Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Masyarakat Kalbar Kecam Pemindahan Habib Bahar Ke LP Nusakambangan

Senin, 25 Mei 2020
Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan sikap masyarakat Muslim Pontianak kalimantan barat terkait pemindahan Habib Bahar bin Smith ke Nusakambangan.
Klik video:


Tak Baca Shalawat, Khotbah Jum'at Menag Fachrul Razi Disebut Tidak Syah


Senin, 4 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sebetulnya ini momen bersejarah bagi Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Untuk kali pertama, setelah dilantik menjadi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju, ia tampil menjadi khatib Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Sayangnya, khotbah yang dilaksanakan pada Jumat, 1 November 2019, ini berbuntut masalah. Ia mendapat sorotan dari publik, melalui media sosial, karena tidak membaca Shalawat dalam awal khutbah. Padahal, di antara rukun Khotbah Jumat adalah termasuk membaca Shalawat Nabi.

"Lagi rame bahas Menag jadi Khatib Shalat Jumat di Istiqlal... Di khotbah pertama tidak ada Shalawat," kata Ustad H Zaini Ilyas, pengurus LP Maarif NU Jawa Timur, dalam komentarnya, Sabtu 2 November 2019.

"...dan dampaknya fatal banget, bisa akibatkan shalat Jum'at tidak sah, karena khutbah adalah rukun Jumat & wasiat takwa termasuk rukun khutbah, jika rukunnya hilang, maka bangunannya juga hilang," tuturnya.

"Di samping bacaan ayat Al-Qurannya ghair mujawwad (tidak sesuai kaidah tajwid, Red), juga ada rukun yang tidak dilakukan."

Dalam khotbah kedua, pada menit 20, rukun khotbahnya kurang, yang bisa berakibat ketidakabsahan.

Dijelaskan, Rukun Khotbah Jumat:

1) Rukun khotbah yang pertama yaitu memuji Allah di kedua khotbah;

2) Rukun yang kedua adalah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad di kedua khotbah;

3) Rukun khotbah Jumat yang ketiga yaitu berwasiat kepada ketakwaan di khutbah kedua; dan

4) Rukun yang keempat yaitu membaca ayat suci Al-Quran pada salah satu, di antara dua khotbah.

Para Netizen Muslim pun langsung mengkritisi Menag Fachrul, yang berbagai ucapannya memang sering menimbulkan kontroversi dan memancing kemarahan umat Islam seperti soal cadar, celana cingkrang dan sebagainya.

Ustadz Maaher At-Thuwailibi sendiri telah 'menyemprot' dugaan kesalahan fatal yang dilakukan oleh Fachrul Razi. Ustadz Maaher menyatakan dengan tegas bahwa Khutbah Jum'at Menag Fachrul tidak syah.

Kesalahan fatal ini tentu membuktikan apabila seseorang kurang memiliki kemampuan dalam bidang agama, seharusnya bisa mengukur diri dan tidak memaksakan diri untuk tampil apalagi sebagai khatib dalam sholat jum'at.

Sumber: ngopibareng.id

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…