Langsung ke konten utama

Featured Post

New Normal (Pandangan Islam dalam konteks NKRI)

Sabtu, 30 Mei 2020

Faktakini.net

NEW NORMAL
(Pandangan Islam dalam konteks NKRI)

oleh ; Ustadz Salman Al Farisi Ghozali

Masih terasa di hati kita bagaimana susasan Idul Fitri 1441 H, walaupun dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, kita masih menyambutnya dengan penuh rasa syukur dan bahagia.

Idul Fitri yang merupakan hari raya dan kebanggan Umat Islam , secara bahasa diambil dari dua kata yaitu ; _'iidun_ yang artinya kembali dan _fitrun_ yang artinya suci.

Secara istilah, maksudnya adalah di hari raya Idul Fitri kita diminta untuk hidup dalam keadaan bersih, suci dan tidak mengerjakan kemungkaran kedepannya. Karena bulan Ramadhan telah mendidik dan mengajarkan kepada kita untuk menjadi hamba² Allah yang bersih, suci dan meninggalkan perbuatan munkarat. 

Dalam konteks NKRI, Idul Fitri juga bisa disebut dengan New Normal dalam arti memulai kehidupan baru. Namun istilah New Normal bukan dipahami dengan kehidupan baru hanya sebatas membuka tempat tempat hiburan, pasar pasar tradi…

BMW Pakai Plat Nomor Asing, Mahasiswa Bandung Ditilang Polisi


Senin, 25 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Dirlantas Polda Jabar menilang sebuah kendaraan yang dikemudikan seorang mahasiswa berinizial DAN warga Regol, Kota Bandung. Mahasiswa tersebut ditilang karena kendaraan yang dikemudikannya menggunakan pelat nomor negara asing.

"Ia benar, ditilang karena plat nomoronya tidak sesuai dengan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor). Enggak tahu negaranya tapi itu pelat nomor luar negeri ," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, saat dihubungi, Minggu (24/11/2019).

Dia mengungkapkan, pengemudi yang diketahui masih berstatus mahasiswa itu ditilang oleh petugas saat melintas di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung pada Sabtu (23/11/2019) sekitar pukul 15.30 WIB. Dia ditilang karena mobil BMW yang dikemudikannya menggunakan pelat nomor negara asing.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan. Berdasarkan keterangan DAN penggunaan plat nomor negara asing itu hanya sebagai gaya-gayaan.

"Enggak ada motif lain, cuman mau gaya-gayaan saja," ucapnya.

Atas tindakannya itu, pelaku dijerat Pasar 280 Undang-Undang 22/2009 tentang Pelanggaran Lalu Lintas. Pihaknya menahan STNK pelaku dan pelat nomor yang digunakannya. "Kita tilang, STNK ditahan termasuk pelat nomornya supaya tidak digunakan lagi," katanya.

Dalam kesempatan itu, dia mengimbau masyarakat agar bisa mengikuti peraturan yang ada saat menggunakan kendaraan. Mulai dari kelengkapan surat-surat dan kelengkapan kendaraan lainnya.

Selain itu, dia meminta agar masyarakat tidak menggunakan plat nomor yang tidak ditetapkan oleh pihak kepolisian. Karena dalam Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Pelanggaran Lalu Lintas disebutkan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tidak dipasangi TNKB yang ditetapkan kepolisian sebagaimana dimaksud dalam pasal 68 ayat (1) dipidana dengan kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

Sumber: detik.com



Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…