Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kota Makassar Dan Sayap Juang Galang Dana Untuk Bantu Rakyat Palestina

Jum'at, 6 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah, kegiatan sosial kemanusiaan DPD FPI Sulawesi Selatan dan Kota Makassar beserta seluruh sayap juangnya masih terus berlanjut hingga kini.

Setelah sekitar tiga minggu lalu menggalang dana untuk korban angin puting beliung yang melanda Takalar, maka hari Rabu (4/12) dan Kamis (5/12/2019) FPI Sulsel dan Kota Makassar beserta sayap juang melakukan penggalangan dana untuk membantu rakyat Palestina.

Laporan FPI Kota Makassar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Kami dari MAWIL LPI KOTA MAKASSAR bersama HILMI DPD FPI SUL SEL dan MPI DPD FPI SUL SEL, mengadakan Penggalangan dana untuk palestina...
Rabu 04 desember 2019...

Panitia Penyelenggara,
 Korlap: Akbar Talli (Wali Laskar LPI KOTA MAKASSAR).
 bendahara: Nia Saturia(Wakil Bendahara MPI DPD FPI SUL SEL).
perlengkapan: Agus Salim(Wakil KA OPS MAWIL KOTA MAKASSAR)....

PENANGGUNG JAWAB:
Habib Muhammad Bin Ahmad Shahab(Ketua HILMI DPD FPI SUL SEL) dan Ilham Hatta(PAN…

Tak Pedulikan Aspirasi Masyarakat, Ahok Tetap Diangkat Jadi Komut Pertamina



Sabtu, 23 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat bekas Gubernur  Ahok yang telah terbukti bersalah menistakan agama Islam dan dibui, sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Ia didampingi Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Komut.

Keputusan Erick mengangkat Ahok itu tanpa sedikitpun mempertimbangkan aspirasi publik. Baik dari kalangan masyarakat, ekonom maupun internal Pertamina.

“Basuki Tjahaja Purnama Komisaris Utama di Pertamina, didampingi oleh pak Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin jadi Wakil Komisaris Utama di Pertamina,” ungkap Erick di Jakarta, Jumat (22/11).

Erick mengatakan saat ditanya alasan memilih Ahok, ia mengaku memerlukan figur pendobrak supaya semua sesuai target.”

Menteri BUMN ini juga mengatakan – ketika ditanya soal pro-kontra dipilihnya Ahok- bahwa “yang penting kasih kesempatan kita kerja dan lihat hasilnya”.

“Kadang-kadang kita ini suuzan tanpa melihat hasil, yang penting kita kerja,” tambahnya.

Erick menyebutkan target Pertamina yang perlu dicapai adalah mengurangi impor migas.

“Proses pembangunan refinery (kilang minyak) amat berat dan saya perlu team work (tim kerja) yang besar…dan perlu orang yang pendobrak,” kata Erick kepada para wartawan.

Sebelumnya begitu deras penilaian masyarakat atas rencana ditariknya Ahok jadi pejabat BUMN.

Ahokers juga menyerang Rizal Ramli yang mengkritisi rencana Menteri BUMN Erick Thohir menarik Ahok menjadi petinggi di BUMN.

Kritik itu langsung dibantah oleh koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi. Menurutnya, Rizal Ramli tidak akan pernah sentimen secara personal terkait Ahok.

“Ahokers gak usah panik,” kata Adhie lewat akun Twitternya, Selasa (19/11).

Adhie menambahkan, pernyataan Rizal Ramli tentang Ahok hanya untuk menyelamatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pasalnya, Ahok dipastikan akan menduduki jabatan di salah satu BUMN.

“Terkait Ahok, konteksnya selamatkan BUMN dari kerusakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Adhie mengatakan, selama ini tidak ada yang mengusut dugaan korupsi yang menyerat nama Ahok. Malahan dia prihatin lantaran komisioner KPK malah berfoto dengan Ahok.

“Tak ada yang bisa usut korupsi dia, komisioner KPK malah bangga bisa foto bareng Ahok,” sesalnya.

Seperti diketahui, Rizal Ramli menentang rencana Menteri BUMN Erick Thohir menarik Ahok menjadi petinggi di BUMN.

Dia menilai Ahok tidak kredibel dan akan membuat bangsa Indonesia menjadi terpolarisasi lagi. Dia menguraikan bahwa Ahok masih terindikasi terlibat dalam sejumlah kasus keuangan saat menjabat sebagai gubernur.

Mulai dari kasus pembelian lahan RS Sumber Waras, lahan di Cengkareng, hingga bus Transjakarta dari Tiongkok. Menurutnya, semua kasus tersebut memperlihatkan Ahok tidak terbiasa dengan good governance.

Teranyar, Rizal Ramli merekam bahwa track record mantan narapidana penista agama itu tentang korporasi sebatas dramatisasi gembar-gembor seolah mengungkap kebrengsekan BUMD DKI. Kemudian mengganti banyak direksi dengan rekan-rekan dari swasta.

“(Tapi) ternyata hasilnya nyaris tidak ada peningkatan kinerja BUMD DKI. Ini terpaksa dibuka karena capai lihat orang modalnya cuma maki-maki,” cuit Rizal Ramli.

Sumber: suaraislam.id

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…