, damai dan penuh keberkahan.

Dan ia ingin umat Islam di Jakarta yang begitu antusias mengadakan acara Maulid dimana-mana terus menjadi contoh bagi umat Islam di daerah lain.

Sehari sebelumnya, Sabtu (23/11/2019) Anies juga menghadiri acara Maulid di Masjid Alhawi Cililitan, Condet Kramat Jati, Jakarta Timur.

Habib Zainal Abidin bin Segaf Assegaf dalam ceramahnya mengatakan peringatan Maulid Nabi di Jakarta akan terus ada hingga hari kiamat dan akan terus bertambah ramai, karena sejarah berdirinya kota Jakarta sendiri didirikan oleh Habaib yaitu Sunan Gunung Jati yang kemudian mengubah nama Sunda Kelapa menjadi Fathan Mubina, yang lalu diterjemahkan menjadi Jaya Karta dan akhirnya Jakarta.

Beliau kemudian sempat mengutarakan pentingnya Gubernur DKI Anies Baswedan untuk turun tangan membantu permasalahan hak atas tanah milik keluarga dan ahli waris Habib Hussein bin Abubakar Alaydrus.

Ahli nasab itu kemudian menyemprot ulah kurang ajar Sukmawati alias Bu Suk yang membanding-bandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno.

"Soekarno pantesnya dibandingkan dengan Bung Tomo!", tegas Habib Zainal Abidin yang menjelaskan bahwa manusia biasa seperti Soekarno tentu tidak pantas dibandingkan dengan Rasulullah SAW.

Beliau mengungkapkan Bung Tomo telah berjasa menggelorakan perang di Surabaya melawan pasukan Inggris dengan pekikan takbir 'Allahu Akbar'.

Habib Zainal Abidin mengungkapkan Bung Karno sendiri setiap tahunnya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bung Karno pun mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang terbesar. Bung Karno mengatakan semua tokoh dunia seperti Napoleon, Abraham Lincoln dan lainnya dibesarkan oleh rakyatnya, tetapi Nabi Muhammad SAW dibesarkan oleh Allah SWT, ungkapnya.

Habib Zainal Abidin mengatakan Sukmawati telah menunjukkan kebodohannya sendiri karena ternyata tidak tau sejarah ayahnya sendiri.

Pendiri Naqobatul Asyrof Al-Kubro ini mengatakan para Habaib telah berhasil menjadikan umat Islam di Jakarta beraqidah Ahlussunnah wal Jamaah dan bermadzhab Imam Syafii, karena itu umat Islam di Jakarta dekat dan mencintai para Habaib anak cucu Rasulullah SAW.

"Umat Islam di Jakarta ini tidak bisa dipisahkan dengan Habaib, karena dari dulu kakek-kakek mereka berguru kepada para Habaib", ujarnya.

Selanjutnya, Habib Muhammad bin Sholeh Alatas dari Hadramaut yang memberikan cetamahnya dalam bahasa Arab yang diterjemahkan oleh Habib Muhammad Bashurroh.

Habib Muhammad mendoakan agar seluruh jamaah yang hadir hari ini mendapat keberkahan.

Acara ditutup sebelum Adzan Sholat Dzuhur, dan usai Sholat Dzuhur berjamaah para jamaah menikmati hidangan nasi kebuli yang disediakan oleh pihak panitia.

Foto: Gubernur DKI Anies Baswedan saat memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Keramat Luar Batang, Ahad (24/11/2019)

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…