Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Pemakaman Habib Ali Masyhur Bin Muhammad Bin Salim Bin Hafidz BSA Di Tarim

Selasa, 26 Mei 2020
Faktakini.net, Jakarta - Masya Allah.. Inilah Pemakaman Al alim Al allamah Al arifbillah Al faqih Al habib Ali Masyhur bin Muhammad bin Salim bin hafidz bin abdulloh bin abu bakr bin aydrus bin umar bn aydrus bin umar bin abu bakr bin aydrus bin al husein bin asyekh al fakhril wujud abu bakr bin salim, Selasa (26/5/2020) di Tarim, Hadramaut, Yaman.
Klik video:




Tepis Hoax Bahwa Kasus Rekayasa, Ini Rincian Laporan Medis Novel Dari Klinik Eye & Retina Surgeons, Singapura





Kamis, 7 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Saat ini di Media Sosial sedang gencar dilakukan upaya 'pengaburan fakta' kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Upaya itu antara lain menyebar hoax di Media Sosial bahwa kasus penyiraman tersebut adalah rekayasa Novel.

Apakah akun-akun yang gencar melakukan 'pengaburan fakta' hal itu adalah bagian dari pelaku penyiraman air keras itu atau tidak, hal itu tentu tak bisa dipastikan saat ini.

Yang pasti KPK bakal memposisikan akun-akun penebar hoax, fitnah dan pemutar balikan fakta itu.

Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) menyatakan sedang berkoordinasi dengan tim kuasa hukum Novel Baswedan untuk melaporkan akun-akun media sosial yang menuding penyiraman air keras ke penyidik KPK itu hanya rekayasa.

“Ya untuk sampai saat ini kami masih akan melakukan konsolidasi dengan pertama tim pengacara bang Novel yang kedua juga dengan tim biro hukum terkait dengan apa yang akan langkah hukum yang akan kami lakukan,” ujar Ketua WP KPK Yudi Purnomo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019).

Yudi pun mengaku cukup geram dengan ramainya soal tudingan rekayasa dalam kasus Novel. Dia pun merasa kasihan dengan Novel karena terus mendapatkan serangan setelah kasus penyiraman air keras masih mandek di kepolisian.

“Karena ini benar-benar suatu hal yang bagi kami sangat menyakitkan bang Novel telah memberantas korupsi sebagai penyidik di KPK kemudian dibuat seolah-olah bahwa penyerangan terhadap bang Novel adalah rekayasa,” kata Yudi.

Menurut Yudi, bila memang Novel merekayasa penyiraman air keras tersebut. Sudah pasti, kata dia, Novel sudah pasti ditangkap oleh polisi.

“Padahal kalau penyerangan terhadap bang Novel itu rekayasa dari hari pertama bang Novel menyatakan bahwa itu disiram itu pasti akan kelihatan bahwa itu rekayasa pasti bang Novel akan langsung ditangkap,” katanya.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan saat ini tengah menjalani perawatan mata di Singapura. “Dua hari di Singapura, yang kiri di operasi itu, tiba-tiba ada pendarahan di dalam,” ujar Novel.

Mata Novel rusak setelah disiram air keras pada Subuh, 11 April 2017.

Sudah 2,5 tahun, penyiram air keras terhadap Novel tak kunjung terungkap. Kini, Novel justru diserang di media sosial terkait penyiraman itu.

Terkait hoax dan fitnah yang mendadak digencarkan di media sosial bahwa kasus penyiraman air keras yang telah membuat sebelah matanya buta adalah rekayasa, Novel pun tegas membantahnya.

Novel menduga, serangan opini yang gencar dilakukan terhadapnya di media sosial tersebut, terorganisir.

“Kalau saya lihat, karena ini sudah terus menerus dibuatnya, berkelanjutan dan momentumnya selalu bersamaan dengan serangan KPK lainnya, saya yakin terorganisir,” ujar Novel saat dihubungi Tempo pada Selasa, 5 November 2019.

Kini Novel harus berjuang menghadapi ancaman kebutaan akibat siraman air keras itu. Tempo mendapat salinan rincian laporan medis terkait kondisi mata penyidik yang mengungkap kasus-kasus kakap di KPK itu.

Laporan medis Novel dari Klinik Eye & Retina Surgeons, Singapura, pada 26 Mei 2017, mencatat bahwa Novel pertama kali datang ke klinik itu pada 12 April 2017.

Saat itu, Novel dipindahkan setelah menjalani perawatan karena cedera kimia asam sulfat di Jakarta Eye Centre pada 11 April, pukul 5 pagi.

Laporan medis itu juga menuliskan ada luka bakar ringan sampai sedang pada wajah dan kelopak mata yang telah dirawat.

Cedera kimiawi melibatkan kedua mata. "Ketajaman visualnya masing-masing adalah 6/24 dan 6/15 pada mata kanan dan kiri," tulis laporan medis itu.

Pada pemeriksaan, ada permasalahan 90 persen di bagian jaringan atas para epitel batas kornea yang hilang, karena adanya iskemik (terhambatnya aliran darah pada pembuluh darah mata yang mengakibatkan kematian jaringan) di limbal (batas warna pada kornea) yang terjadi pada mata kiri.

Pada mata kanan, kornea agak membengkak dengan lipatan membran descemet. Ruang bagian depan dalam dan kosong, dan tidak ada kekeruhan lensa. Di mata kiri tidak ada pembengkakan kornea, tetapi tercatat kekeruhan lensa capsular anterior.

Pemeriksaan fundusnya melebar biasa-biasa saja dengan cakram optik merah muda pada kedua bagian dan retina normal. Tekanan intraokularnya (bola mata) adalah 22mmHg dan 44mmHg masing-masing di mata kanan dan kiri, menunjukkan sekunder glaukoma di mata kirinya.

Novel kemudian dirawat di Singapore General Hospital untuk perawatan dan observasi di hari yang sama. Penanganan dilakukan oleh dokter dari Singapore National Eye Centre dan unit SGH Burns, bedah plastik, dan layanan THT untuk luka bakar wajah dan hidungnya

Hingga Januari 2019, Novel sudah menjalani operasi mata sebanyak empat kali. Novel menuturkan, operasi keempat bertujuan untuk memotong jaringan di mata kiri guna melebarkan lubang lensa yang tertutup jaringan yang tumbuh. Jaringan mata kiri Novel sempat mati, sehingga harus diganti dengan jaringan gusi dan gigi.

Pasca dioperasi, mata kiri Novel sudah bisa melirik dan bergerak ke kanan dan kiri, dia juga bisa membaca dengan kacamata plus empat.

“Tapi pandangan saya sekarang ini sempit, kayak melihat terpong itu. Tidak lebar. Lebar pandang itu sempit. Tapi lebih jelas melihat dengan mata kiri, yang kanan malah buram dan sensitif cahaya,” ujar Novel Baswedan menceritakan kondisi matanya terkini pada Selasa, 5 November 2019.

Foto: Novel Baswedan saat dirawat di RS

Sumber: tempo.co

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…