Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Pendapat Rocky Gerung Dan Irman Putra Sidin Pakar Hukum Tata Negara Tentang FPI

Jum'at, 6 Desember 2019
Faktakini.net, Jakarta - Pendapat Rocky Gerung Dan Irman Putra Sidin Pakar Hukum Tata Negara Tentang FPI. 
Klik video:

KH Tb Abd Anwar: 212: Media Persatuan Umat Dan Momentum Kebangkitan Islam Di Indonesia




Kamis, 28 November 2019

Faktakini.net

*212 ; Media Persatuan Umat Dan Momentum Kebangkitan Islam Di Indonesia*

Oleh :

*KH.Tb. Abdurrahman Anwar Al Bnantany.,SH.,MA.*
*(Majelis Syuro DPP FPI & Alumni 212)*

Lahirnya gerakan 212 dilatarbelakangi oleh adanya penistaan terhadap kitab Suci Al Qur'an dan Penodaan terhadap Islam.

Pelaku penista Al Qur'an dan penoda Agama Islam yaitu bernama Ahok yang Kebetulan saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ketika Al Qur'an dinistakan dan Islam dinodai maka Seluruh Elemen Alim Ulama, Habaib dan Umat sertamerta mengadakan perlawanan serta menunjukan bahwa Umat Islam tidak ridho kalau kitab Sucinya dinistakan dan dinodai.

Kemudian Muncul Pertanyaan: Kenapa 212 masih terus berlanjut bukankah Ahok sudah dihukum?

Jawabnya: Kekuatan Ulama dan Umat akan terus bergerak, mengawal kehidupan keagamaan, agar tidak ada lagi di Indonesia ini yang berani menistakan Kitab Suci Al Qur'an dan menodai Ajaran Islam.

Dengan demikian 212 adalah bukan gerakan politik praktis, melainkan gerakan sosial keagamaan untuk mengawal dan mengkritisi jalannya kehidupan kebangsaan dan pemerintahan.

212 adalah menjadi sarana perekat Persatuan Umat dan momentum kebangkitan Islam di Indonesia, sehingga 212 menjadi *Hari Persaudaraan Umat Islam Indonesia.*

Ada beberapa Pekerjaan Rumah (PR) yang harus segera dituntut oleh Gerakan 212 kepada Pemerintah Republik Indonesia antara lain:

*1. Pemerintah segera pulangkan Imam Besar Umat Islam Al Habib Muhammad Rizieq Syihab ke Indonesia.*

*2. Pemerintah segera meminta maaf kepada Imam Besar Umat Islam yakni kepada Al Habib Muhammad Rizieq Syihab.*

*3. Pemerintah segera pulihkan nama baik Al Habib Muhammad Rizieq Shihab sebagai korban kriminalisasi, dan pembunuhan karakter.*

*4. Pemerintah segera stop segala kriminalisasi, dan pembunuhan karakter kepada Para Ulama dan Aktifis Gerakan Islam.*

*5. Pemerintah segera bebaskan para tahanan dan narapidana yang memperjuangkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.*

Itulah beberapa PR atau pekerjaan rumah yang harus segera dilaksanakan oleh Pemerintah melalui washilah gerakan sosial keagamaan 212.

Dengan demikian maka gerakan 212 dan pemerintah akan bersinergi dan berukhuwah untuk sama sama membangun bangsa menuju kejayaan dan pencapaian peradaban dunia.

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…