Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Siap Basmi PKI, FPI Dan Warga Tanah Abang Bakar Bendera PKI

Sabtu, 30 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Siap Basmi PKI, FPI Dan Warga Tanah Abang Bakar Bendera PKI

Klik video:

Kader PDIP Polisikan Gus Najih Ulama Kharismatik Jawa Tengah


Rabu, 27 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - KH Muhammad Najih Maimoen Ulama kharismatik Jawa Tengah akan dilaporkan oleh kader PDIP ke polisi karena dituding telah memfitnah Soekarno.

Ketua Ormas yang dekat dengan PDIP menuding Gus Najih memfitnah Bung Karno yang ia sebut bersekutu dengan penjajah Jepang sebagai mandor Romusha.

“Kami sudah melihat video pengajian Kiai Najih isinya beberapa fitnah ke Soekarno di antaranya menyebut menyebut Soekarno bersekutu dengan Jepang,” kata Koordinator Gardu Banteng Marhaen (GBM) Sulaksono Wibowo dalam pernyataannya kepada suaranasional, Senin (25/11/2019).

Sulaksono mengklaim, Kiai Najih memfitnah penyakit yang diderita Soekarno sebelum meninggal. “Soekarno sakit karena ginjal, jantung serta mendapat tekanan dari Rezim Soeharto,” paparnya.

Kata Sulaksono, sebagai seorang ulama, Kiai Najih harus memberitakan kebaikan orang yang meninggal. “Soekarno sudah meninggal difitnah pula,” tuding Sulaksono.

Sulaksono mengatakan, Kiai Najih harus meniru almarhum ayahnya KH Maimoen Zubair yang selalu menjaga persatuan bangsa.

“Mbah Maimoen sangat dihormati di Indonesia, pernyataan beliau selalu teduh dan tidak pernah mengeluarkan fitnah,” papar Sulaksono.

Sulaksono mengklaim, Kiai Najih dilaporkan ke polisi bukan kriminalisasi ulama. “Tidak ada kriminalisasi ulama, kami ingin menuntut keadilan atas fitnah terhadap Soekarno bapak pendiri Bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Sumber:

https://suaranasional.com/2019/11/25/dianggap-fitnah-soekarno-gardu-banteng-marhaen-akan-laporkan-kh-najih-maimoen-ke-polisi/ .

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…