Langsung ke konten utama

Featured Post

Stok Darah PMI Menipis, Anggota MPI Donorkan Darah Di Pelaihari Kalsel

Ahad, 31 Mei 2020
Faktakini.net, Jakarta - Menipisnya stok darah Palang Merah Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, membuat hati Mujahidah Pembela Islam (MPI), sayap juang FPI itu tergerak.
Pada hari ini Ahad (31/5/2020), lima orang anggota MPI menyambangi stand PMI di Kota Pelaihari, untuk melaksanakan tes kesehatan sebelum dilakukan transfusi.
"Ini pertama kali saya donor darah, rasanya grogi dan deg-degan," ujar Hikmah, salah seorang anggota MPI usai mendonorkan darahnya.
Hikmah mengatakan, dari lima orang anggota MPI hanya ia yang lolos test. Sedangkan sisanya ditolak petugas karena alasan kesehatan dan usia. 
"Kami taunya dari PMI yang mengunggah di medsos, Facebook. Katanya, bahwa stok darah menipis, dan meminta sukarelawan untuk tetap mendonorkan darahnya langsung di stand PMI," lanjut Hikmah. 
Hikmah berharap, dengan adanya kemauan yang kuat dan rasa empati yang tinggi, diharapkan untuk bisa menolong sesama walau hanya dengan …

Hadiri Festival Deepavali, Anies Disambut Hangat Umat Hindhu Keturunan India Di Jakarta


Kamis, 28 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Haji Anies Rasyid Baswedan melindungi dan mengayomi seluruh umat beragama di Jakarta, termasuk umat Hindhu keturunan India.

Saat menghadiri Festival Deepavali di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (23/11/2019) Anies disambut hangat dan meriah oleh umat Hindhu keturunan India di Jakarta.

Hal ini membuktikan kinerja dan prestasi Anies selama ini mendapat apresiasi tinggi seluruh lapisan masyarakat Jakarta. Anies tak hanya dicintai umat Islam tetapi juga oleh umat Kristen, Katolik, Hindhu, Buddha dan Kong Hu Cu.

Berikut ini pernyataan Gubernur Anies Baswedan di akun resminya.

Anies Baswedan

Semalam (Sabtu,23/11/2019) adalah babak baru, sebuah sejarah baru. Untuk pertama kalinya kita bisa memeriahkan Festival Deepavali dan diselenggarakan secara bersama di DKI Jakarta.

Ini menegaskan komitmen kami di Jakarta, bahwa Jakarta harus bisa menjadi tempat bagi semua. Rumah bagi semua dimana semua merasakan kesetaraan kesempatan.

Dan itu artinya dari seluruh aspek, kita harus fasilitasi. Termasuk bagi masyarakat Hindu, dan khususnya masyarakat Hindu keturunan India. Kita memastikan bahwa semua yang menjadi kebutuhan, apalagi terkait dengan kegiatan keagamaan, akan kita fasilitasi dan tuntaskan di Jakarta.

Termasuk juga libur fakultatif, sejak 2017, kita sudah mengeluarkan Keputusan Gubernur untuk libur fakultatif Deepavali di Jakarta ini. Dan ini tentu menjadi harapan dari semua bahwa bukan hanya 2 Provinsi, Provinsi Bali dan Jakarta yang memberikan libur fakultatif. Mudah-mudahan akan bisa menjadi libur nasional di seluruh provinsi di Indonesia.

Apalagi kita menyadari bahwa Indonesia dan India adalah dua negara demokrasi terbesar di dunia. Dua-duanya menghormati prinsip-prinsip demokrasi. Dua-duanya mempraktikkan demokrasi. Dan dua-duanya menjadi rujukan bagi dunia.

Ini adalah dua negara yang memiliki sejarah yang jadi inspirasi bagi banyak kemerdekaan di berbagai belahan dunia. Perjuangan Indonesia, perjuangan India dan hari ini kita terhubungkan kembali lewat festival Deepavali.

Kebersamaan semalam adalah hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan Gema Sadhana dan Komunitas Hindu India. Dan kita merasakan bahwa kegiatan Deepavali kali ini melibatkan komunitas yang luar biasa. Apresiasi untuk semua pihak yang terlibat mewujudkannya.

Festival Deepavali 23 November 2019 di Pasar Seni Ancol akan dicatat sebagai sejarah sebagai yang pertama kalinya di Jakarta. Kita ingin festival ini nantinya menjadi reguler dan lebih besar lagi. Kita sedang siapkan, nanti festival berikutnya di Pasar Baru yang akan menjadi Little India-nya Jakarta.

Kami ingin memfasilitasi komunitas yang selama ini ada di ibukota. Dan sekaligus menarik lebih banyak lagi orang datang ke Jakarta mendapatkan pengalaman yang unik berada di Jakarta.

#DKIJakarta
#FestivalDeepavali
#Diwali










Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…