Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kota Makassar Dan Sayap Juang Galang Dana Untuk Bantu Rakyat Palestina

Jum'at, 6 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah, kegiatan sosial kemanusiaan DPD FPI Sulawesi Selatan dan Kota Makassar beserta seluruh sayap juangnya masih terus berlanjut hingga kini.

Setelah sekitar tiga minggu lalu menggalang dana untuk korban angin puting beliung yang melanda Takalar, maka hari Rabu (4/12) dan Kamis (5/12/2019) FPI Sulsel dan Kota Makassar beserta sayap juang melakukan penggalangan dana untuk membantu rakyat Palestina.

Laporan FPI Kota Makassar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Kami dari MAWIL LPI KOTA MAKASSAR bersama HILMI DPD FPI SUL SEL dan MPI DPD FPI SUL SEL, mengadakan Penggalangan dana untuk palestina...
Rabu 04 desember 2019...

Panitia Penyelenggara,
 Korlap: Akbar Talli (Wali Laskar LPI KOTA MAKASSAR).
 bendahara: Nia Saturia(Wakil Bendahara MPI DPD FPI SUL SEL).
perlengkapan: Agus Salim(Wakil KA OPS MAWIL KOTA MAKASSAR)....

PENANGGUNG JAWAB:
Habib Muhammad Bin Ahmad Shahab(Ketua HILMI DPD FPI SUL SEL) dan Ilham Hatta(PAN…

Gowes Sepeda Ribuan KM Balikpapan - Reuni 212 Monas, Bang Fuad Jadi Idola Umat Islam




Selasa, 26 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Siapakah sosok yang pantas dijadikan idola umat? Apakah orang yang kaya? Apakah orang yang berkuasa? Apakah orang yang dipuja-puji negara asing? Jawabannya, tidak semuanya.

Tapi sosok yang pantas dijadikan idola oleh umat Islam adalah sosok yang taat pada Allah SWT dan RasulNya, berani dan istiqomah di dalam menegakkan amar ma'ruf nahi munkar, dan salah satu sosok tersebut insya Allah adalah Ustadz Muhammad Fuad, anggota DPW FPI Balikpapan.

Hingga hari ini, Selasa (26/11/2019) Ustadz Fuad atau yang akrab dipanggil Bang Fuad sudah sekitar 8 hari mengayuh sepedanya dari Balikpapan, Kalimantan Timur demi untuk menghadiri Reuni Akbar Mujahid dan Mujahidah di Monas, Senin (2/12/2019).

Sepanjang perjalanannya dengan jarak tempuh mencapai ribuan kilo meter perjalanan darat melalui Hutan, Gunung dan sungai bahkan mengarungi lautan selama perjalanan pulau Kalimantan ke Pulau Jawa, Bang Fuad selalu disambut antusias oleh para anggota FPI dan simpatisannya beserta warga masyarakat.

Bang Fuad yang sore tadi telah tiba di Kendal telah menunjukkan, bahwa keikhlasan hati dalam berjuang akan membuat apa yang tidak mungkin bahkan sepertinya mustahil, menjadi mungkin.

Di usianya yang menginjak 52 tahun, Bang Fuad masih mampu mengayuh sepeda nya sejauh ribuan Kilometer menuju Jakarta.

Bang Fuad adalah pengagum Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan tujuan utama kenapa ia hingga saat ini masih sanggup mengayuh sepedanya karena Allah SWT memberikan pertolongan dan kemudahan untuknya.

Doa, dukungan dan sambutan meriah warga masyarakat bagai memberikan energi baru untuk Bang Fuad di dalam melanjutkan perjalanan yang begitu jauh.

Kiprah luar biasa Bang Fuad harusnya diberi penghargaan tinggi yang tinggi. Tapi ironisnya justru pemberitaan tentangnya seperti tidak ada sama sekali di media-media nasional, khususnya stasiun televisi.

Media-media besar seperti berlomba-lomba untuk menutupi berita perjalanan Bang Fuad dengan sepedanya yang luar biasa itu. Media-media besar, yang sering teriak mengaku netral, adil dan obyektif semuanya seperti terkunci.

Tak banyak media online yang rutin memberitakan perjalanan Bang Fuad, dan insya Allah Faktakini.net merupakan salah satunya.

Kenapa pemberitaan tentang Bang Fuad sepi di media-media nasional? Karena Bang Fuad berada dibawah Komando Ulama, wa bil khusus Habib Rizieq Shihab.

Bang Fuad bukan kacung dan penjilat penguasa, tetapi Bang Fuad adalah Hamba Allah yang istiqomah berada di bawah komando Ulama.

Foto: Bang Fuad

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…